Polri Bertindak Jika Pekan Depan Masih Ada Hoax Telur Palsu

Pebriansyah Ariefana, Welly Hidayat

Kamis, 22 Maret 2018 | 16:26 WIB
Polri Bertindak Jika Pekan Depan Masih Ada Hoax Telur Palsu
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto. [Suara.com/Lili Handayani]

Suara.com - Mabes Polri menegaskan terkait beredarnya informasi di masyarakat soal telur palsu merupakan bohong atau hoax. Polri sudah melakukan sejumlah pengecekan dengan instansi terkait dugaan telur palsu yang berawal disebar melalui jejaring media sosial.

"Kalau kami sudah jelaskan pihak - pihak lain juga sudah menjelaskan tidak ada yang namanya telur palsu itu harus dipahami. Semua tertangani ya. Dalam artian kami mengcounter itu adalah tugas kami bersama," kata Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (22/3/2018).

Setyo menyebut penyebar hoax terkait telur palsu masih dalam tindakan persuasif. Namun, Setyo tak menutup kemungkinan bagi para penyebar akan dilakukan proses hukum.

"Tapi kami masih persuasif. Kalau kami terlalu represif, wah negara ini negara represif. Kami berikan jangka waktu," ujar Setyo.

Direktorat Siber Bareskrim Polri terus memantau mengenai berita hoax yang masih tersebar di media sosial.

Setyo juga memberikan tengat waktu selama satu pekan bila memang para penyebar dilakukan secara sengaja akan dilakukan tindakan hukum. Pihaknya sudah juga berulang kali menegaskan bahwa tidak ada telur palsu di masyarakat.

"Ini kami pantau terus cyber patrol di multimedia akan memantau. Kalau seminggu masih beredar (hoax telur palsu) terus, harus ada tindakan hukum," ujar Setyo.

"Artinya sengaja mengaplod, mengedarkan. Ada kesengajaan," Setyo menambahkan.

Menurut Setyo, bila isu telur palsu masih terus dimunculkan, pihaknya akan melakukan pencarian terhadap siapa yang terlebih dahulu menyebarkan isu dugaan telur palsu.

baca juga

"Kalau ini masih jadi tranding topik terus kami cari influensernya siapa nih. Kalau influensernya jelas kami akan profiling, siapa yang main di sini," kata Setyo.

Setyo tak menutup kemungkinan adanya aktor intelektual dalam penyebaran isu telur palsu. Hal itu didapat dari sejumlah wilayah seperti di Aceh, Sumbawa NTB, dan di Jakarta.

"Bisa jadi (ada aktor intelektual). Dia munculkan lagi di tempat lain ini ada yang men-setting tidak sih. Bagaimana nih masih muncul nggak, masih jadi tren nggak, masih jadi pembicaraan nggak nih," kata Setyo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Efek Saracen dan MCA Turun, Berita Hoax Telur Palsu Tambah Marak

Efek Saracen dan MCA Turun, Berita Hoax Telur Palsu Tambah Marak

News | Rabu, 21 Maret 2018 | 18:08 WIB

Sambangi Kapolri, Mabes Polri Gelar Karpet Merah untuk Megawati

Sambangi Kapolri, Mabes Polri Gelar Karpet Merah untuk Megawati

News | Rabu, 21 Maret 2018 | 16:36 WIB

Mabes Polri Pastikan Usut Peluru Nyasar terhadap Remaja Aldi

Mabes Polri Pastikan Usut Peluru Nyasar terhadap Remaja Aldi

News | Selasa, 20 Maret 2018 | 17:30 WIB

Polisi: Penyerangan Pemuka Agama Sporadis, Tapi Bisa Menyebar

Polisi: Penyerangan Pemuka Agama Sporadis, Tapi Bisa Menyebar

News | Selasa, 20 Maret 2018 | 16:12 WIB

DKI Jamin Telur untuk Program KJP Plus Bukan Palsu

DKI Jamin Telur untuk Program KJP Plus Bukan Palsu

News | Selasa, 20 Maret 2018 | 14:25 WIB

Terkini

Jangan Tunggu 2028, DPR Minta Anggaran MBG Keluar dari Pos Pendidikan Mulai 2027

Jangan Tunggu 2028, DPR Minta Anggaran MBG Keluar dari Pos Pendidikan Mulai 2027

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 13:29 WIB

Daftar Saham Tambang yang Meroket Puluhan Persen, BRIDS Ungkap Proyeksinya

Daftar Saham Tambang yang Meroket Puluhan Persen, BRIDS Ungkap Proyeksinya

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 13:26 WIB

IHSG Melemah Tipis di Sesi I ke Level 6.234, GGRM Melonjak

IHSG Melemah Tipis di Sesi I ke Level 6.234, GGRM Melonjak

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 13:25 WIB

Jorge Martin: Aprilia akan Dukung Saya Sepenuhnya Demi Gelar Juara Dunia

Jorge Martin: Aprilia akan Dukung Saya Sepenuhnya Demi Gelar Juara Dunia

Your Say | Senin, 03 Agustus 2026 | 13:25 WIB

Dibalik Sangar dan Brutalnya Aksi Agent Kim Reactivated, Ada Kisah Ayah dan Anak yang Menguras Emosi

Dibalik Sangar dan Brutalnya Aksi Agent Kim Reactivated, Ada Kisah Ayah dan Anak yang Menguras Emosi

Your Say | Senin, 03 Agustus 2026 | 13:25 WIB

Laba FIF Tembus Rp2,37 Triliun Sepanjang Semester I 2026

Laba FIF Tembus Rp2,37 Triliun Sepanjang Semester I 2026

Otomotif | Senin, 03 Agustus 2026 | 13:20 WIB

Punya Karier, Urus Keluarga, dan Tetap Waras? Mitos "Harus Bisa Semuanya" yang Menghantui Perempuan

Punya Karier, Urus Keluarga, dan Tetap Waras? Mitos "Harus Bisa Semuanya" yang Menghantui Perempuan

Your Say | Senin, 03 Agustus 2026 | 13:14 WIB

Pagar Tinggi Mal Kota Kasablanka Kini Lenyap, Berganti Dekorasi HUT RI

Pagar Tinggi Mal Kota Kasablanka Kini Lenyap, Berganti Dekorasi HUT RI

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 13:14 WIB

Eza Lubis Bangun Konten Olahraga, Padukan Karier Perbankan dan Dunia Kreator Digital

Eza Lubis Bangun Konten Olahraga, Padukan Karier Perbankan dan Dunia Kreator Digital

Sport | Senin, 03 Agustus 2026 | 13:13 WIB

Pengamat Soroti Rencana Prabowo Kumpulkan Kepala Daerah: Dengarkan Keluhan, Jangan Cuma Beri Arahan

Pengamat Soroti Rencana Prabowo Kumpulkan Kepala Daerah: Dengarkan Keluhan, Jangan Cuma Beri Arahan

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 13:11 WIB

×