Array

Modal Ongkos Rp80 Ribu, Sunarti Berjuang Dapatkan Angpao Rp5.000

Jum'at, 16 Februari 2018 | 13:21 WIB
Modal Ongkos Rp80 Ribu, Sunarti Berjuang Dapatkan Angpao Rp5.000
‎Aparat Kepolisian dan TNI ketat menjaga Vihara Dharma Bhakti di kawasan Petak Sembilan, Jalan Kemenangan III, Taman Sari, Jakarta Barat, saat merayakan Tahun Baru Cina atau Imlek, Jumat (16/2/2018). [Suara.com/Erick Tanjung]

Suara.com - Ratusan pengemis memadati Vihara Dharma Bakti (Kim Tek Le) di Jalan Kemenangan III Petak Sembilan, Glodok, Taman Sari, Kota, Jakarta Barat, Jumat (16/2/2018).

Mereka bersamaan datang dan menunggu angpao atau amplop berisi sejumlah uang. Tradisi pembelian amplop ini dilakukan saban perayaan Imlek atau Tahun Baru Cina.

Di bawah teriknya matahari, para ibu dan anak-anak menunggu ampao seraya menggunakan payung.

Dari mereka, salah satunya Sunarti (63). Warga Pluit, Jakarta Utara itu segaja datang sejak pagi dan langsung menuju di halaman Vihara.

“Dari dari 08.00 WIB pagi. Tapi sampai sekarang belum dapat,” katanya kepada Suara.com, Jumat (16/2/2018).

Hal serupa juga diungkapkan Dina (45) warga Tanjung Priuk, Jakarta Utara. Dia sengaja datang bersama anak lelakinya. Tentangganya juga ikut.

“Saya kemarin kemari juga, tapi hujan jadi nggak dapat apa-apa. Ongkos sudah habis,” katanya.

Ia datang menumpang angkot. Duitnya sudah habis Rp80.000 untuk ongkos.

"Sekalian mau nonton barongsai juga, tapi belum ada,” katanya.

Baca Juga: Berpeci, Sandiaga Lepas Burung di Perayaan Imlek di Glodok

Seorang petugas Holison mengatakan sejak kamis (15/2/2018), sejumlah pengemis tersebut datang.

“Sebagian ada yang tidur di sini, ada juga yang baru datang,” katanya.

Jika sebagian dari pengemis tersebut sudah mendapatkan sejumlah uang yang sengaja dibagi oleh pengunjung vihara untuk beribadah.

“Satu orang masing-masing di bagi Rp5.000 hingga Rp10.000 ribu saja,” ungkapnya.

Ia menjelaskan peraturan pembagian uang tersebut, pengunjung datang lalu mengumpulkan uang untuk angpao di dalam tempat khusus yang sudah disediakan.

“Jadi uangnya di kumpulkan dulu di sini. Baru dibagikan. Jangan langsung dibagi ke pengemisnya. Bisa rebutan dan menimbulkan kekacauan. Kalau sudah terkumpul baru petugas yang membagikan,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI