Bikin Komik 'Jokowi Pengemis', Warga Jepang Sujud karena Malu

Reza Gunadha

Senin, 26 Februari 2018 | 09:16 WIB
Bikin Komik 'Jokowi Pengemis', Warga Jepang Sujud karena Malu
Onan Hiroshi meminta maaf pada Presiden Jokowi dalam akun twitternya. [Screenshot twitter]

Suara.com - Warga Indonesia dibuat gempar oleh komikus satire Jepang, Onan Hiroshi, pada akhir pekan lalu. Pasalnya, ia memublikasikan komik strip yang menyindir proyek kereta cepat Jakarta-Bandung era Presiden Joko Widodo.

Dalam komik strip yang diunggahnya ke Facebook dan Twitter, Jumat (23/2/2018), Onan bahkan menggambarkan Jokowi sebagai "pengemis" kereta listrik kepada Jepang, setelah sempat mengkhianati mereka.

"Pengemis kereta berkecepatan tinggi," demikian Hiroshi memberi judul untuk dua panel komik strip buatannya.

Pada panel pertama, Hiroshi menggambarkan pemerintah Indonesia bersepakat dengan Jepang untuk merencanakan pembangunan kereta cepat.

Para pekerja ahli Jepang pun digambarkan bekerja keras memformat rencana tersebut, termasuk mencari data detail pembangunan proyek.

Strip selanjutnya dalam panel pertama komik itu lantas menggambarkan pemerintah Jepang sukses membuat studi dan pengumpulan data penting proyek, dan diserahkan kepada Indonesia.

Namun, setelah data itu diberikan kepada Indonesia, pembangunan proyek justru diserahkan kepada pemerintah Tiongkok.

Wakil Jepang pun digambarkan menangis karena sedih, dalam komik tersebut. Sebab, Indonesia memilih Tiongkok menjadi pengembang proyek itu karena menawarkan harga murah untuk pembangunan.

Panel kedua komik strip itu, Hiroshi menggambarkan situasi setelah 2 tahun kesepakatan Indonesia-Tiongkok membangun kereta cepat Jakarta-Bandung.

baca juga

Pada gambar utama yang memakan dua panel, tampak Presiden Gtiongkok Xi Jingping menyilangkan tangan tanda belum bisa menyelesaikan proyek tersebut.

Sementara Jokowi digambarkan memegang kepala sembari membayangkan kereta cepat dan Pilpres 2019.

Pada panel selanjutnya, Hiroshi menggambarkan Jokowi kembali mendatangi Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe.

Dengan tubuh membungkuk setengah bersimbuh, tangan Jokowi memegang PM Abe untuk memohon agar Jepang mau mengambil alih proyek kereta cepat dari Tiongkok.

Tapi, pada panel itu juga, PM Abe digambarkan diam seribu bahasa, tak mau meladeni permohonan Jokowi.

Sementara di samping PM Abe, terdapat tiga warga Jepang yang marah melempari Jokowi memakai batu. Ketiga orang itu juga digambarkan mengejek Jokowi sebagai pengemis.

Hanya selang sehari setelah diterbitkan, Sabtu (24/2) siang, komik strip Hiroshi melalui akun Facebooknya sudah disebar ulang oleh 5.247 warganet dan dikomentari 1.063 orang.

Sedangkan di akun Twitter miliknya, komik strip itu juga telah disebar ulang oleh 1.500 orang dan disukai 1.100 warganet.

Celoteh Fadli Zon dan Fahri Hamzah

Warganet ikut mengomentari dan menyebar ulang komik strip Hiroshi tersebut. Tak ketinggalan, dua politikus yang gemar mengkritik Jokowi juga angkat bicara.

Kedua politikus yang dimaksud ialah Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah dan politikus Partai Gerindra Fadli Zon.

“Ya ampun....” tulis Fahri Hamzah.

Sementara Fadli Zon menulis, “Waduh ini kok mirip Pak @jokowi. Apakah ini termasuk pencemaran nama baik atau penghinaan?”

Warganet lain juga turut mengomentari komik strip Hiroshi. Ada warganet yang menilai komik itu bukan penghinaan, tapi kritik.

Sementara yang lain menilai Hiroshi membuat komik itu hanya untuk mengiaskan rasa sakit hati warga Jepang, karena tak jadi menangani proyek pembangunan rel kereta tersebut.

Minta Maaf

Selang dua hari setelah menerbitkan komiknya, Hiroshi akhirnya meminta maaf kepada Jokowi dan masyarakat Indonesia.

