Sopir Taksi Online Pembunuh Siska Segera Disidang di Cibinong

Pebriansyah Ariefana

Senin, 23 April 2018 | 13:45 WIB
Sopir Taksi Online Pembunuh Siska Segera Disidang di Cibinong
FS (28) dan FD (28), sopir online tersangka pembunuhan Siska di Bogor. (suara.com/Rambiga)

Suara.com - Kepolisian Resor Bogor sudah mengirim berkas kasus pembunuhan perempuan bernama Yun Siska Rohani (29) oleh driver taksi online ke Kejaksaan Negeri Cibinong, Jawa Barat. Kedua tersangka itu adalah FS (28) dan FD (28).

Pembunuhan itu terjadi di ruas Tol Jagorawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Bimantoro menjelaskan hasil autopsi Siska sudah keluar.

"Berkasnya sudah kita kirim ke kejaksaan, kemarin kita nunggu hasil autopsi dan kita sudah keluar. Kalau dinyatakan lengkap, baru kita serahkan tersangkanya," kata Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Bimantoro, saat dihubungi suara.com, Senin (23/4/2018).

Dari hasil pemeriksaan polisi, modus yang dilakukan saudara kembar ini yaitu pelaku FD bersembunyi di bawah jok baris belakang mobil agar tidak diketahui korban. Sesampainya di tempat tujuan, pelaku FD keluar kemudian membekap dan memeras korban.

"Jadi salah satu pelaku itu ngumpet di jok paling belakang supaya korban naik tidak tahu. Ketika sampai di tempat tujuan korban, baru pelaku keluar langsung bekap dari belakang dan meras korban. Jadi begitu modusnya, korban memang tidak tahu kalau di dalam mobil ada orang lain," jelas Bimantoro.

Karena tidak berhasil memeras, pelaku membekap wajah korban hingga tewas di ruas Tol Jagorawi. Kemudian jasad korban dibuang di sebuah lahan kosong depan Perumahan Cibinong Griya Asri dan membungkus kepalanya dengan kantong plastik.

"Korban tewas dengan cara dibekap dan dicekek oleh pelaku. Tidak ada indikasi kekerasan seksual (pemerkosaan), murni pencurian dengan kekerasan hingga korban meninggal dunia," tambahnya.

Kedua pelaku dijerat Pasal 365 ayat (4) KUHP, Pasal 338 KUHP dan Pasal 340 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan matinya seseorang dan atau pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman penjara paling lama 20 tahun.

"Kita kenakan para pelaku dengan pasal berlapis. Jadi terbalik ya, biasanya korban driver online tapi ini justru penumpangnya. Kami imbau masyarakat untuk selalu berhati-hati apalagi yang akan melakukan perjalanan malam hari dengan angkutan umum," tandasnya.

baca juga

Seperti diketahui, seorang wanita yang berprofesi sebagai marketing event organizer Yun Siska Rohani (29,) ditemukan tewas di lahan kosong samping ruko Perumahan Cibinong Griya Asri, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Minggu 18 Maret 2018.

Saat ditemukan, kedua tangan wanita tersebut terikat ke belakang dengan lakban dan kepala tertutup kantong plastik warna putih. Selain itu, pakaian atas korban tersingkap hingga bagian dalam terlihat.

Polisi yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian dan membawa korban ke RS Polri Kramatjati, Jakarta untuk divisum. Hasil pemeriksaan terdapat luka memar di dada dan bahu kanan korban. (Rambiga)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ojek Online Dipaksakan Jadi Angkutan Umum, Ini Bahayanya

Ojek Online Dipaksakan Jadi Angkutan Umum, Ini Bahayanya

Bisnis | Senin, 23 April 2018 | 11:05 WIB

Pembunuh Gay di Gang Sempit UKI Terancam Penjara Seumur Hidup

Pembunuh Gay di Gang Sempit UKI Terancam Penjara Seumur Hidup

News | Jum'at, 20 April 2018 | 16:51 WIB

Polisi Rekonstruksi 24 Adegan Pembunuhan Pensiunan TNI AL

Polisi Rekonstruksi 24 Adegan Pembunuhan Pensiunan TNI AL

News | Jum'at, 20 April 2018 | 16:28 WIB

Organda Ancam Ini Jika Kemenhub Kembali Berlakukan Permen 108

Organda Ancam Ini Jika Kemenhub Kembali Berlakukan Permen 108

News | Jum'at, 20 April 2018 | 11:09 WIB

Pembunuhan Gay di Gang Sempit Cawang karena Masalah Pribadi

Pembunuhan Gay di Gang Sempit Cawang karena Masalah Pribadi

News | Jum'at, 20 April 2018 | 10:59 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×