HNW Sebut Aher Kandidat Terkuat Jadi Cawapres Prabowo

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 19 April 2018 | 16:42 WIB
HNW Sebut Aher Kandidat Terkuat Jadi Cawapres Prabowo
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan. (Dok Pemprov)

Suara.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) terus melakukan langkah komunikasi secara intensif dengan Partai Gerindra untuk membahas jatah Calon Wakil Presiden (Cawapres) yang akan menjadi pendamping capres Prabowo Subianto.

Wakil Ketua Majelis Syuro Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS Hidayat Nur Wahid menuturkan dalam waktu dekat Prabowo Subianto akan mengunjungi PKS untuk membahas lebih serius soal kriteria Cawapres.

"Sudah dibilang, kami ini sekutu dengan Gerindra, meski karena kurang besar, kita malah disebut segajah dengan Gerindra, jadi kami sudah sangat terbiasa komunikasi sangat intensif dengan Gerindra, dan Pak Prabowo dalam waktu dekat ini akan segera ke PKS untuk menindaklanjuti bagaiamana mandat yang diterima dari Gerindra untuk jadi Cawapres," katanya di sela melepas rombongan pebalap PKS Gowes Tour de Jakarta di Kantor DPW PKS Jateng Jalan Kelud Semarang, Kamis (19/4/2018).

Dalam pertemuan tersebut, PKS bersama Gerindra akan membahas siapa yang menjadi wakil presiden akan dibicarakan.

"Kami berharap, selain Gerindra, nanti PAN, Demokrat juga membersamai kami, kesepakatan rakyat yang di elaborasikan #2019GantiPresiden itu akan betu-betul terjadi, yakni menghadirkan pemimpin yang lebih baik, kami yakin di Indonesia masih banyak pemimpin yang lebih baik," terang Wakil Ketua MPR RI itu.

Secara khusus, Hidayat menyebutkan bahwa partainya telah mengusulkan sembilan nama Cawapres yang merupakan penyaringan dalam Musyawarah Nasional PKS yang telah digelar awal tahun ini.

"Dari sembilan nama tersebut, memang yang nomor satu adalah Pak Ahmad Heryawan, yang saat ini menjadi Gubernur Jawa Barat," sebut Hidayat.

Selain itu, kata Hidayat, saat ini PKS juga terus menjalin silaturahmi dengan sejumlah tokoh nasional. Hal itu, imbuh Hidayat lagi, sah-sah saja dalam konteks demokrasi.

"Politik silaturahmi itu biasa saja. Termasuk pak Gatot yang mau ke PKS silahkan saja, namun dalam konteks politik, Capres dan Cawapres yang kita usung hanya satu, yang lain adalah sahabatnya calon presiden untuk menghadirkan kepemimpinan yang lebih baik," tandasnya.

baca juga

Saat ini, kata Hidayat, PKS juga tengah fokus memenangkan calon yang diusung dalam sejumlah Pemilihan Kepala Daerah di Indonesia.

"Saat ini komitmen kami konesntrasi kami memenangkan Pilkada di Jabar, Jateng, dan Jatim, supaya kemudian kita secara runut tidak lompat- lompat, menata tentang pilihan politik, menyiapkan calon terbaik, dan salah satu diantara tolak ukurnya adalah Pilkada di Provinsi besar, seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Sumatera Utara," tukasmya. (Adam Iyasa)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Elektabilitas Jokowi Menurun, Gerindra Buka Pintu Lebar Koalisi

Elektabilitas Jokowi Menurun, Gerindra Buka Pintu Lebar Koalisi

News | Kamis, 19 April 2018 | 16:02 WIB

Gerindra Nilai PKS Minta Kursi Cawapres Tak Berlebihan

Gerindra Nilai PKS Minta Kursi Cawapres Tak Berlebihan

News | Kamis, 19 April 2018 | 15:32 WIB

Analis: Poros Islam Sulit Terbentuk di Pilpres 2019

Analis: Poros Islam Sulit Terbentuk di Pilpres 2019

News | Kamis, 19 April 2018 | 13:26 WIB

Telat Bayar Listrik, Fadli Zon Singgung Rakyat Makin Susah

Telat Bayar Listrik, Fadli Zon Singgung Rakyat Makin Susah

News | Kamis, 19 April 2018 | 10:04 WIB

Fadli Zon: Prabowo Bahas Pilpres 2019 dengan PKS Pekan Depan

Fadli Zon: Prabowo Bahas Pilpres 2019 dengan PKS Pekan Depan

News | Rabu, 18 April 2018 | 23:01 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×