Ada Pengemis Bawa Bayi, Pura-pura Pincang, dan Buta

Siswanto, Agung Sandy Lesmana

Kamis, 15 Februari 2018 | 12:22 WIB
Ada Pengemis Bawa Bayi, Pura-pura Pincang, dan Buta
Ilustrasi pengemis. (Shutterstock)

Suara.com - Bayi berinisial MU yang diajak Zafrul mengamen di jalan raya itu usianya baru sebelas bulan.

Di sela mengamen, Zafrul mengajak anak kandungnya istirahat di dekat Alfamart, Jalan K. H. Agus Salim, Sabang, Menteng, Jakarta Pusat. Potongan video berdurasi enam detik memperlihatkan Zafrul yang mengenakan peci itu menghitung duit. Sementara MU ditaruh di lantai.

Video itu viral di media sosial dan sampai ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak Polres Metro Jakarta Pusat. Petugas bertindak. Mereka mendatangi Alfamart pada Rabu (14/2/2018), sore.

Dari keterangan petugas Alfamart, polisi menemukan rumah lelaki berusia 60 tahun itu. Dia tinggal di Jalan Kebon Kacang, nomor 6, Tanah Abang.

Di rumah itu, selain memeriksa Zafrul, polisi juga meminta keterangan istrinya, RH. Usia RH ini 35 tahun. Mereka diduga mengeksploitasi bayi untuk mencari uang.

"Zafrul membawa bayinya untuk diajak mengamen agar mendapatkan penghasilan dari mengamen lebih banyak," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Komisaris Besar Roma Hutajulu, Kamis (15/2/2018).

Di Jakarta ada banyak modus yang dipakai pengemis. Tujuannya tentu saja untuk menarik perhatian warga agar memberikan sedikit uang untuk mereka. Menurut laporan Beritajakarta, ada yang bermodus kaki pincang. Ini dilakukan pengemis bernama M. Yani. Lelaki 48 tahun itu berhasil diamankan petugas Pengawasan dan Pengendalian Sosial Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat di Pasar Johar Baru Jalan Percetakan Negara II, Johar Baru, Jakarta Pusat.

Sejak lama, dia sudah dicurigai petugas. Setiap kali terlihat, dia berjalan menggunakan tongkat.

"Saat diperiksa petugas tidak terbukti kakinya sakit dan bisa berjalan dengan normal," kata Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat Susana Budi Susilowati.

Modus mata buta juga ditemukan di Ibu Kota pada akhir tahun lalu. Modus disabilitas ini dijalankan oleh pengemis asal Tegal (Jawa Tengah) bernama Nasari (32) dan Darto (50). Mereka berhasil diamankan petugas Suku Dinas Sosial Jakarta Barat.

Nasari berpura - pura buta dan berjalan pakai tongkat. Darto mengikuti dari belakang dengan memegang bahu Nasari.

"Awalnya kami bertanya, saat mau kami pegang, mereka lari kencang," kata petugas Sudin Sosial Jakarta Barat Amir.

Ketika mengamankan mereka, Amir sebenarnya kaget. Soalnya, mereka berpenampilan meyakinkan sekali.

"Aktingnya mereka luar biasa. Dari cara jalan dan berpakaian, mirip seperti orang buta. Mereka berusaha kabur, tapi kami berhasil menangkap," tutur Amir.

Darto dan Nasari mengaku biasa mengemis di lingkungan perumahan, warung, dan pertokoan. Penghasilan sehari dari hasil mengemis sekitar Rp200 ribu sampai Rp300 ribu.

"Dari saku Nasari, kami menemukan uang sebesar Rp860 ribu, hasil mengemis selama tiga hari," kata Amir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Satpol PP DKI Jaring 8 PPKS di Mampang Usai Viral Pengemis Padati Trotoar

Satpol PP DKI Jaring 8 PPKS di Mampang Usai Viral Pengemis Padati Trotoar

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:37 WIB

Review Film Mardaani 3: Rani Mukerji Hadapi Mafia Pengemis yang Kejam

Review Film Mardaani 3: Rani Mukerji Hadapi Mafia Pengemis yang Kejam

Your Say | Kamis, 02 April 2026 | 11:00 WIB

Penulis Cerita dan Sesuap Harapan yang Menggelayut dalam Pikirannya

Penulis Cerita dan Sesuap Harapan yang Menggelayut dalam Pikirannya

Your Say | Minggu, 18 Januari 2026 | 11:10 WIB

Akting Sujud hingga Pingsan, Dinsos Jakbar soal Viral Pengemis Nyamar Pemulung: Jangan Diberi Uang!

Akting Sujud hingga Pingsan, Dinsos Jakbar soal Viral Pengemis Nyamar Pemulung: Jangan Diberi Uang!

News | Sabtu, 27 September 2025 | 08:25 WIB

Pramono Sebut Pengemis hingga Manusia Silver Betah di Panti Sosial: Seperti Rumah

Pramono Sebut Pengemis hingga Manusia Silver Betah di Panti Sosial: Seperti Rumah

News | Jum'at, 26 September 2025 | 09:33 WIB

Pengemis di Madiun Ngamuk, Toyor Kepala Pengendara Motor Gara-gara Ini

Pengemis di Madiun Ngamuk, Toyor Kepala Pengendara Motor Gara-gara Ini

Entertainment | Selasa, 16 September 2025 | 14:40 WIB

Mengenal Apa Itu Mental Pengemis, Disebut Yudo Anak Menkeu sebagai Ciri Orang Miskin

Mengenal Apa Itu Mental Pengemis, Disebut Yudo Anak Menkeu sebagai Ciri Orang Miskin

Lifestyle | Rabu, 10 September 2025 | 20:00 WIB

Memberi Uang kepada Pengemis: Wujud Kepedulian atau Memelihara Kemalasan?

Memberi Uang kepada Pengemis: Wujud Kepedulian atau Memelihara Kemalasan?

Your Say | Kamis, 29 Mei 2025 | 11:16 WIB

Momen Dedi Mulyadi Buka Kedok Pengemis Jalanan: Pura-pura Cacat, Bisa Dapat Rp500 Ribu Sehari

Momen Dedi Mulyadi Buka Kedok Pengemis Jalanan: Pura-pura Cacat, Bisa Dapat Rp500 Ribu Sehari

News | Rabu, 07 Mei 2025 | 13:57 WIB

Diduga Kabur dengan Pengemis, Seorang Ibu di India Tega Tinggalkan Suami dan Enam Anak

Diduga Kabur dengan Pengemis, Seorang Ibu di India Tega Tinggalkan Suami dan Enam Anak

News | Selasa, 07 Januari 2025 | 16:47 WIB

Terkini

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×