Cicaheum Lumpuh karena Banjir Bandang, Ini Jalur Alternatifnya

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 21 Maret 2018 | 15:23 WIB
Cicaheum Lumpuh karena Banjir Bandang, Ini Jalur Alternatifnya
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kota Bandung berusaha mengevakuasi bangkai mobil di Sungai Cipamokolan, Antapani, Bandung, Jawa Barat, Rabu (21/3). (Antara)

Suara.com - Lalu lintas di sekitar kawasan Cicaheum, Kota Bandung lumpuh, Rabu (21/3/2018) siang. Sebab tengah berlangsung pengangkutan dan pembersihan sisa material lumpur akibat banjir bandang.

Banjir bandang itu terjadi, Selasa (20/3/2018) kemarin.

Dari jalur Bandung kota menuju Bandung timur atau Ujungberung/Cibiru, kemacetan sudah hampir mencapai Jalan Surapati atau sekitar 5 kilometer. Sementara dari arah timur menuju Bandung kota, ekor kemacetan hingga Cikadut atau sekitar 4 kilometer.

Kemacetan ini merupakan imbas dari pembersihan material lumpur yang masih ada di badan jalan. Pasalnya, apabila tidak dibersihkan jalanan akan licin untuk dilewati kendaraan roda dua.

Untuk sementara jalur dari arah barat (Bandung kota) yang mengarah ke timur depan Terminal Cicaheum ditutup dan dilakukan contraflow. Sebanyak 2 unit mobil Pancar dari Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kota Bandung diluncurkan untuk membersihkan material lumpur di badan jalan.

Ada jalan alternatif bagi warga yang akan mengarah ke timur yakni melalui Jalan Jatihandap, namun kondisinya hanya bisa dilewati sepeda motor. Sementara bagi kendaraan roda empat jalannya sangat curam karena terdapat tanjakan dan belokan tajam.

"Tapi harus mut3r 3 kali lipat kalau lewat Jalan Jatihandap," kata Deden salah satu tukang ojek di Jatihandap.

Jalur lain yang bisa dilewati yakni melalui Antapani, namun bakal ada kepadatan serupa. Pasalnya di Jalan Purwakarta juga terdapat lumpur yang terbawa arus banjir dari Cicaheum serta tengah dilakukan evakuasi mobil yang hanyut ke sungai.

Kasatlantas Polrestabes Bandung, AKBP Agung Reza mengatakan polisi bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana, terus berupaya agar proses pembersihan cepat diselesaikan.

baca juga

"Saat pengangkutan lumpur kita berlakukan pengalihan tapi tidak dilakukan pengalihan total. Mungkin sore ini bisa diupayakan lancar karena aktifitas sudah mulai padat kalau sore. Kalau belum selesai kita lakukan contraflow. Arus tidak bisa dialihkan ke Antapani karena ada evakuasi mobil juga," katanya.

Kepala Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung, Ferdi Ligaswara mengimbau kepada pemgendara untuk sementara tidak melewati jalur Cicaheum hingga proses evakuasi material lumpur selesai.

"Mohon maklum ini untuk keselamatan bersama karena banyak kendaraan roda dua yang tergelincir apabila pembersihan tidak dilakukan," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kesaksian Detik-detik Banjir Bandang Bandung Terjang Pemukiman

Kesaksian Detik-detik Banjir Bandang Bandung Terjang Pemukiman

News | Rabu, 21 Maret 2018 | 15:07 WIB

Banjir Bandang Bandung, Ijazah dan Surat Tanah Warga Tak Selamat

Banjir Bandang Bandung, Ijazah dan Surat Tanah Warga Tak Selamat

News | Rabu, 21 Maret 2018 | 14:54 WIB

Warga: Banjir Bandang di Bandung Kini Terparah Sejak Tahun 1982

Warga: Banjir Bandang di Bandung Kini Terparah Sejak Tahun 1982

News | Rabu, 21 Maret 2018 | 14:35 WIB

Awan Cumulonimbus, Alasan Bandung Diterjang Banjir Bandang

Awan Cumulonimbus, Alasan Bandung Diterjang Banjir Bandang

News | Rabu, 21 Maret 2018 | 10:03 WIB

Ratusan Warga Majalaya Dievakuasi saat Banjir Melanda Bandung

Ratusan Warga Majalaya Dievakuasi saat Banjir Melanda Bandung

News | Jum'at, 23 Februari 2018 | 09:35 WIB

Terkini

Dibanding Beri Denda ke Pindar, KPPU Diminta Utamakan Pencegahan

Dibanding Beri Denda ke Pindar, KPPU Diminta Utamakan Pencegahan

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 09:21 WIB

Amankan Aksi Cipayung Plus dan Ojol, Polda Metro Turunkan Ratusan Personel di Jakpus

Amankan Aksi Cipayung Plus dan Ojol, Polda Metro Turunkan Ratusan Personel di Jakpus

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 09:21 WIB

IHSG Bangkit Lagi di Awal Sesi ke Level 6.300, Pantau TPIA

IHSG Bangkit Lagi di Awal Sesi ke Level 6.300, Pantau TPIA

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 09:17 WIB

Bisikan Tegas Pramono Anung ke Cak Imin: Orang yang Tinggalkan Partainya Nggak Pernah Jadi Besar

Bisikan Tegas Pramono Anung ke Cak Imin: Orang yang Tinggalkan Partainya Nggak Pernah Jadi Besar

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 09:07 WIB

Mamuju Tengah Usulkan Lahan Baru Sekolah Rakyat

Mamuju Tengah Usulkan Lahan Baru Sekolah Rakyat

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 09:07 WIB

4 Parfum Lokal Rumah Atsiri Terlaris di Shopee, Wanginya Tidak Pasaran

4 Parfum Lokal Rumah Atsiri Terlaris di Shopee, Wanginya Tidak Pasaran

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 09:05 WIB

PLTS Bantu UMKM Balongan Makin Produktif

PLTS Bantu UMKM Balongan Makin Produktif

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 08:57 WIB

Nasib Kasus Febrie Adriansyah Kini di Tangan Kuntadi, Akankan Diusut Tuntas?

Nasib Kasus Febrie Adriansyah Kini di Tangan Kuntadi, Akankan Diusut Tuntas?

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 08:45 WIB

Rumah Dosen di Klungkung Dibobol, 12 Sertifikat Tanah Raib Dicuri

Rumah Dosen di Klungkung Dibobol, 12 Sertifikat Tanah Raib Dicuri

Bali | Kamis, 23 Juli 2026 | 08:41 WIB

Pegawai Bank di Jember Bakar Kantor demi Tutupi Korupsi Rp3 Miliar

Pegawai Bank di Jember Bakar Kantor demi Tutupi Korupsi Rp3 Miliar

Jatim | Kamis, 23 Juli 2026 | 08:37 WIB

×