Polri Minta Interpol Lacak Catatan Kejahatan Sindikat Skimming

Pebriansyah Ariefana, Agung Sandy Lesmana

Selasa, 20 Maret 2018 | 16:40 WIB
Polri Minta Interpol Lacak Catatan Kejahatan Sindikat Skimming
Polda Metro Jaya merilis pelaku pencurian data elektronik dengan tersangka Warga Negara Asing (WNA) di Resmob Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (19/3).

Suara.com - Penyidik Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya menggandeng Interpol untuk melacak rekam jejak kejahatan 5 tersangka kasus pembobolan bank melalui teknik skimming yang berasal dari beberapa negaea di Eropa Timur.

"Kita akan komunikasi Interpol apakah punya catatan kriminal," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Selasa (20/3/2018).

Menurut hasil penyidikan kasus ini, para tersangka masuk ke Indonesia dengan menyamar sebagai turis. Visa yang digunakan kelima WNA adalah visa kunjungan sementara.

Dari aturan pemerintah memang tak ada larangan warga negara lain untuk berkunjung ke Indonesia. Namun, kata Argo, apabila ada larangan dari Interpol, maka negara yang hendak dikunjungi warga asing itu akan menolak.

"Orang asing masuk dengan visa kunjungan tidak masalah, kecuali yang masuk (ada surat) larangan Interpol," kata dia.

Polisi meminta agar warga lebih berhati-hati apabila baru mengenal warga asing yang berkunjung ke Indonesia.

"Jadi Warga Negara Indonesia yang kenalan sama WNA asing Eropa Timur untuk hati-hati, selektif dalam sahabatan jangan sampai terbawa kegiatan orang asing itu," kata dia.

Polisi telah meringkus 6 tersangka dalam kasus pembobolan uang nasabah di 64 bank dengan modus skimming. Enam tersangka di antaranya tiga WN Rumania berinisial IRI (26), LNM (26), ASC (34), satu warga Hungaria berinisial ASC (34), satu warga Bulgaria berinisial BKV (46) dan WNI berinisial MK (29).

Sindikat ini telah melakukan aksi kejahatan perbankan sejak 2017 lalu di berbagai daerah di antaranya yakni Jogjakarta, Bali, Bandung, Lombok, dan Jakarta.

baca juga

Selain di Indonesia, para tersangka juga menyasar data nasabah di luar negeri seperti Australia, Amerika Serikat, German, chile, dan Italia.

Setelah mencuri data nasabah, para tersangka kemudian melakukan duplikasi melalui kartu ATM kosong. Setelah itu, sindikat ini mendatangi gerai ATM untuk mengeruk uang di dalam rekening para korban.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Nasabah Bank Mandiri di Surabaya Kena Skimming, Begini Ceritanya

Nasabah Bank Mandiri di Surabaya Kena Skimming, Begini Ceritanya

Bisnis | Selasa, 20 Maret 2018 | 16:31 WIB

Sindikat Skimming Eropa Timur Incar Indonesia Sejak Lama

Sindikat Skimming Eropa Timur Incar Indonesia Sejak Lama

News | Selasa, 20 Maret 2018 | 15:08 WIB

Cerita 3 Satpam Bekuk WN Bulgaria, Sindikat Kejahatan Skimming

Cerita 3 Satpam Bekuk WN Bulgaria, Sindikat Kejahatan Skimming

News | Senin, 19 Maret 2018 | 18:35 WIB

Tersangka Kasus Skimming Bertambah, Kali Ini dari Warga Bulgaria

Tersangka Kasus Skimming Bertambah, Kali Ini dari Warga Bulgaria

News | Senin, 19 Maret 2018 | 14:12 WIB

BRI: Duit Raib Akibat Pencurian Data Nasabah Tak Sampai Rp1 M

BRI: Duit Raib Akibat Pencurian Data Nasabah Tak Sampai Rp1 M

Bisnis | Senin, 19 Maret 2018 | 03:15 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×