Muslim Cyber Army Sebar Isu Penculikan Ulama dan Kebangkitan PKI

Pebriansyah Ariefana | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Senin, 05 Maret 2018 | 15:50 WIB
Muslim Cyber Army Sebar Isu Penculikan Ulama dan Kebangkitan PKI
Direktur Cyber Crime Mabes Polri Brigjen (Pol) Fadil Imran bersama petinggi Bareskrim dan Mabes Polri lainnya, menunjukkan 6 anggota The Family Muslim Cyber Army (MCA) penyebar ujaran kebencian dan konten SARA yang ditangkap, di Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (28/2/2018). [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Pengungkapan kelompok The Family Muslim Cyber Army yang menjalankan aksi penyebar kabar bohong di media sosial membuka tabir isu-isu yang selama ini berseliweran di publik. Dua di antaranya soal penculikan ulama dan kebangkitan Partai Komunis Indonesia (PKI).

Dua itu dihebuskan oleh MCA. Kepala Satgas Nusantara Inspektur Jenderal Gatot Purnomo mengatakan setelah tertungkap dan ditangkapnya pentolan kelompok MCA, polisi saat ini sedang menelusuri penyebaran berita hoaks di medsos.

Satgas Nusantara ini, kata dia, akan bekerja untuk meminimalisir isu-isu yang disebarkan hingga Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang.

"Ini belum berhenti. Kami sudah membentuk tim-tim. Kami akan dalami hasil yang sudah didapat," kata Gatot di Mabes Polri, Jakarta, Senin (5/3/2018).

Polisi tak akan pandang bulu menangkap apabila ditemukan tokoh masyarakat ataupun politikus yang terlibat dalam kasus ini.

"Saya katakan bahwa polisi melakukan penegakan yang berkeadilan, tak berpihak pada kepentingan apapun. Apakah kepentingan perorangan atau kepentingan lainnya," kata dia.

Polisi telah menemukan motif penyebaran ujaran kebencian dari kelompok The Family Muslim Cyber Army di media sosial. Mereka ingin mengakhiri paksa Pemerintahan Joko Widodo.

Sejauh ini polisi sudah menangkap 8 orang orang. Ada juga yang ditangkap di luar daerah.

Dari hasil penyidikan kasus tersebut, tujuan kelompok ini menyebarkan "hate speech" di medsos yakni ingin menjatuhkan Jokowi melalui isu SARA yang disebar ke masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Muslim Cyber Army Dibentuk untuk Gulingkan Jokowi

Muslim Cyber Army Dibentuk untuk Gulingkan Jokowi

News | Senin, 05 Maret 2018 | 15:39 WIB

Terungkap! Begini Cara Mudah Muslim Cyber Army Sebar Hoax SARA

Terungkap! Begini Cara Mudah Muslim Cyber Army Sebar Hoax SARA

News | Senin, 05 Maret 2018 | 14:28 WIB

Ternyata Anggota Muslim Cyber Army Pernah Tergabung di Saracen

Ternyata Anggota Muslim Cyber Army Pernah Tergabung di Saracen

News | Senin, 05 Maret 2018 | 14:18 WIB

Fadli Zon Akan Satukan Laporan ke Sekjen PSI di 'Keranjang Kasus"

Fadli Zon Akan Satukan Laporan ke Sekjen PSI di 'Keranjang Kasus"

News | Senin, 05 Maret 2018 | 12:26 WIB

Terkini

33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!

33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:42 WIB

Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!

Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:42 WIB

Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal

Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:38 WIB

50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS

50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:34 WIB

Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab

Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:26 WIB

Respons Kapolri Soal Reformasi Polri, Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi di Depan Prabowo

Respons Kapolri Soal Reformasi Polri, Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi di Depan Prabowo

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:24 WIB

Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi

Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:09 WIB

Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM

Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:04 WIB

Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya

Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:59 WIB

Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden

Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:55 WIB