Intip Cara Ganjar dan Sudirman Tangkis Isu SARA di Pilgub Jateng

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Selasa, 10 April 2018 | 15:03 WIB
Intip Cara Ganjar dan Sudirman Tangkis Isu SARA di Pilgub Jateng
Ganjar Pranowo dan Sudirman Said sepakat tangkal isu SARA. (suara.com/Ambar)

Suara.com - Ketentraman Pilkada Jateng mulai digoyang isu SARA. Dua cagub yang berkompetisi pun, Ganjar Pranowo dan Sudirman Said sama-sama pernah diterpa isu SARA.

Keduanya pun kini sepakat, saat berada dalam satu panggung di acara dialog dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Jawa Tengah, di Hotel Patra Jasa Semarang, Selasa (10/4/2018). Untuk bersama meredam isu SARA itu.

Di pertengahan Februari lalu, paska penetapan Paslon cagub cawagub oleh KPU, sebuah akun Twitter @gajar2periode, dengan latar profil akun bergambar Ganjar Pranowo - Taj Yasin, mencuit isu SARA untuk mengajak tidak memilih cagub Sudirman Said dalam Pilgub Jateng 2018.

"Saya sedih, saya marah, sesuatu memfitnah pak Sudirman Said. Dia itu juga kawan saya. Tak enak sekali bahasanya, dia Nasrani, dia agen zionis. Pilgub itu biasa saja, menjadi tak biasa ketika cara kita kampanye tidak edukatif," katanya.

Seketika saat itu, paslon yang diusung PDIP, PPP, Golkar, Demokrat, dan Nasdem ini, memerintahkan tim kuasa hukumnya untuk melaporkan akun Twitter tersebut ke Cyber Patrol Polda Jawa Tengah.

Bahkan, Ganjar pun langsung merespon akun Twitter itu, dia menyampaikan dengan marah dan sedih untuk tidak memfitnah lawan politik dengan cara yang kotor tanpa bukti.

"Saya katakan dalam komentar, kenapa Anda memfitnah orang dengan nama saya?" katanya.

Paska cuitan komentar Ganjar, akun tersebut dengan sendirinya diblok. Belum jelas apakah pemilik akun yang menutup sendiri atau dari tim Cyber Patrol milik Polda Jateng.

"Di Pilgub ini kita butuh orang-orang yang berhati bersih dan waras, saya juga ingin tim pemenangan saya melakukan hal itu sehingga menjadi pemenangan yang hebat," paparnya.

Sementara, cagub Sudirman Said memastikan bahwa gelaran pesta demokrasi di Jawa Tengah bakal terhindar dari isu SARA. Terlebih latar belakang dua pasangan calon didukung oleh partai dengan background yang hampir sama.

"Saya pastikan Issu SARA tidak akan berkembang. Saya pastikan bahwa pilkada Jawa Tengah akan adem ayem tanpa isu SARA," tegas pasangan Ida Fauziah tersebut.

Meskipun, lanjut Sudirman, dari awal dirinya sudah menjadi korban penyebaran isu sara, dia tidak terlalu mempersoalkan dan tetap berkomitmen menjaga kesatuan dan keamanan Pilkada Jateng.

"Saya dikatakan kanan dikatakan ekstremis, tapi setelah itu saya justru dikatakan antek zionis," katanya.

Dia mengaku selama menjalani kampanye sampai saat ini selalu mendatangi semua jenis kelompok tanpa membedakan meski seringkali terkendala jadwal.

"Mas Ganjar didukung nasionalis dan hijau, sama, saya dan mbak Ida juga. Jadi tidak alasan untuk kami melempar isu SARA," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dituding Menista Agama Islam, Ini Kata Ganjar Pranowo

Dituding Menista Agama Islam, Ini Kata Ganjar Pranowo

News | Senin, 09 April 2018 | 15:58 WIB

Ganjar Polisikan Pentolan FUIB karena Menuduhnya Menistakan Agama

Ganjar Polisikan Pentolan FUIB karena Menuduhnya Menistakan Agama

News | Senin, 09 April 2018 | 15:41 WIB

Relawan Sudirman Said - Ida Fauziyah Saweran 10 Ribuan

Relawan Sudirman Said - Ida Fauziyah Saweran 10 Ribuan

News | Senin, 09 April 2018 | 02:05 WIB

Bacakan Puisi Gus Mus, Ganjar Pranowo Dituding Rendahkan Azan

Bacakan Puisi Gus Mus, Ganjar Pranowo Dituding Rendahkan Azan

News | Minggu, 08 April 2018 | 05:36 WIB

Kepala Desa Diancam Pidana karena Berpihak ke Ganjar-Yasin

Kepala Desa Diancam Pidana karena Berpihak ke Ganjar-Yasin

News | Kamis, 05 April 2018 | 12:21 WIB

Terkini

Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!

Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:28 WIB

'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?

'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:07 WIB

Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat

Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:03 WIB

Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan

Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:54 WIB

Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs

Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:38 WIB

Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!

Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:32 WIB

Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas

Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:07 WIB

Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!

Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05 WIB

BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN

BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 06:46 WIB

Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto

Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 22:52 WIB