Ketimpangan Teknologi Jadi Hambatan Tim SDM MRT

Ririn Indriani, Ria Rizki Nirmala Sari

Kamis, 19 April 2018 | 05:28 WIB
Ketimpangan Teknologi Jadi Hambatan Tim SDM MRT
Pekerja menyelesaikan pemasangan rel kereta proyek mass rapid transit (MRT) di Jalan Sisingamangaraja, Jakarta, Selasa (17/4).

Suara.com - Progres persiapan bidang Sumber Daya Manusia (SDM) MRT Jakarta, masih mengalami beberapa hambatan, salah satunya penggunaan teknologi yang tidak rata antara MRT dan institusi.

Kepala Divisi Railway Operation Mega Tarigan menjelaskan MRT sudah melakukan kerja sama dengan beberapa institusi baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Namun tidak semua institusi dalam negeri memiliki kesiapan yang sama dengan MRT, karena perbedaan penggunaan teknologi.

"Kendalanya karena banyak teknologi yang dipakai di MRT ini teknologi baru, jadi terkadang mitra yang kita ajak kerja sama itu mungkin tidak siap dengan modul-modulnya.Jadi, mereka juga harus mempersiapkan diri," jelasnya saat konferensi pers di Kantor MRT, M.H.Thamrin, Jakarta pada Rabu (18/4/18).

Ia mengatakan akibat ketimpangan tersebut membuat MRT harus bekerja di luar target waktu yang ditentukan.

"Di sini timing control terhadap waktu itu jadi kritikal karena kita harus make sure kalo mitra juga siap gitu. Ketika kita mau kirim orang oh mereka juga udah punya persiapan. Siap dengan tenaga pengajarnyaa siap dengam pendampingnya dengan modul-modul dan bahan ajarnya," katanya panjang lebar.

Selain itu, Mega memaparkan progres tim SDM akan mencapai 100 persen saat mendekati awal pengoperasian MRT secara resmi. Hal itu disebabkan calon-calon karyawan yang tidak bisa mendapatkan sertifikasi secara cepat.

"Kalau sertifikasi tenaga pemeliharaan itu bisa dilakukan sekarang. Nah, untuk temen-temen tenaga operasi tidak bisa dilakukan sekarang. Untuk masinis, proses sertifikasi harus mengikuti peraturan dari Menhub," paparnya.

Peraturan yang dikeluarkan oleh Menteri Perhubungan bagi para calon masinis yang ingin memperoleh sertifikasi harus memiliki pengalaman dalam menjalankan kereta. Hal tersebut menjadi salah satu hambatan bagi tim SDM MRT Jakarta, karena saat ini lintasan MRT masih dalam proses konstruksi.

"Jadi, nanti setelah konstruksi selesai akan ada fase dimana teman-teman ini trial, uji coba operasi praktik menjalankan kereta mrt di lintas mrt. Nanti setelah mereka dapatkan iti barulah bisa mengajukan sertifikasi ke menhub," jelasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Masinis MRT Jakarta Akan Disekolahkan ke Malaysia

Masinis MRT Jakarta Akan Disekolahkan ke Malaysia

News | Rabu, 18 April 2018 | 19:56 WIB

Hadapi Revolusi Industri 4.0, Pengusaha Wajib Kuasai Teknologi

Hadapi Revolusi Industri 4.0, Pengusaha Wajib Kuasai Teknologi

Bisnis | Jum'at, 13 April 2018 | 05:26 WIB

Mengenal Tiara Alincia Putri, Masinis MRT Cantik Berhijab

Mengenal Tiara Alincia Putri, Masinis MRT Cantik Berhijab

News | Kamis, 12 April 2018 | 18:42 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×