Wanita Bercadar yang Paksa Ojek Online Nikah Ternyata Sakit Jiwa

Reza Gunadha

Selasa, 20 Maret 2018 | 17:08 WIB
Wanita Bercadar yang Paksa Ojek Online Nikah Ternyata Sakit Jiwa
Mila Dewi (30), perempuan bercadar di Makassar yang paksa dinikahi driver ojek online di Mapolsek Rappocini saat dijemput keponakannya [Suara.com/dok.Polsek Rappocini]

Ketika Sadarul kembali ke indekos dari Takalar, Mila masih ada di sana. Sadarul lantas menegus perempuan tersebut.

”Eh, dia malah mempertanyakan saya dari mana. Saya jawab, itu bukan urusan dia. Karena gelagatnya sudah aneh, saya tutup pintu indekos. Dia malah memanjat pagar untuk naik ke atas atap indekos saya,” ungkapnya.

Mila memukul atap indekos itu dan meminta Sadarul keluar menemui dirinya. Karena tak mau mengganggu penghuni lain, Sadarul meminta Mila turun dari atap dan bersedia menemuinya.

”Ketika di bawah, saya tanya dia mau apa. Eh, dia bilang mau minta dinikahi saya. Kaget juga dia bilang begitu. Saya bilang saja, saya tak pernah menyentuh dia kok tiba-tiba minta dinikahi,” jelasnya.

Tak suka permintaannya ditampik, Mila mengamuk. Sadarul dan teman-teman indekosnya memegang tangan Mila agar bisa dibawa pulang ke rumahnya.

Tapi pegangan itu terlepas dan Mila Dewi berlari menuju sumur. Perempuan itu Nyaris terjun ke sumur, seandainya Sadarul tidak berhasil menangkap tangannya.

Mila terus menolak dipulangkan, dan akhirnya dia tertidur di teras indekos.

Rabu (7/3) pagi, Sadarul menelepon Rizal agar datang menjemput perempuan tersebut. Karena penghuni indekos khawatir.

“Rizal datang Rabu siang, sekitar jam 12.00 WITA. Dia datang bersama istrinya, yang tak mau suaminya mengantarkan perempuan itu,” tukasnya.

baca juga

Alhasil, Rizal dan istri membujuk agar Sadarul yang menghantarkan Mila pulang ke rumah. Sadarul akhirnya mau, dan dipinjamkan sepeda motor serta jaket ojek Rizal.

“Sewaktu di perjalanan, Mila tak mau pulang ke rumah. Dia mengancam loncat dari motor. Karena takut, saya menuruti permintaannya. Dia bilang minta dihantar ke kantor Depag, ternyata di sana dia bikin ulah. Mengamuk dan meminta pegawai depag menikahkan dirinya dengan saya,” tutur Sadarul.

Mila mengamuk sejadi-jadinya di kantor Kanwil Depag makassar, karena Sadarul menolak menikahi dirinya.

Bahkan, Mila sempat berteriak memohon agar Sadarul menikahinya. Ia juga berjanji akan memberangkatkan Sadarul beribadah haji kalau mau menikahi dirinya.

Pegawai kantor itu akhirnya menelepon aparat polsek setempat. Mila lantas dievakuasi ke Polsek Rappocini. [Salviah]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Marak KTP Palsu di Makassar Jelang Pilkada 2018  dan Pilpres 2019

Marak KTP Palsu di Makassar Jelang Pilkada 2018 dan Pilpres 2019

News | Selasa, 20 Maret 2018 | 16:57 WIB

Sadarul, Ojek Online yang Dipaksa Penumpang Bercadarnya Menikah

Sadarul, Ojek Online yang Dipaksa Penumpang Bercadarnya Menikah

News | Selasa, 20 Maret 2018 | 15:37 WIB

Wow! Makassar Beli Sampah Warganya Rp2,8 Miliar Setahun ke Depan

Wow! Makassar Beli Sampah Warganya Rp2,8 Miliar Setahun ke Depan

News | Selasa, 20 Maret 2018 | 07:21 WIB

Dilarang Pakai Cadar, Dosen IAIN Bukittingi Ngadu ke Ombudsman

Dilarang Pakai Cadar, Dosen IAIN Bukittingi Ngadu ke Ombudsman

News | Kamis, 15 Maret 2018 | 09:03 WIB

Dosen Hayati Diskors karena Cadar, Ini Kata IAIN Bukittinggi

Dosen Hayati Diskors karena Cadar, Ini Kata IAIN Bukittinggi

News | Rabu, 14 Maret 2018 | 15:50 WIB

Terkini

Pentingnya Jaga Mental Krisis Iklim Anak Muda dari Sustainability Burnout

Pentingnya Jaga Mental Krisis Iklim Anak Muda dari Sustainability Burnout

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 10:45 WIB

Dugaan Keracunan MBG, Akademisi: Jangan Berhenti pada Permintaan Maaf

Dugaan Keracunan MBG, Akademisi: Jangan Berhenti pada Permintaan Maaf

News | Rabu, 30 September 2026 | 10:39 WIB

5 Sepatu 910 Nineten untuk Trail Running Terpopuler, Lengkap Harga dan Spek

5 Sepatu 910 Nineten untuk Trail Running Terpopuler, Lengkap Harga dan Spek

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 10:36 WIB

Kenapa Pengering Mesin Cuci Tak Berputar dan Cuma Berdengung? Begini Solusinya

Kenapa Pengering Mesin Cuci Tak Berputar dan Cuma Berdengung? Begini Solusinya

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 10:35 WIB

Erick Thohir Konfirmasi Gianni Infantino Hingga Presiden Prabowo Hadiri Final FIFA ASEAN Cup 2026

Erick Thohir Konfirmasi Gianni Infantino Hingga Presiden Prabowo Hadiri Final FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 10:30 WIB

Pantauan Terkini Lapas Cibinong Jelang Kedatangan DPR RI Pascatemuan Fasilitas Mewah

Pantauan Terkini Lapas Cibinong Jelang Kedatangan DPR RI Pascatemuan Fasilitas Mewah

Bogor | Rabu, 30 September 2026 | 10:29 WIB

KPK Geledah 3 Rumah di Madiun Terkait Pengembangan Kasus TPPU

KPK Geledah 3 Rumah di Madiun Terkait Pengembangan Kasus TPPU

News | Rabu, 30 September 2026 | 10:23 WIB

Chandra Asri Group Gelar CHASE Volleyball Tournament 2026, Hadirkan Puluhan Tim dan UMKM Lokal

Chandra Asri Group Gelar CHASE Volleyball Tournament 2026, Hadirkan Puluhan Tim dan UMKM Lokal

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 10:18 WIB

Kabel Semrawut di Kuningan Barat Bikin Warga Resah, Dinas Bina Marga Janji Beres Oktober

Kabel Semrawut di Kuningan Barat Bikin Warga Resah, Dinas Bina Marga Janji Beres Oktober

News | Rabu, 30 September 2026 | 10:16 WIB

Bocah 8 Tahun Tendang Anggota PKI Solo, Heri Isranto Kenang Suasana Mencekam 1965

Bocah 8 Tahun Tendang Anggota PKI Solo, Heri Isranto Kenang Suasana Mencekam 1965

Jawa Tengah | Rabu, 30 September 2026 | 10:15 WIB

×