Dugaan Intimidasi #2019GantiPresiden, Ini Kata Sandiaga

Pebriansyah Ariefana, Ummi Hadyah Saleh

Senin, 30 April 2018 | 11:23 WIB
Dugaan Intimidasi #2019GantiPresiden, Ini Kata Sandiaga
Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno. [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Uno mengatakan akan memberikan keterangan pers terkait video viral terekam kelompok berkaos #2019GantiPresiden yang diduga mengintimidasi pendukung Joko Widodo, #DiaSibukKerja. Kejadian itu di Hari Bebas Kendaraan Bermotor di kawasan Bunderan Hotel Indonesia, Jakarta, pada Minggu (29/4/2018) kemarin,

Keterangan pers Sandi akan dikatakan usai melakukan rapat pimpinan. Pasalnya kata Sandiaga, dirinya akan terlebih dahulu mengecek ke beberapa dinas terkait yang menangani pengelolaan video di CFD.

"Nanti saya statement habis rapim (rapat pimpinan) ya, soalnya mau cek-cek beberapa infornasi yang simpang siur dan kita mau verifikasi dulu karena disitu ada beberapa dinas yang menangani kan yang CFD (Car Free Day), karena video videonya kita nggak bisa," ujar Sandiaga di Balai Kota, Jakarta, Senin (30/4/2018).

Sandiaga menuturkan video-video terkait CFD juga harus didata di Jakarta Smart City. Karenanya dirinya akan meminta Jakarta Smart City untuk memastikan keaslian video tersebut.

"Yang masuk itu harus didata juga oleh Smart City yang mana yang betul video atau editan, itu yang harus kita lihat. kan sekarang sudah ada teknologinya tuh bikin video hoax. Jadi aku lagi minta Smart City pastikan dulu. videonya kan yang masuk banyak sekali bukan hanya yang kita lihat yang viral. Ada beberapa video, itu lagi saya kirim ke tim Smart City untuk tentuin bahwa mereka itu legitimate," kata dia.

Meski demikian, Sandiaga menegaskan CFD harus dijadikan tempat berkumpul untuk masyarakat dan tidak dijadikan tempat memecah belah persatuan bangsa.

"Tapi tetap aja kan CFD itu harus jadi tempat kebersamaan, tempat persatuan, bukan tempat memecah belah," ucap dia.

 Sebuah video viral terekam kelompok berkaos #2019GantiPresiden diduga mengintimidasi kelompok relawan Joko Widodo berkaos #DiaSibukKerja. Dalam video itu, intimidasi itu terjadi di Bundara Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Minggu (29/4/2018) pagi.

Dalam video yang diunggah Jakartanicus yang berjudul 'Tindakan Intimidatif dari Kelompok Ber-identitas #2019GantiPresiden' memperlihatkan sekelompok orang berkaos hitam meneriakkan takbir khas muslim, "Allahuakbar". Dalam gambar itu, 7 perempuan berkerudung dan membawa anak-anak diminta oleh seorang lelaki menerikan takbir itu.

baca juga

"2019 ganti presiden, takbir!," suruh si lelaki itu.

"Allahuakbar!" sambut ketujuh perempuan itu.

Di menit selanjutnya, kumpulan lelaki berkaos hitam #2019GantiPresiden tampak berteriak sembari mengikuti 2 orang berkaos putih bertuliskan #DiaSibukKerja.

Lalu kelompok yang sama juga mengerubuti 1 lekaki dari #DiaSibukKerja. Mereka mengeluarkan duit Rp100 ribu dan menuduh si lelaki itu menerima bayaran untuk mendukung Joko Widodo tetap jadi presiden.

"Cebong dibayar yah," celoteh salah satu massa.

Di akhir video, seorang ibu berkacamata geram diperlakukan seperti itu. Dia membawa seorang anak.

"Masya Allah, Masya Allah, muslim macam apa kalian memperlakukan seperti ini? Masya Allah," teriak ibu itu.

Dalam deskripsii video itu, Jakartanicus menuliskan jika peristiwa sebelumnya memperlihatkan kelompok #2019GantiPresiden lebih intimidatif.