Ia tak menyangka, komik satirenya tersebut menjadi perhatian publik dan membuatnya “banjir kecaman” dari pendukung Jokowi, karena dianggap mengolok-olok presiden.

Permintaan maaf tersebut, diutarakan Hiroshi melalui akun Twitter pribadinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Nonton 'Dilan 1990', Jadi Ingat Zaman Remaja

Jokowi Nonton 'Dilan 1990', Jadi Ingat Zaman Remaja

News | Minggu, 25 Februari 2018 | 19:45 WIB

Ini Kriteria Cawapres Pendamping Jokowi Usulan PDIP

Ini Kriteria Cawapres Pendamping Jokowi Usulan PDIP

News | Minggu, 25 Februari 2018 | 14:33 WIB

PA 212: Warga Indonesia Milih Jokowi, Kalau Saya Mau yang Baru

PA 212: Warga Indonesia Milih Jokowi, Kalau Saya Mau yang Baru

News | Sabtu, 24 Februari 2018 | 17:31 WIB

Komikus Jepang Ejek Jokowi, Ini Respons Fahri dan Fadli Zon

Komikus Jepang Ejek Jokowi, Ini Respons Fahri dan Fadli Zon

News | Sabtu, 24 Februari 2018 | 17:07 WIB

Marak Kecelakaan di Proyek Pemerintah, DPR Mau Gunakan Hak Angket

Marak Kecelakaan di Proyek Pemerintah, DPR Mau Gunakan Hak Angket

News | Sabtu, 24 Februari 2018 | 16:47 WIB

Terkini

Duduk Perkara Ultimatum Prabowo soal Demo Bayaran: Benarkah Ditunggangi dan Siapa Dalangnya?

Duduk Perkara Ultimatum Prabowo soal Demo Bayaran: Benarkah Ditunggangi dan Siapa Dalangnya?

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:50 WIB

Siap Adu Ahli! Polda Metro Tunggu Langkah Roy Suryo di Sidang Praperadilan Ijazah Jokowi

Siap Adu Ahli! Polda Metro Tunggu Langkah Roy Suryo di Sidang Praperadilan Ijazah Jokowi

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:49 WIB

Dihadirkan Besok, Roy Suryo Siapkan 'Saksi Kunci' untuk Patahkan Argumen Polda Metro

Dihadirkan Besok, Roy Suryo Siapkan 'Saksi Kunci' untuk Patahkan Argumen Polda Metro

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:48 WIB

31 Perlintasan Liar Ditutup, Namun Kecelakaan Kereta di Daop 1 Jakarta Tetap Meningkat

31 Perlintasan Liar Ditutup, Namun Kecelakaan Kereta di Daop 1 Jakarta Tetap Meningkat

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:44 WIB

2.596 Warga Klaten Dientaskan dari Kemiskinan, Siap Hidup Mandiri

2.596 Warga Klaten Dientaskan dari Kemiskinan, Siap Hidup Mandiri

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:44 WIB

Kemendagri Perluas Digitalisasi Bansos ke 43 Daerah, Targetnya Berlaku Nasional

Kemendagri Perluas Digitalisasi Bansos ke 43 Daerah, Targetnya Berlaku Nasional

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:41 WIB

Kejari Jaksel Sebut Gugatan Roy Suryo Salah Sasaran: Urusan Penangkapan Itu Domain Polisi!

Kejari Jaksel Sebut Gugatan Roy Suryo Salah Sasaran: Urusan Penangkapan Itu Domain Polisi!

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:33 WIB

Kuasa Hukum Roy Suryo Kritik Jawaban Polda Metro Jaya, Sebut Argumentasi Hukumnya Kacau

Kuasa Hukum Roy Suryo Kritik Jawaban Polda Metro Jaya, Sebut Argumentasi Hukumnya Kacau

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:31 WIB

Mendikdasmen Abdul Mu'ti Ajak Siswa Biasakan Cek Komposisi dan Tanggal Kedaluwarsa Makanan

Mendikdasmen Abdul Mu'ti Ajak Siswa Biasakan Cek Komposisi dan Tanggal Kedaluwarsa Makanan

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:31 WIB

Sandi Politik di Bumi Ruwa Jurai: Mengapa Jokowi Akhirnya Berseragam PSI?

Sandi Politik di Bumi Ruwa Jurai: Mengapa Jokowi Akhirnya Berseragam PSI?

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:16 WIB

×