Demi Hidup Mewah, Kasir BRI Tilap Bantuan Siswa Miskin Rp725 Juta

Reza Gunadha

Senin, 19 Maret 2018 | 09:16 WIB
Demi Hidup Mewah, Kasir BRI Tilap Bantuan Siswa Miskin Rp725 Juta
Rumah Novita Herawati di kompleks Perumahan Pondok Indah Klegen, Malangjiwan, Colomadu, Karanganyar, sepi. Foto diambil Jumat (17/3/2018). [Iskandar/JIBI/Solopos]

Suara.com - Novita Herawati, teller alias kasir Bank Rakyat Indonesia Cabang Slamet Riyadi, Solo, Jawa Tengah, diduga nekat menilap uang bantuan siswa miskin.

Tidak tanggung-tanggung, Novi yang kekinian sudah dipecat BRI itu, menggelapkan uang Program Indonesia Pintar (PIP) Kementerian Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tahun 2016 senilai Rp725,5 juta.

Berdasarkan informasi yang terhimpun oleh Solopos—jaringan Suara.com, Minggu (18/3/2018), Novi nekat menilap uang hak warga miskin itu untuk memenuhi kebutuhan gaya hidupnya yang mewah.

Novi tinggal di Perum Pondok Indah No 12 RT 001/RW 015, Desa Malangjiwan, Colomadu, Karanganyar. Dia diduga menggunakan uang hasil korupsinya untuk membeli barang-barang mewah.

Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Solo Suyanto mengungkapkan, Novi telah ditaha. Sementara sesuai hasil sementara penyidikan, Novi melakukan aksinya sendirian tanpa bantuan orang lain. Uang hasil korupsi juga dia gunakan sendiri.

“Kami sejauh ini belum menemukan adanya keterlibatan pelaku lain dalam kasus korupsi dana bantuan PIP 2016,” ujar Suyanto.

Ia menjelaskan, Novi mencairkan dana secara bertahap mulai dari Rp2 juta sampai Rp5 juta. Setiap uang yang dicairkan langsung dikantongi sendiri, kemudian dibelanjakan barang-barang mewah dan membeli barang keperluan pribadi.

“Kami menilai apa yang dilakukan NH lebih cenderung untuk memenuhi gaya hidup,” tukasnya.

Suyanto menjelaskan, Novi tidak didampingi kuasa hukum dalam kasus ini. Kejari akhirmya menunjuk pengacara negara untuk mendampinginya selama proses penyidikan.

baca juga

“Penahanan NH tahap I akan habis pada 19 Maret. Kami langsung mengajukan perpanjangan penahanan NH tahap II menjadi 60 hari.”

Sementara Dosen Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Soleh Amini Yahman, menilai Novi adalah korban budaya atau gaya hidup hedonistik yang sudah menjalar di kalangan kelas menengah ke bawah.

Gaya hidup hedonis ini telah mematikan pijaran hati nurani sehingga mematikan mata hati kemanusiaannya.

“NH sangat tega menilap uang hak kaum fakir miskin. Saya menilai tindakan ini tidak bisa dimaafkan. Kasus ini telah menggerus kepercayaan masyarakat terhadap kinerja Bank BRI yang notebene selama ini sebagai bank dekat dengan rakyat kecil,” kata Soleh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kasir BRI Tilap Dana Bantuan Siswa Miskin Jokowi Rp725 Juta

Kasir BRI Tilap Dana Bantuan Siswa Miskin Jokowi Rp725 Juta

News | Senin, 19 Maret 2018 | 08:31 WIB

BRI: Duit Raib Akibat Pencurian Data Nasabah Tak Sampai Rp1 M

BRI: Duit Raib Akibat Pencurian Data Nasabah Tak Sampai Rp1 M

Bisnis | Senin, 19 Maret 2018 | 03:15 WIB

Pelaku Mengaku Pegawai BRI Kuras Rekening Pejabat Bawaslu DKI

Pelaku Mengaku Pegawai BRI Kuras Rekening Pejabat Bawaslu DKI

News | Jum'at, 16 Maret 2018 | 21:36 WIB

Pencuri Uang Nasabah BRI dari Sindikat Terorganisir

Pencuri Uang Nasabah BRI dari Sindikat Terorganisir

News | Jum'at, 16 Maret 2018 | 18:52 WIB

Uang Nasabah BRI Raib, Polisi Ringkus 1 WNI dan 4 WNA

Uang Nasabah BRI Raib, Polisi Ringkus 1 WNI dan 4 WNA

News | Jum'at, 16 Maret 2018 | 11:42 WIB

Terkini

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:26 WIB

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:20 WIB

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:44 WIB

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:22 WIB

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:41 WIB

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:28 WIB

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:24 WIB

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:55 WIB

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:36 WIB

KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik

KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 10:50 WIB