Jokowi: Jangan Terpecah Belah karena Beda Pilihan Politik

Jum'at, 16 Februari 2018 | 01:15 WIB
Jokowi: Jangan Terpecah Belah karena Beda Pilihan Politik
Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo bertolak menuju Afghanistan. [Foto Biro Pers Setpres]

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan masyarakat agar tidak terpecah belah lantaran perbedaan pilihan politik, di tahun politik seperti saat ini. Hal itu Jokowi sampaikan dalam acara penyerahan sertifikat tanah gratis pada warga di Takalar, Sulawesi Selatan, Kamis (15/2/2018).

"Negara kita memang negara besar. Sebab itu saya, titip jangan sampai karena pemilihan Presiden, karena pilihan Gubernur, karena pilihan Bupati, karena pilihan Walikota, kita ini menjadi retak dan pecah gara-gara beda pilihan. Jangan," kata Jokowi.

Jokowi menjelaskan, Indonesia terdiri dari 17 ribu pulau, 714 suku, 1100 bahasa dan 514 Kabupaten/Kota. Menurut dia, tak ada satupun negara lain di dunia ini yang memiliki lebih banyak suku daripada Indonesia.

"Besar sekali negara ini. Saya tanya kepada Dubes Indonesia yang ada di Singapura, berapa suku yang ada di Singapura. Cuma empat, Indonesia 714," ujar Jokowi.

Demikian juga, kata Jokowi dengan Afganistan. Kepada Jokowi belum lama ini, Presiden Afganistan mengaku di negaranya hanya terdapat tujuh suku.

"Saya juga pernah terbang dari Aceh menuju ke Wamena di Papua, makan waktu 9 jam 15 menit. Betapa negeri sangat panjang bentangan negara ini. 9 jam itu kalau kita terbang dari London, terus itu sampai ke Istanbul, Turki melewati mungkin 7-8 negara," ujar Jokowi menuturkan.

Ia berharap, kebesaran Indonesia tak terciderai oleh pilian politik sesaat. Katanya, tidak masalah pada saat pelaksanaan Pemilu, masing-masing memiliki pandangan politik berbeda. Tapi, perbedaan itu cukup sampai hari Pemilu saja. Setelah itu, semua harus rukun kembali.

"Gara-gara pilihan Bupati, pilihan Walikota, pilihan Gubernur, Pilihan Presiden, kemudian kita pecah antar kampung, tidak tegur sapa antara tetangga, jangan. Terlalu besar pengorbanan pejuang-pejuang, para pahlawan-pahlawan kita, kalau hanya karena pilihan politik, pilihan demokrasi kita, sehingga kita tidak tegur sapa antar tetangga," katanya.

"Ukhuwah islamiyah harus kita perbuat, ukhuwah Wathoniyah harus kita perkuat. Jangan sampai gara-gara yang tadi saya sampaikan, kita menjadi tidak rukun," ujarnya lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI