Utang Rp62 Juta, Kantor Satpol PP-WH Pijay Disegel Pedagang Nasi

Reza Gunadha | Suara.com

Jum'at, 09 Maret 2018 | 15:53 WIB
Utang Rp62 Juta, Kantor Satpol PP-WH Pijay Disegel Pedagang Nasi
Kantor Satpol PP-WH Pidie Jaya, Aceh, disegel pemilik warung nasi Yuki sejak Selasa (6/3/2018). Pasalnya, institusi itu mengutang Rp62 juta untuk biaya makan sejak tahun2016. [Portalsatu]

Suara.com - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) biasanya menyegel tempat-tempat usaha yang dianggap melanggar hukum. Tapi, ada kalanya justru kantor merekalah yang disegel pedagang.

Kisah unik itu terjadi di Kabupaten Pidie Jaya (Pijay), Nangroe Aceh Darussalam. Kantor Dinas Satpol PP dan Wilayatul Hisbah setempat disegel oleh seorang pemilik warung nasi.

Muhammad Yuki, nama pemilik Warung Makan Yuki, mengatakan sengaja menyegel kantor ‘polisi syariah’ Pijay sejak Selasa (6/3/2018),  karena personelnya belum membayar utang pembelian makan kepadanya.

Tidak tanggung-tanggung, Yuki mengungkapkan Satpol PP-WH Pijay hingga kekinian belum melunasi utang sebesar Rp62.653.000.

“Utang itu akumulatif dari dua tahun lalu, 2016. Saya sudah berulang kali menghubungi Kepala Satpol PP-WH Pijay, M Thaib, tapi tak ada hasil,” tukasnya seperti dilansir portalsatu.com—jaringan Suara.com, Jumat (9/3).

Ia mengatakan, penyegelan kantor Satpol PP-WH Pijay itu terpaksa dilakukannya agar mereka segera membayar utang.

Yuki mengancam, kalau Satpol PP-WH tak melunasi utang itu dalam sepekan ke depan, persoalan tersebut akan dibawa ke ranah hukum.

“Saya benar-benar merugi. Karena utang mereka itu, saya pusing dan harus mengutang juga kepada orang lain, demi tetap berjualan nasi,” ungkapnya.

Dirinya berharap kepada pihak terkait untuk segera melunasi utang nasi yang sudah lama tertunggak. Sebab, jika tidak dirinya terpaksa menutup usaha lantaran kekurangan modal.

Pemilik rumah makan Yuki memperlihatkan bon utang nasi Satpol PP -WH Pidie Jaya pada kedainya, sejak tahun 2016 silam dengan total Rp 62.653.000. [Portalsatu/Zamah Sari]

Sementara Kasatpol PP-WH Pidie Jaya M Thaib, ketika dikonfirmasi membenarkan kabar tersebut. Dia mengaku Satpol PP dan WH Pidie Jaya akan melunasi utang dalam waktu dekat ini.

“Kami akan berupaya dalam waktu dekat melunasi utang nasi dari warung Yuki,” katanya.

Berita ini kali pertama diterbitkan portalsatu.com dengan judul "Wah! Satpol PP-WH Pijay Utang Nasi Rp 62 Juta"

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kasatpol PP DKI: PKL Berjualan di Trotoar Tetap Langgar Aturan

Kasatpol PP DKI: PKL Berjualan di Trotoar Tetap Langgar Aturan

News | Jum'at, 02 Maret 2018 | 12:11 WIB

Jika Utang Belum Lunas, PSSI Tak Akan Restui PT LIB Gelar Liga 1

Jika Utang Belum Lunas, PSSI Tak Akan Restui PT LIB Gelar Liga 1

Bola | Rabu, 21 Februari 2018 | 22:11 WIB

Anies: Satpol PP Kami Akan Bekerja secara Sopan

Anies: Satpol PP Kami Akan Bekerja secara Sopan

News | Minggu, 11 Februari 2018 | 14:12 WIB

Imbas Tak Ada Angkot di Jati Baru, Mobil Satpol PP Jadi Tumpangan

Imbas Tak Ada Angkot di Jati Baru, Mobil Satpol PP Jadi Tumpangan

News | Selasa, 30 Januari 2018 | 18:07 WIB

Cara Mudah Melepaskan Diri dari Utang

Cara Mudah Melepaskan Diri dari Utang

Bisnis | Sabtu, 27 Januari 2018 | 09:00 WIB

Terkini

Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'

Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 22:21 WIB

Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng

Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 22:04 WIB

Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh

Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:56 WIB

Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter

Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:49 WIB

Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng

Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:08 WIB

Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana

Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:02 WIB

Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur

Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:54 WIB

'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'

'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:54 WIB

Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi

Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:29 WIB

Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!

Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:16 WIB