Nenek yang Sekap 5 Anak Adopsi Disebut Ahli Supranatural

Reza Gunadha, Welly Hidayat

Kamis, 08 Maret 2018 | 18:51 WIB
Nenek yang Sekap 5 Anak Adopsi Disebut Ahli Supranatural

Suara.com - Direktorat Jenderal Rehabilitasi Kementerian Sosial Edi Soeharto mengunjungi Rumah Perlindungan Sosial Anak (RPSA), Bambu Apus, Jakarta Timur, Kamis (7/8/2018).

Kedatangan Edi, menjenguk lima anak kasus dugaan penyekapan oleh wanita berinisial CW (60) yang diadopsi dari sejak berumur dua tahun.

Menurut Edi, keterangan dari kelima anak itu berbeda dari temuan tim psikologis Kemensos maupun dari Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI).

"Masih dalam proses pendalaman masalah. Ini masih ada perbedaan informasi dari kenyataan dengan apa yang dinyatakan oleh anak," kata Edi di RSPA, Bambu Apus, Jakarta Timur, Kamis (8/3/2018).

Menurut Edi, hasil pendalaman tim psikologi bahwa anak-anak menyebutkan ibu angkat mereka CW merupakan seorang dokter. Namun, keterangan tim tidak menemukan CW sebagai profesi dokter.

"Ini ada indikasi-indikasi misal Mami itu dikatakan (profesi) dokter, tapi menurut petugas LPAI bukan dokter. Ada juga yang bilang (anak-anak) maminya memilik keahlian supranatural," ujar Edi.

Selain itu, Edi mengatakan anak-anak tersebut mengakui sering berpindah tempat tinggal di hotel-hotel, sehingga gaya hidup mereka mewah.

"Saya lihat anaknya juga memiliki gaya hidup yang tinggi," kata Edi.

Edi mengatakan, kondisi kelima anak-anak itu cukup baik. Mereka tampak cukup ceria, tidak terlihat traumatik.

baca juga

"Sehat ceria berbicara cukup vokal. Berani. Satu dari mereka bahkan mengatakan ingin menjadi dokter anjing, saat ditanya soal cita-citanya. Jadi, jawabannya spesifik, luar biasa kecerdasannya,” tuturnya.

Sejak ditangkap terkait penemuan lima anak di Hotel Le Meridien, Jakarta Pusat pada Rabu (28/2/2018), status CW dalam kasus ini masih sebagai saksi.

Kelima anak yang diadopsi CW yakni FA (13), RW (14), OW (13), TW (8), dan EW (10). CW mengadopsi kelima anak itu sejak 2009.

Namun, CW diduga kerap menganiaya selama tinggal bersama kelima anak adopsinya. Kasus ini terungkap ketika salah satu anak, FA, kabur pada April 2017 lantaran tak kuat dengan pola asuh CW. Selama kabur, FA pun tinggal bersama pengasuhnya yang berinisial Y.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Fahri Hamzah Minta Polisi Cepat Periksa Presiden PKS

Fahri Hamzah Minta Polisi Cepat Periksa Presiden PKS

News | Kamis, 08 Maret 2018 | 17:34 WIB

Polisi Tak Mau Gegabah Tetapkan Nenek CW sebagai Tersangka

Polisi Tak Mau Gegabah Tetapkan Nenek CW sebagai Tersangka

News | Kamis, 08 Maret 2018 | 16:21 WIB

Dugaan Korupsi, Polisi Selidiki Underpass Bandara Soetta

Dugaan Korupsi, Polisi Selidiki Underpass Bandara Soetta

News | Kamis, 08 Maret 2018 | 05:00 WIB

Kasus Robohnya Terowongan Bandara Soetta, Terindikasi Korupsi

Kasus Robohnya Terowongan Bandara Soetta, Terindikasi Korupsi

News | Rabu, 07 Maret 2018 | 17:06 WIB

Mensos: Pesan Presiden, Kalau Untuk Rakyat Tidak Ada Hari Libur

Mensos: Pesan Presiden, Kalau Untuk Rakyat Tidak Ada Hari Libur

News | Minggu, 04 Maret 2018 | 12:09 WIB

Terkini

Dukung MBG, Relawan di DIY Ajak Masyarakat Kawal Program: Harus Transparan dan Antikorupsi

Dukung MBG, Relawan di DIY Ajak Masyarakat Kawal Program: Harus Transparan dan Antikorupsi

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:07 WIB

ART Disiksa di Johor, Majikan Nakal Malaysia Terlalu Dimanjakan

ART Disiksa di Johor, Majikan Nakal Malaysia Terlalu Dimanjakan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:05 WIB

Sandiwara Berdarah di Menteng, Komisaris Wanita Rekayasa Perampokan Demi Habisi Dirut

Sandiwara Berdarah di Menteng, Komisaris Wanita Rekayasa Perampokan Demi Habisi Dirut

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:04 WIB

Cerita Rampok 500 Gram Emas Rekayasa! Rekan Bisnis di Menteng Siksa dan Tusuk Korban karena Dendam

Cerita Rampok 500 Gram Emas Rekayasa! Rekan Bisnis di Menteng Siksa dan Tusuk Korban karena Dendam

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:49 WIB

Kantor Imigrasi Denpasar Digeledah KPK, Buntut Skandal Eks Wamen Silmy Karim

Kantor Imigrasi Denpasar Digeledah KPK, Buntut Skandal Eks Wamen Silmy Karim

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:45 WIB

Ribuan Jemaah Serbu Monas untuk Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi

Ribuan Jemaah Serbu Monas untuk Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:44 WIB

Perwakilan Massa Mahasiswa Akhirnya Diterima Pimpinan DPR, Audiensi Digelar Tertutup

Perwakilan Massa Mahasiswa Akhirnya Diterima Pimpinan DPR, Audiensi Digelar Tertutup

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:35 WIB

Alasan KPK Minta Tambahan Anggaran ke DPR Rp898 Miliar

Alasan KPK Minta Tambahan Anggaran ke DPR Rp898 Miliar

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:21 WIB

Mahasiswa Trisakti Sampaikan Tiga Tuntutan di DPR, Soroti Ekonomi hingga Supremasi Sipil

Mahasiswa Trisakti Sampaikan Tiga Tuntutan di DPR, Soroti Ekonomi hingga Supremasi Sipil

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:20 WIB

Mahasiswa Trisakti Melawan! Tuntut MBG Dihentikan Sementara dan Evaluasi Total

Mahasiswa Trisakti Melawan! Tuntut MBG Dihentikan Sementara dan Evaluasi Total

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:11 WIB