Sempat Hilang, Akhirnya 2 Pendaki Gunung Dempo Ditemukan Selamat

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 29 April 2018 | 00:20 WIB
Sempat Hilang, Akhirnya 2 Pendaki Gunung Dempo Ditemukan Selamat
Karoline (17) salah seorang pendaki Gunung Dempo yang hilang akhirnya ditemukan dalam keadaan kritis. (Andhiko Tungga Alam/Suara.com).

Suara.com - Tim Search and Rescue (SAR) Palembang akhirnya berhasil mengevakuasi Sunaria (50) pendaki Gunung Api Dempo (GAD) yang sebelum dinyatakan hilang di jalur pendakian, sekitar pukul 01.00 WIB, Sabtu dinihari (28/4/2018).

Sunaria ditemukan tim di tempat peristirahatan pendaki (Shelter) I Jalur Pendakian Tugu Rimau, selang 5 jam setelah tim berhasil sebelumnya mengevakuasi Karoline (17) di tempat yang sama.

Humas SAR Palembang, Wili Dayu mengatakan, dalam evakuasi tersebut, tim gabungan BPBD, SAR dan Kelompok Pecinta Alam (KPA) Pagaralam menyisir ke seluruh penjuru. Hasilnya, warga Desa Talang Tinggi Kecamatan Muara Payang, Kabupaten Lahat Sumsel berhasil ditemukan. "Kondisinya lebih baik dari survivor sebelumnya, Karoline," kata Wily.

Menurutnya, kedua survivor tersebut ditemukan di lokasi yang sama. Namun, karena tenaga yang terbatas dan sulitnya medan pendakian, membuat tim terpaksa membagi dua tim dalam proses evakuasi.

Setelah berhasil mengevakuasi Karoline, baru tim SAR mengevakuasi Sunaria, seorang wanita paruh baya. "Berbeda dengan laporan yang kita terima menyebut jika Sunar adalah lelaki. Survivor sudah dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Besemah Pagaralam untuk mendapatkan perawatan medis," jelasnya.

Dengan ditemukan kedua pendaki ini maka pelaksanaan Operasi SAR Gunung Dempo Kota Pagaralam dinyatakan ditutup. "Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh unsur yang terlibat karena telah membantu selama pencarian dan evakuasi," katanya.

Status Gunung Dempo Masih Ditutup Untuk Pendakian

Sementara itu, Kepala Pos Pemantauan Gunung Api Dempo, Mulyadi menegaskan kepada seluruh masyarakat untuk tidak melakukan pendakian karena status Gunung Dempo yakni waspada level dua. Sehingga, pendakian hanya diperbolehkan batas radius tiga kilometer dari puncak.

"Larangan ini sudah kami keluarkan sejak November 2017. Jadi kami ingatkan lagi gunung dalam kondisi bahaya," katanya. Lolosnya 15 pendaki lokal ke gunung Dempo pun,membuat pihak keamanan gunung menjadi waspada agar kejadian tersebut tak kembali terulang.

baca juga

“Mereka di luar pantauan kita, dan memang tidak melapor. Sudah lama diterbitkan jika pendakian ditutup terlebih dahulu. Pendakian hanya diperbolehkan batas radius tiga kilometer dari puncak, ” jelasnya.

Seperti diketahui, Karoline dan Sunaria bersama keluarganya yang berjumlah 15 orang melakukan pendakian Gunung Dempo Pagaralam, Sumsel. Namun, Karoline dan Sunaria terpisah dari rombongan, lantaran, pingsan saat ingin turun gunung. Sehingga, keduanya dilaporkan menghilang ke posko SAR. [Andhiko Tungga Alam]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Baru Satu Pendaki Gunung Dempo yang Ditemukan

Baru Satu Pendaki Gunung Dempo yang Ditemukan

News | Jum'at, 27 April 2018 | 22:10 WIB

Daki Gunung Dempo, Ayah dan Putrinya Hilang

Daki Gunung Dempo, Ayah dan Putrinya Hilang

News | Jum'at, 27 April 2018 | 21:30 WIB

Hilang Sepekan di Merbabu, Pendaki New Zealand Tewas Mengenaskan

Hilang Sepekan di Merbabu, Pendaki New Zealand Tewas Mengenaskan

News | Sabtu, 07 April 2018 | 16:54 WIB

Ibu 2 Anak  di India Naik Puncak Everest 2 Kali dalam Sepekan

Ibu 2 Anak di India Naik Puncak Everest 2 Kali dalam Sepekan

News | Minggu, 21 Mei 2017 | 14:00 WIB

Dua Pendaki Tersesat di Gunung Slamet

Dua Pendaki Tersesat di Gunung Slamet

News | Minggu, 17 Juli 2016 | 09:09 WIB

Terkini

Imigrasi Tangkap 3 WNA di Bali Diduga PSK Tarif Belasan Juta

Imigrasi Tangkap 3 WNA di Bali Diduga PSK Tarif Belasan Juta

Bali | Selasa, 03 November 2026 | 07:22 WIB

Dari Perjuangan Jilbab ke Reformasi: Kebebasan Tidak Lahir dari Sikap Diam

Dari Perjuangan Jilbab ke Reformasi: Kebebasan Tidak Lahir dari Sikap Diam

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 07:20 WIB

Febrie Adriansyah Bantah Peras Tan Kian Rp55 Miliar: Saya Asing dengan Istilah 'Dinginkan'

Febrie Adriansyah Bantah Peras Tan Kian Rp55 Miliar: Saya Asing dengan Istilah 'Dinginkan'

News | Selasa, 03 November 2026 | 07:19 WIB

Semarak Peringatan Hari Pahlawan di Kota Tua Jakarta

Semarak Peringatan Hari Pahlawan di Kota Tua Jakarta

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 07:15 WIB

Cara Mengetahui WhatsApp Kita Disadap Orang Lain, Cek 7 Tanda Ini

Cara Mengetahui WhatsApp Kita Disadap Orang Lain, Cek 7 Tanda Ini

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 07:05 WIB

Comeback dengan Call My Name, TWS Temukan Keberanian Diri di Segala Situasi

Comeback dengan Call My Name, TWS Temukan Keberanian Diri di Segala Situasi

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 06:50 WIB

4 Shio Paling Beruntung 3 November 2026, Semua Urusan Lebih Mudah Mulai Hari Ini

4 Shio Paling Beruntung 3 November 2026, Semua Urusan Lebih Mudah Mulai Hari Ini

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 06:41 WIB

Di Balik Drakor Pinocchio: Membeda Cermin Buram Industri Media Masa Kini

Di Balik Drakor Pinocchio: Membeda Cermin Buram Industri Media Masa Kini

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 06:20 WIB

Literasi Keuangan Penting di Era Digital, Bukan Sekadar Tahu Cara Mengelola Uang

Literasi Keuangan Penting di Era Digital, Bukan Sekadar Tahu Cara Mengelola Uang

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 06:08 WIB

Ratas Ekonomi di Istana, PMI Manufaktur Indonesia Tembus Level 54,0

Ratas Ekonomi di Istana, PMI Manufaktur Indonesia Tembus Level 54,0

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 06:00 WIB

×