Wanita Bercadar yang Paksa Ojek Online Nikah Ternyata Sakit Jiwa

Reza Gunadha

Selasa, 20 Maret 2018 | 17:08 WIB
Wanita Bercadar yang Paksa Ojek Online Nikah Ternyata Sakit Jiwa
Mila Dewi (30), perempuan bercadar di Makassar yang paksa dinikahi driver ojek online di Mapolsek Rappocini saat dijemput keponakannya [Suara.com/dok.Polsek Rappocini]

Suara.com - Mila Dewi, perempuan bercadar yang memaksa pengojek online yang ditumpanginya untuk menikah, ternyata memunyai penyakit kejiwaan.

Warga Jalan Skarda N, Kota Makassar, Sulawesi Selatan tersebut, sempat diamankan aparat Polsek Rappocini, setelah mengamuk memaksa Sadarul—pengojek online—menikahi dirinya di Kantor Wilayah Departemen Agama setempat, Rabu (7/3/2018).

“Dia mengalami gangguan kejiwaan. Itu kata keponakan yang menjemputkan di markas,” kata Kanit Reskrim Polsek Rappocini Iptu Iqbal Usman kepada Suara.com, Selasa (20/3/2018).

Ia menjelaskan, Mila sempat digiring ke Polsek Rappocini setelah mengamuk dan dinilai mengganggu ketertiban umum di Kanwil Depag Makassar, dua pekan lalu.

Setelahnya, terdapat dua orang kerabat Mila yang datang menjemput. Dari kedua kerabatnya itulah, diketahui Milla mengalami gangguan kejiwaan karena pernah didera masalah keluar.

Kala itu, kata Iqbal, kasus amukan Milla tak diproses secara hukum. Warga hanya mengantar dan mencatatkan peristiwa itu di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu.

“Kasusnya tidak sampai diproses di unit reskrim. Karena ternyata dia memunyai penyakit kejiwaannya. Dua kerabatnya bisa menunjukkan identitas sebagai keponakan ibu itu, sehingga kami serahkan kepada mereka,” tuturnya.

Kisah unik itu berawal ketika Mila mengorder ojek online dan minta dijemput sehabis joging di Lapangan Hertasning, Senin (5/3). Order itu disanggupi Rizal, teman Sadarul.

Mila ketika itu meminta dihantarkan Rizal pulang ke rumah, Jalan Skarda N. Namun, di tengah perjalanan, Dewi menginstruksikan Rizal untuk mencari gerai ATM. Ia ingin terlebih dulu mengambil uang.

baca juga

Setelah mengambil uang di mesin ATM, Mila mengatakan kepada Rizal tak mau pulang ke rumahnya di Jalan Skarda N. Mila justru minta dihantar Rizal ke rumahnya yang lain di Jalan Adyaksa Baru, depan Hotel Afira.

"Rizal masih menuruti kemauan Mila. Tapi di tengah perjalanan, Mila minta minum karena kehausan. Rizal lantas berinisiatif membawanya ke indekos kami, karena dekat,” terang Sadarul.

Sesampainya di indekos, Mila sempat mengobrol dengan teman-teman indekos Rizal, termasuk Sadarul. Setelahnya, Rizal mengantarkan Mila ke rumahnya di Jalan Adyaksa Baru.

Selang sehari, Selasa (6/3) pukul 10.00 WITA, Mila ternyata datang sendiri ke indekos mereka. Semenata Sadarul sendiri ketika itu sedang pulang kampung ke Kabupaten Takalar.

Ternyata, Mila kembali mendatangi indekos itu khusus untuk mencari Sadarul. Karena tak melihat tanda-tanda keanehan, Rizal menelepon Sadarul.

“Saya ditelepon, katanya Mila datang ke indekos mencari saya. Karena saya memang akan kembali ke Makassar Selasa sore, saya bilang tunggu saja,” terangnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Marak KTP Palsu di Makassar Jelang Pilkada 2018  dan Pilpres 2019

Marak KTP Palsu di Makassar Jelang Pilkada 2018 dan Pilpres 2019

News | Selasa, 20 Maret 2018 | 16:57 WIB

Sadarul, Ojek Online yang Dipaksa Penumpang Bercadarnya Menikah

Sadarul, Ojek Online yang Dipaksa Penumpang Bercadarnya Menikah

News | Selasa, 20 Maret 2018 | 15:37 WIB

Wow! Makassar Beli Sampah Warganya Rp2,8 Miliar Setahun ke Depan

Wow! Makassar Beli Sampah Warganya Rp2,8 Miliar Setahun ke Depan

News | Selasa, 20 Maret 2018 | 07:21 WIB

Dilarang Pakai Cadar, Dosen IAIN Bukittingi Ngadu ke Ombudsman

Dilarang Pakai Cadar, Dosen IAIN Bukittingi Ngadu ke Ombudsman

News | Kamis, 15 Maret 2018 | 09:03 WIB

Dosen Hayati Diskors karena Cadar, Ini Kata IAIN Bukittinggi

Dosen Hayati Diskors karena Cadar, Ini Kata IAIN Bukittinggi

News | Rabu, 14 Maret 2018 | 15:50 WIB

Terkini

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

News | Senin, 29 Juni 2026 | 23:37 WIB

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 21:35 WIB

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:44 WIB

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:41 WIB

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:22 WIB

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:43 WIB

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:24 WIB

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:10 WIB

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:04 WIB

×