Marak Kecelakaan di Proyek Pemerintah, DPR Mau Gunakan Hak Angket

Reza Gunadha, Nikolaus Tolen

Sabtu, 24 Februari 2018 | 16:47 WIB
Marak Kecelakaan di Proyek Pemerintah, DPR Mau Gunakan Hak Angket
Azam Asman Natawijaya dalam diskusi bertajuk 'Proyek infrastruktur: Antara Perceaptan dan Pertaruhan' di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (24/2/2018). [Suara.com/Nikolaus Tolen]

Suara.com - DPR mempertimbangkan menggunakan hak angket, sebagai respons atas maraknya kecelakaan kerja dalam proyek pembangunan infrastruktur era Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Hak Angket adalah hak DPR untuk menyelidiki suatu masalah dalam lembaga eksekutif, karena dianggap ada pelanggaran perundang-undangan.

Wakil Ketua Komisi VI DPR Azam Asman Natawijaya mengatakan, hak angket bisa saja digunakan karena kecelakaan kerja dalam proyek pemerintah sudah memakan korban nyawa.

Hak anget akan digunakan kalau pemerintah tak kunjung membuat kebijakan pembangunan yang mengutamakan keselamatan dan kenyamanan pekerja.

"Bisa saja (angket), sekarang kami sudah bicarakan dengan rekan-rekan dari UPH (pakar konstruksi dari Universitas Pelita Harapan) sudah menyampaikan semua, harus ada evaluasi, sudah kami ingatakan, ini kan dalam fungsi mengingatkan pemerintah, supaya tidak terjadi korban," kata Azman di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (24/2/2018).

Azman mengatakan, semua rencana termasuk penggunaan hak angket akan dibahas DPR pada 7  Maret 2018, yakni saat rapat pleno mengenai kecelakaan dalam proyek infrastruktur.

Menurut Politikus Partai Demokrat tersebut, banyaknya kecelakaan yang menelan korban karena amburadulnya kebijakan pemerintah.

Karenanya, ia meminta pemerintah membuat kebijakan yang lebih mementingkan keselamatan pekerja daripada mencapai target proyek infrastruktur.

"Lebih bagus infrastruktur mundur daripada korban nyawa. Korban nyawa lebih mahal, satu nyawa lebih mahal daripada infrastruktur secara keseluruhan, dan tidak boleh rakyat Indonesia jadi korban dari ambisi pemerintah dalam pembangunan infrastruktur," pintanya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Komikus Jepang Gambarkan Presiden Jokowi sebagai 'Pengemis'

Komikus Jepang Gambarkan Presiden Jokowi sebagai 'Pengemis'

News | Sabtu, 24 Februari 2018 | 14:35 WIB

Marak Kecelakaan Kerja, Kementerian PUPR: Kami Kurang Tenaga Ahli

Marak Kecelakaan Kerja, Kementerian PUPR: Kami Kurang Tenaga Ahli

News | Sabtu, 24 Februari 2018 | 13:39 WIB

DPR Minta Jokowi Tanggungjawab Nasib Pekerja Proyek Infrastuktur

DPR Minta Jokowi Tanggungjawab Nasib Pekerja Proyek Infrastuktur

News | Sabtu, 24 Februari 2018 | 13:13 WIB

Siapa Bakal Cawapresnya? Jokowi: Pendamping Saya Iriana

Siapa Bakal Cawapresnya? Jokowi: Pendamping Saya Iriana

News | Jum'at, 23 Februari 2018 | 20:55 WIB

PDIP Deklarasi Capres, Gerindra: Prabowo Ketua, Jokowi Petugas

PDIP Deklarasi Capres, Gerindra: Prabowo Ketua, Jokowi Petugas

News | Jum'at, 23 Februari 2018 | 19:42 WIB

Terkini

Presiden Prabowo Batal Resmikan Pabrik BYD dengan Investasi Rp 11,7 Triliun

Presiden Prabowo Batal Resmikan Pabrik BYD dengan Investasi Rp 11,7 Triliun

Otomotif | Kamis, 03 September 2026 | 15:51 WIB

Tarif Rp5.000 LRT Kelapa Gading-Manggarai Cuma Berlaku 2 Bulan

Tarif Rp5.000 LRT Kelapa Gading-Manggarai Cuma Berlaku 2 Bulan

News | Kamis, 03 September 2026 | 15:50 WIB

Media Rusia Laporkan Kemunculan Fenomena Alam Saat Putin Pidato di Hadapan Prabowo

Media Rusia Laporkan Kemunculan Fenomena Alam Saat Putin Pidato di Hadapan Prabowo

News | Kamis, 03 September 2026 | 15:49 WIB

Nestapa Warga Kalibaru: Sudah Bayar Mahal, Masih Harus Antre Demi Air Bersih

Nestapa Warga Kalibaru: Sudah Bayar Mahal, Masih Harus Antre Demi Air Bersih

News | Kamis, 03 September 2026 | 15:48 WIB

Kondisi Terkini ASEAN Jadi Korban Kebakaran Hutan Kalimantan 3 September 2026, Separah Apa?

Kondisi Terkini ASEAN Jadi Korban Kebakaran Hutan Kalimantan 3 September 2026, Separah Apa?

News | Kamis, 03 September 2026 | 15:45 WIB

Cadev RI Tembus Rp2.583 Triliun, Tapi Bos BI Anyar Kasih Sinyal Bahaya

Cadev RI Tembus Rp2.583 Triliun, Tapi Bos BI Anyar Kasih Sinyal Bahaya

Bisnis | Kamis, 03 September 2026 | 15:42 WIB

70 Mitra Driver Gojek Berangkat Tunaikan Ibadah Umrah

70 Mitra Driver Gojek Berangkat Tunaikan Ibadah Umrah

News | Kamis, 03 September 2026 | 15:41 WIB

Galaxy Book6 Pro: Laptop Andalan Baru Samsung, Bawa Intel Panther Lake

Galaxy Book6 Pro: Laptop Andalan Baru Samsung, Bawa Intel Panther Lake

Your Say | Kamis, 03 September 2026 | 15:40 WIB

Bomber Haus Gol Kroasia Tinggalkan Varazdin, Persija Makin Dekat dengan Ivan Mamut

Bomber Haus Gol Kroasia Tinggalkan Varazdin, Persija Makin Dekat dengan Ivan Mamut

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 15:39 WIB

Karhutla Hancurkan 60 Persen Habitat Orang Utan Kalimantan

Karhutla Hancurkan 60 Persen Habitat Orang Utan Kalimantan

News | Kamis, 03 September 2026 | 15:35 WIB

×