Tangerang Klaim Berhasil Atasi Banjir dengan Biopori Jumbo

Pebriansyah Ariefana

Sabtu, 17 Februari 2018 | 08:13 WIB
Tangerang Klaim Berhasil Atasi Banjir dengan Biopori Jumbo
Bupati Kabupaten Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar (kiri) bersama dengan Walikota Tangerang, Arief R.Wismansyah (kedua kiri) meninjau kerusakan Pintu Air Sepuluh, Tangerang, Banten. (Antara)

Suara.com - Program biopori ukuran jumbo dalam program Kampung Iklim Bebas Banjir di 300 pemukiman warga Kota Tangerang sejak pertengahan tahun lalu diklaim berhasil mengatasi masalah genangan saat musim hujan.

"Genangan yang selama ini menjadi masalah saat musim penghujan tiba, kini telah terselesaikan dari upaya warga sendiri yang secara mandiri membuat lubang biopori berukuran jumbo di lingkungan rumahnya," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Tangerang Engkos Zarkasyih di Tangerang, Sabtu (17/2/2018).

Program Kampung Iklim Bebas Banjir memiliki 11 kegiatan, yakni Urban Farming, Penghijauan, Penghematan Energi, Sumur Resapan, Biopori, Penataan Lingkungan, Pengolahan Air Limbah, Bank Sampah, Pengurangan Sampah Di Sumber (3R), Komposting dan Tanaman Obat Keluarga (Toga).

Pembuatan biopori dalam program itu berbeda karena lebih besar dari yang biasanya berukuran 10 centimeter kini menjadi 30 centimeter. Tujuannya mengurangi genangan ketika hujan turun.

"Program biopori telah efektif mengatasi genangan di pemukiman warga, seperti di Gerendeng Pulo. Biasanya terjadi genangan mencapai 30 centimeter, kini sudah tidak lagi berkat warga membuat biopori," ujarnya.

Lubang biopori menjadi tempat resapan air hujan ke dalam tanah dan mengurangi genangan. Program itu akan terus ditingkatkan namun dengan diameter lubang lebih besar.

Pemkot Tangerang telah mencanangkan pembuatan sejuta biopori mulai dari pemukiman, sekolah, hingga kantor pemerintahan yang semunya melibatkan warga.

Penanganan banjir lainnya yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Tangerang pada tahun ini dengan membangun embung di Kecamatan Karang Tengah senilai Rp2 Miliar.

Masalah banjir yang biasanya merendam pemukiman warga karena limpasan air dari Kali Angke, ditargetkan terselesaikan pada tahun ini.

baca juga

Sementara itu, Kepala Bidang Tata Air Dinas PU dan Tata Ruang Kota Tangerang Taufik Syahzeni menjelaskan embung sebagai tempat penampungan air sementara. Ketika terjadi limpasan air dari Kali Angke maupun debit air yang tinggi akibat curah hujan, katanya, air bisa ditampung di embung tersebut.

Usaha lainnya yang dilaksanakan dalam mengatasi banjir di Karang Tengah pada tahun lalu dengan membangun turap di Kali Angke.Proses p enurapan yang terus berjalan sejak beberapa tahun tersebut adalah bagian dari penanganan banjir di wilayah timur Kota Tangerang.

Selain itu, Pemkot Tangerang melengkapinya dengan sembilan pompa air yang siap memompa air yang limpas ke permukiman warga.

"Jika memang adanya banjir yang menggenangi pemukiman warga maka pompa yang ada siap dipergunakan. Jadi, usaha penanganan banjir ini terus berjalan," katanya.

Seorang ketua rukun warga yang juga Ketua DKM Masjid Nurul Amal di Kompleks Pondok Bahar, Ustadz H. Mansur, menyampaikan apresiasi kepada Pemkot Tangerang yang telah berusaha keras meminimalisasi banjir yang telah menjadi langganan warga.

"Ini alhamdulillah dari tahun kemarin sampai sekarang belum banjir, dan mudah-mudahan sampai seterusnya enggak banjir," ungkapnya.

Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kota Tangerang, Banten telah menyiagakan sejumlah alat pendukung, seperti karung berisi pasir, beronjong, dan pompa penyedot air dalam mengantisipasi banjir. Alat pendukung yang dimiliki Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang setempat, adalah pompa penyedot air 127 unit, karung plastik, pasir, batu kali, beronjong. Selain itu, alat seperti amfibi dan eksavator masing-masing tiga unit, serta perahu tiga unit.

Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Air Kota Tangerang telah menyiagakan petugas lapangan yang membantu dalam proses penanganan banjir. Jumlah mereka 665 orang, belum termasuk dari instansi lainnya, seperti Tagana, BPPB, dan relawan.

Terkait dengan penanganan banjir oleh Pemerintah Kota Tangerang pada tahun lalu, antara lain normalisasi sungai dan embung di 15 lokasi, pengerukan, dan pembersihan sungai serta saluran pembuang dari material sedimen, pemeliharaan dan perbaikan pintu-pintu air di 261 titik.

Selain itu, pemasangan "U-ditch", "box culvert", normalisasi dan rehabilitasi saluran drainase di 523 lokasi, pemasangan 20 titik jaring perangkap sampah dan pembangunan dan rehab embung/tandon air di empat lokasi. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hujan dan Banjir, Air di Brunei Mendadak Menguning

Hujan dan Banjir, Air di Brunei Mendadak Menguning

News | Sabtu, 17 Februari 2018 | 07:45 WIB

Anies Sangat Kaget Lihat Tanda Ini di Tembok saat ke Cakung

Anies Sangat Kaget Lihat Tanda Ini di Tembok saat ke Cakung

News | Jum'at, 16 Februari 2018 | 15:14 WIB

Banjir Kembali Terjang Jakarta, Netizen Ngeluh ke Anies

Banjir Kembali Terjang Jakarta, Netizen Ngeluh ke Anies

News | Kamis, 15 Februari 2018 | 16:22 WIB

Detik-detik Suami Bantai Satu Keluarganya di Tangerang

Detik-detik Suami Bantai Satu Keluarganya di Tangerang

News | Kamis, 15 Februari 2018 | 15:38 WIB

Emma dan Dua Putrinya Dibantai karena Mobil Murah

Emma dan Dua Putrinya Dibantai karena Mobil Murah

News | Rabu, 14 Februari 2018 | 08:29 WIB

Terkini

Seragam Sekolah yang Layak Masih Jadi Mimpi Sebagian Anak Indonesia

Seragam Sekolah yang Layak Masih Jadi Mimpi Sebagian Anak Indonesia

Lifestyle | Minggu, 19 Juli 2026 | 01:16 WIB

Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS

Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:55 WIB

3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli

3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:19 WIB

Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil

Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:01 WIB

Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan

Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:00 WIB

Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu

Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:46 WIB

Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi

Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:38 WIB

Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras

Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras

Jabar | Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:14 WIB

Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin

Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin

Jabar | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:55 WIB

Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan

Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan

Banten | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:50 WIB

×