Fahri Hamzah Klaim Ada Bersih-Bersih Loyalis Anis di PKS

Reza Gunadha, Dian Rosmala

Kamis, 05 April 2018 | 17:06 WIB
Fahri Hamzah Klaim Ada Bersih-Bersih Loyalis Anis di PKS
Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah di Gedung DPR, Selasa (9/1/2018). [Suara.com/Dian Rosmala]

Suara.com - Politikus Partai Keadilan Sejahtera Fahri Hamzah mengklaim, terdapat agenda “bersih-bersih” kader loyalis Anis Matta—mantan Presiden PKS—di internal partainya.

Sebab, Fahri mengklaim, PKS memecat sejumlah kader yang  diklaim sebagai loyalis Anies Matta. Padahal, kader-kader itu tidak mengetahui apa kesalahan yang diperbuat sehingga dipecat.

"Ada pembersihan loyalis Anis di seluruh Indonesia. Jadi orang dipecat-pecat begitu, habis dipecat, orang ini datang, salah saya apa? Dia bilang, 'oh tak ada salah, itu tour of duty saja'," kata Fahri di DPR, Jakarta, Kamis (5/4/2018).

Fahri menilai, metode pemecatan semacam itu menyalahi aturan, tak hanya di internal PKS, bahkan juga di semua organisasi yang ada.

"Orang itu kalau ada salah, apalagi di PKS ya, dia partai kader, dia mekanisme kadernya itu ketat sekali. Caranya adalah, orang ada grupnya masing-masing, di grup itu ditanya apa masalahnya, itu yang namanya usroh halaqoh," tutur Fahri.

Sementara yang diterapkan PKS kali ini justru berbeda. Di mana Dewan Pimpinan Pusat menggunakan kekuasaanya untuk mengantikan orang-orang yang tidak dikehendaki.

Menurut Fahri, metode seperti itu sangat kacau karena tak mengindahkan mekanisme kader.

Fahri mengatakan, terdapat konflik antara mekanisme partai kader dan mekanisme ketaatan dan kepercayaan pada pimpinan.

"Itu tidak bisa begitu dong. Mekanisme dan aturan yang ditegakkan dulu. Taat itu adalah akibat mekanisme dan aturan, bukan kepada pribadi," ujar Fahri.

baca juga

Ia mengklaim, mewariskan tradisi kepada kader PKS agar tidak taat kepada pribadi pemimpin, melainkan kepada aturan.

Sebab, pemimpin pun harus melaksanakan aturan. Jika sama-sama taat pada aturan, maka loyalitas antara pemimpin dan kader otomatis terbangun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Fahri Hamzah: Tak Ada yang Baru dari Kritik Prabowo Subianto

Fahri Hamzah: Tak Ada yang Baru dari Kritik Prabowo Subianto

News | Kamis, 05 April 2018 | 15:36 WIB

Puisi Sukmawati Dituding Menista, Politisi PKS: Hati-hati

Puisi Sukmawati Dituding Menista, Politisi PKS: Hati-hati

News | Selasa, 03 April 2018 | 13:12 WIB

PKS Klaim Registrasi SIM Card Pukul Bisnis Konter Jualan Pulsa

PKS Klaim Registrasi SIM Card Pukul Bisnis Konter Jualan Pulsa

Bisnis | Sabtu, 31 Maret 2018 | 23:00 WIB

PKS Ngotot Cakada Tersangka Harus Tetap Dipertahankan

PKS Ngotot Cakada Tersangka Harus Tetap Dipertahankan

News | Kamis, 29 Maret 2018 | 13:57 WIB

Pengacara Sebut Fahri Hamzah Laporkan Sohibul Pakai Pasal Karet

Pengacara Sebut Fahri Hamzah Laporkan Sohibul Pakai Pasal Karet

News | Kamis, 29 Maret 2018 | 13:26 WIB

Terkini

Melepaskan Diri dari Standar Kecantikan Toksik: Literasi Digital untuk Lawan Body Dysmorphia

Melepaskan Diri dari Standar Kecantikan Toksik: Literasi Digital untuk Lawan Body Dysmorphia

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:45 WIB

SETARA Institute Desak Prabowo Alihkan Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ke KPK

SETARA Institute Desak Prabowo Alihkan Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ke KPK

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:42 WIB

Fenomena Unik Industri AC: Harga Naik, Penjualan Sharp Malah Melesat

Fenomena Unik Industri AC: Harga Naik, Penjualan Sharp Malah Melesat

Tekno | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:36 WIB

Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen, Lampaui Capaian Nasional di Tengah Krisis Global

Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen, Lampaui Capaian Nasional di Tengah Krisis Global

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:35 WIB

Starbucks Digerebek Polisi Usai Promosi Tank Day Hina Korban Tragedi Gwangju Korea Selatan

Starbucks Digerebek Polisi Usai Promosi Tank Day Hina Korban Tragedi Gwangju Korea Selatan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:34 WIB

5 Ide Clean Look Outfit ala Kang Hoon, Bikin Penampilan Makin Berkarisma

5 Ide Clean Look Outfit ala Kang Hoon, Bikin Penampilan Makin Berkarisma

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:30 WIB

Makin Mudah Naik MRT Jakarta, Kini Cukup Tap BRI Kartu Kredit Contactless

Makin Mudah Naik MRT Jakarta, Kini Cukup Tap BRI Kartu Kredit Contactless

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:29 WIB

Harta Kekayaan Bupati Kuansing Suhardiman Amby yang Diduga Potong TPP ASN 50%

Harta Kekayaan Bupati Kuansing Suhardiman Amby yang Diduga Potong TPP ASN 50%

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:27 WIB

5 Penyebab Masih Takut Speaking Meski Sudah Lama Belajar

5 Penyebab Masih Takut Speaking Meski Sudah Lama Belajar

Jakarta | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:27 WIB

Diusulkan Jadi Nobel Perdamaian, Makalah MBG yang Cantumkan Nama Prabowo Kini Diinvestigasi

Diusulkan Jadi Nobel Perdamaian, Makalah MBG yang Cantumkan Nama Prabowo Kini Diinvestigasi

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:26 WIB

×