Sekolah Jadi Perantara Jual Siswa SMK ke LN dengan Upah Murah

Pebriansyah Ariefana | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Selasa, 03 April 2018 | 14:29 WIB
Sekolah Jadi Perantara Jual Siswa SMK ke LN dengan Upah Murah
Komisioner Bidang Pendidikan KPAI, Retno Listyarti. (suara.com/Ria Rizki Nirmala Sari)

Suara.com - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyebut sekolah menjadi perantara perdagangan siswanya untuk dipekerjakan ke luar negeri. Namun sekolah melakukan itu tanpa sadar.

Modus baru perdagangan manusia dan eksploitasi anak ini dilakukan melalui modus program magang siswa SMK ke luar negeri. Sekolah menjadi perantara untuk perusahaan-perusahaan yang merekrut tenaga kerja dengan upah minim.

Komisioner Bidang Pendidikan KPAI, Retno Listyarti mengatakan pihak sekolah hanya fokus pada citra sekolah karena bisa mengirimkan siswanya magang di luar negeri. Sekolah merasa bangga.

"Memiliki alumni yang pernah magang ke luar negeri menjadi kebanggaan bagi sekolah dan juga menjadi bahan untuk mempromosikan sekolahnya," jelasnya saat ditemui di kantor KPAI pusat, Selasa (4/3/2018)

Padahal para siswa magang itu menjadi korban perdagangan karena sekolah pun diiming-imingi kemudahan aturan pemberangkatan siswa magang oleh perusahaan-perusahaan.

"Karena ketidakketahuan, secara tidak sadar sekolah menjadi perantara dari kasus eksploitasi ini. Jadi, jangan mau diimingi-imingi dengan berbau luar negeri," tambahnya.

KPAI berharap Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) memberikan pemahaman ke sekolah agar tidak sembarang dalam memberangkatkan siswanya ke luar negeri.

"Agar guru atau kepala sekolah bisa mendapat edukasi dari Kemdikbud atau dinas-dinas pendidikan soal regulasi memberangkatkan siswa magang ke luar negeri sesuai dengan prosedur yang baik, menggunakan visa kerja atau memilih perusahaan yang menerima siswa magang dengan baik," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ratusan Siswa Magang SMK Jadi Korban Perdagangan Manusia

Ratusan Siswa Magang SMK Jadi Korban Perdagangan Manusia

News | Selasa, 03 April 2018 | 13:27 WIB

Pengasuhan Anak Rendah, KPAI Desak Pemerintah Buka Konsultasi

Pengasuhan Anak Rendah, KPAI Desak Pemerintah Buka Konsultasi

News | Selasa, 27 Maret 2018 | 08:37 WIB

KPAI: 16 Anak Meninggal di Tangan Orang Tuanya Sendiri

KPAI: 16 Anak Meninggal di Tangan Orang Tuanya Sendiri

News | Senin, 26 Maret 2018 | 17:05 WIB

KPAI akan Kawal Proses Hukum Kasus Calista

KPAI akan Kawal Proses Hukum Kasus Calista

News | Senin, 26 Maret 2018 | 16:05 WIB

KPAI Nilai Aduan Maryke ke Tyas Mirasih Bukan Kasus Penculikan

KPAI Nilai Aduan Maryke ke Tyas Mirasih Bukan Kasus Penculikan

Entertainment | Jum'at, 09 Maret 2018 | 19:11 WIB

Terkini

Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!

Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:28 WIB

'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?

'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:07 WIB

Gubernur Khofifah Apresiasi, Pemprov Jatim Borong 3 Penghargaan UB Halal Metric Award 2026

Gubernur Khofifah Apresiasi, Pemprov Jatim Borong 3 Penghargaan UB Halal Metric Award 2026

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:04 WIB

Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat

Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:03 WIB

Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan

Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:54 WIB

Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs

Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:38 WIB

Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!

Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:32 WIB

Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas

Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:07 WIB

Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!

Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05 WIB

BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN

BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 06:46 WIB