"Catatan: Peristiwa sebelumnya yang tidak sempat terekam, jauh lebih intimidatif," begitu tulisnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kelompok #2019GantiPresiden Bantah Intimidasi Pendukung Jokowi

Kelompok #2019GantiPresiden Bantah Intimidasi Pendukung Jokowi

News | Senin, 30 April 2018 | 11:03 WIB

Polisi Teliti Video Viral Intimidasi Massa #2019GantiPresiden

Polisi Teliti Video Viral Intimidasi Massa #2019GantiPresiden

News | Senin, 30 April 2018 | 09:19 WIB

Kegiatan #2019GantiPresiden di Bundaran HI Tak Beri Tahu Polisi

Kegiatan #2019GantiPresiden di Bundaran HI Tak Beri Tahu Polisi

News | Senin, 30 April 2018 | 09:00 WIB

Jelang Pilpres 2019, Relawan Dirikan Posko Tanpa Izin Jokowi

Jelang Pilpres 2019, Relawan Dirikan Posko Tanpa Izin Jokowi

News | Minggu, 29 April 2018 | 20:30 WIB

Viral! Ketika #2019GantiPresiden Diduga Intimidasi #DiaSibukKerja

Viral! Ketika #2019GantiPresiden Diduga Intimidasi #DiaSibukKerja

News | Minggu, 29 April 2018 | 19:06 WIB

Terkini

Buka Peluang Periksa Raja Juli! KPK Tunggu Fakta Baru yang Muncul di Sidang Bupati Kuansing

Buka Peluang Periksa Raja Juli! KPK Tunggu Fakta Baru yang Muncul di Sidang Bupati Kuansing

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:32 WIB

Investasi Rp15 Triliun, Proyek Pabrik Kimia Dasar di Cilegon Bisa Kurangi Impor Bahan Baku Industri

Investasi Rp15 Triliun, Proyek Pabrik Kimia Dasar di Cilegon Bisa Kurangi Impor Bahan Baku Industri

Jabar | Selasa, 03 November 2026 | 14:31 WIB

Full Count Tayang 2027, Kim Rae Won dan Park Hoon Bersaing Jadi Manajer

Full Count Tayang 2027, Kim Rae Won dan Park Hoon Bersaing Jadi Manajer

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 14:30 WIB

Petani Sawit Berpotensi Keluar dari Sistem RSPO Jika Pendapatan Terus Menurun

Petani Sawit Berpotensi Keluar dari Sistem RSPO Jika Pendapatan Terus Menurun

Jatim | Selasa, 03 November 2026 | 14:25 WIB

Kontroversi Listyo Sigit Prabowo Saat Jadi Kapolri: Dari Skandal Sambo hingga Tragedi Rantis Brimob

Kontroversi Listyo Sigit Prabowo Saat Jadi Kapolri: Dari Skandal Sambo hingga Tragedi Rantis Brimob

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:21 WIB

Hadapi PSMS Medan di League Cup, Persija Masih Ragu-ragu Turunkan Shayne Pattynama

Hadapi PSMS Medan di League Cup, Persija Masih Ragu-ragu Turunkan Shayne Pattynama

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 14:20 WIB

DPRD DKI Dorong Anggaran Rp1,5 Triliun Sentuh Ekonomi Kampung Kumuh

DPRD DKI Dorong Anggaran Rp1,5 Triliun Sentuh Ekonomi Kampung Kumuh

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:20 WIB

Review Dead-End Job: Horor Korea yang Menyindir Kejamnya Dunia Kerja

Review Dead-End Job: Horor Korea yang Menyindir Kejamnya Dunia Kerja

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 14:20 WIB

Urutan Pemakaian Produk Skincare Viva untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah Merata

Urutan Pemakaian Produk Skincare Viva untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah Merata

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 14:20 WIB

Jamdatun Soal RUU Perampasan Aset: Negara Lain Tinggalkan Mekanisme NCB Karena Rawan Abusif

Jamdatun Soal RUU Perampasan Aset: Negara Lain Tinggalkan Mekanisme NCB Karena Rawan Abusif

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:17 WIB

×