Potong Kepala Ibu Kandung, Budi Diduga Tak Waras

Pebriansyah Ariefana

Senin, 30 April 2018 | 11:43 WIB
Potong Kepala Ibu Kandung, Budi Diduga Tak Waras
Jenazah Juwariyah (60), korban pembunuhan anak kandung. (Solopos)

Suara.com - Seorang perempuan warga Desa Pepe, Kecamatan Ngawen, Klaten diduga dibunuh anaknya sendiri, Minggu (29/4/2018) malam. Peristiwa itu menggemparkan warga sekitar. Budi Dwiyanto (33) diduga membunuh ibunya, Juwariyah (60) karena sakit jiwa.

Warga mengenal Budi kerap berniat bunuh diri. Salah satunya ia pernah menaiki tower masjid tak jauh dari rumahnya. Selain itu, ia kerap mengancam membunuh orang tuanya serta meninggalkan rumah.

Warga lainnya, Juwadi, mengatakan saat didatangi warga, Budi terus menyampaikan penyesalan setelah ia mengaku membunuh ibunya.

Salah satu kerabat Rohmad, Ngadino, 60, mengatakan selama ini Budi diduga mengalami gangguan jiwa. Ia sering disebut tak sadarkan diri ketika mengancam bunuh diri atau mengancam membunuh.

"Setahu saya sering berobat rutin sebulan sekali ke RSJD. Dia pernah dirawat di RSJD selama dua pekan. Memang kalau kondisinya tidak sadarkan diri sering mengancam. Ketika tersadar, ia langsung meminta maaf," ungkapnya, Senin (30/4/2018).

Sementara itu, polisi yang mendatangi lokasi kejadian membawa Budi masuk ke mobil patroli setelah ikatan tali yang melingkari tangannya dilepas polisi. Sementara, jenazah korban dibawa ke RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro.

Polisi masih melakukan penyidikan kasus tersebut. Informasi yang dihimpun, Budi dibawa ke RSJD Dr. RM Soedjarwadi guna menjalani pemeriksaan kejiwaan.

Pembunuhan Minggu kemarin itu diperkirakan terjadi sekitar pukul 21.00 WIB. Saat itu, Budi berada di rumah bersama Juwariyah.

Sementara, suami Juwariyah yang juga ayah Budi, Rohmad (60) mendatangi acara syukuran kelahiran anak di rumah salah satu warga. Di tengah acara, Rohmad pulang ke rumahnya.

baca juga

Tak berapa lama Rohmad berpamitan, ia berlari kembali mendatangi lokasi syukuran sembari berteriak-teriak meminta tolong. Sesampainya di lokasi syukuran, Rohmad pingsan.

Warga yang masih berkumpul lantas mendatangi rumah korban dan mendapati Budi duduk di sofa yang berada di teras rumah. Sementara, Juwariyah dalam posisi bersimbah darah.

Warga langsung menangkap dan menggiring Budi ke pohon pakel tak jauh dari rumahnya lantas mengikat kedua tangannya ke batang pohon. Kepada warga, Budi mengaku baru saja menggorok leher ibunya hingga terputus. Salah satu warga, Supardi (57) mengatakan ia bersama warga lainnya sudah mendapati Juwariyah meninggal dunia dengan golok tergeletak pada dadanya. Sementara, Budi terlihat duduk di kursi sofa depan rumah.

Artikel ini sebelumnya sudah dimuat dalam laman Solopos.com yang merupakan media jaringan Suara.com di daerah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Geger! Anak Penggal Kepala Ibu Kandung Sampai Terputus

Geger! Anak Penggal Kepala Ibu Kandung Sampai Terputus

News | Senin, 30 April 2018 | 10:52 WIB

Kronologi St Seret Balitanya Pakai Motor Sejauh 300 Meter

Kronologi St Seret Balitanya Pakai Motor Sejauh 300 Meter

News | Jum'at, 09 Februari 2018 | 15:41 WIB

Sadis! Ibu di Klaten Seret Putrinya di Jalan Pakai Sepeda Motor

Sadis! Ibu di Klaten Seret Putrinya di Jalan Pakai Sepeda Motor

News | Jum'at, 09 Februari 2018 | 14:51 WIB

Guru Agama Tega Dorong Pacarnya yang Hamil dari Jembatan Kretek

Guru Agama Tega Dorong Pacarnya yang Hamil dari Jembatan Kretek

News | Rabu, 31 Januari 2018 | 05:30 WIB

Terkini

Dua Tentara Penyiram Air Keras Andrie Yunus Batal Dipecat, Usmam Hamid: Skandal Besar

Dua Tentara Penyiram Air Keras Andrie Yunus Batal Dipecat, Usmam Hamid: Skandal Besar

News | Minggu, 06 September 2026 | 18:18 WIB

Abu Vulkanik GAK Ancam Kesehatan Siswa, Sekolah di Serang hingga Jakarta Beralih Daring

Abu Vulkanik GAK Ancam Kesehatan Siswa, Sekolah di Serang hingga Jakarta Beralih Daring

News | Minggu, 06 September 2026 | 18:17 WIB

5 Lip Blurring untuk Samarkan Garis Bibir, Makeup Jadi Makin Flawless!

5 Lip Blurring untuk Samarkan Garis Bibir, Makeup Jadi Makin Flawless!

Your Say | Minggu, 06 September 2026 | 18:15 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Sekolah di Lampung Diganti Daring

Hujan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Sekolah di Lampung Diganti Daring

Lampung | Minggu, 06 September 2026 | 18:13 WIB

Imbas Erupsi Anak Krakatau, Kemdiktisaintek Izinkan Kampus Gelar Kuliah Hybrid

Imbas Erupsi Anak Krakatau, Kemdiktisaintek Izinkan Kampus Gelar Kuliah Hybrid

News | Minggu, 06 September 2026 | 18:09 WIB

Erupsi Anak Krakatau Tutup 6 Bandara, Menhub Akui Belum Hitung Kerugian

Erupsi Anak Krakatau Tutup 6 Bandara, Menhub Akui Belum Hitung Kerugian

Bisnis | Minggu, 06 September 2026 | 18:05 WIB

Mobil dan Motor Terkena Abu Vulkanik? Ini 5 Cara Aman Membersihkannya

Mobil dan Motor Terkena Abu Vulkanik? Ini 5 Cara Aman Membersihkannya

Otomotif | Minggu, 06 September 2026 | 18:00 WIB

Kuliah Umum FPIPS UPI Gebrak Semangat Mahasiswa: Jangan Jadi Mahasiswa Kupu-Kupu!

Kuliah Umum FPIPS UPI Gebrak Semangat Mahasiswa: Jangan Jadi Mahasiswa Kupu-Kupu!

Your Say | Minggu, 06 September 2026 | 17:58 WIB

Kedutaan Besar Negara Asing Keluarkan Peringatan untuk Warganya Pasca Erupsi Anak Krakatau

Kedutaan Besar Negara Asing Keluarkan Peringatan untuk Warganya Pasca Erupsi Anak Krakatau

News | Minggu, 06 September 2026 | 17:50 WIB

Weton Ketemu 28 Artinya Apa dalam Primbon Jawa?

Weton Ketemu 28 Artinya Apa dalam Primbon Jawa?

Lifestyle | Minggu, 06 September 2026 | 17:50 WIB

×