Rekaman Aman Abdurrahman Minta Napi Teroris Mako Brimob Menyerah

Pebriansyah Ariefana | Welly Hidayat | Suara.com

Jum'at, 11 Mei 2018 | 19:20 WIB
Rekaman Aman Abdurrahman Minta Napi Teroris Mako Brimob Menyerah
Sejumlah petugas polisi berjaga di depan Mako Brimob, Depok, Jawa Barat, Rabu dini hari (8/5). [Suara.com/Welly Hidayat]

Suara.com - Terdakwa dalang serangan Bom Thamrin, Aman Abdurrahman memiliki peran besar dalam menyerahnya narapidana terorisme yang terlibat kerusuhan dan menyandera anggota polsi di Rumah Tahanan Cabang Salemba di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Ada sebuah rekaman diduga suara Aman Abdurrahman berdurasi sekitar 2 menit 35 detik tersebat dikalangan awak media.

Rekaman tersebut diduga berisi pesan untuk para narapidana terorisme yang melakukan kerusuhan dan penyanderaan polisi pada Selasa (8/5/2018) hingga Rabu (9/5/2018).

Berikut isi suara Arman Abdurrahman tersebut:

Bismillahirrahmanirrahim, assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Kepada Ikhwan semua, saya Aman Abdurrahman mendengar laporan yang baru. Laporan dari pihak Densus bahwa ada kekisruhan di tempat antum dan menurut laporan sementara itu karena urusan dunia sehingga terjadi hal-hal yang tidak sepatutnya terjadi.

Sampai saya dapat penjelasan yang sebenarnya dari pihak antum, untuk malam ini agar meredam dulu. Dan mungkin yang bukan penghuni, agar keluar dulu dan besok lusa nanti utusan dari antum bisa minta ketemu dengan ana agar bisa menjelaskan masalah yang sebenarnya.

Karena untuk masalah urusan dunia tidak pantas terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, kecuali masalah prinsipil yang tidak bisa ditolerir, baru itu dipermasalahin.

Tapi untuk lebih jelasnya, besok lusa ana bisa minta penjelasan orang yang dituakan di antara antum, Ustaz Muslih, Ustaz Alex Iskandar, atau yang lainnya.

Untuk malam ini agar meredam dulu. Agar bukan penghuni biar pada keluar dulu saja. Itu saja mungkin dari ana. Mudah-mudahan bisa dipahami karena tidak ada manfaat juga bikin keributan di kandang singa, mungkin seperti itu.

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Kemudian, ketika dimintai tanggapan terkait diduga suara Aman, Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto enggan menjawab detail menyerahnya narapina terorisme adanya andil besar Aman Abdurrahman yang dilakukan Polri dalam proses negosiasi dengan narapidana terorisme hingga akhirnya menyerah.

Setyo juga belum membantah terkait rekaman diduga suara Aman Abdurrahman. Pihaknya akan mengecek isi suara rekaman tersebut.

"Saya belum dengar (suara rekaman Abdurrahman), saya cek dulu," ujar Setyo

Seperti diketahui, narapidana teroris melakukan kerusuhan sejak Selasa (8/5/2018) malam, hingga Kamis (10/5/2018) pagi.

Hingga akhirnya, pada Kamis sekitar pukul 07.15 WIB, sebanyak 155 narapidana yang diduga ikut dalam kerusuhan akhirnya menyerah. Dan sudah dipindahkan ke Nusa Kambangan, Jawa Tengah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Empat Teroris di Stasiun Tambun Jaringan Jemaah Ansharut Daulah

Empat Teroris di Stasiun Tambun Jaringan Jemaah Ansharut Daulah

News | Jum'at, 11 Mei 2018 | 19:01 WIB

Masjid di Malang Salat Ghaib untuk Korban Teroris Mako Brimob

Masjid di Malang Salat Ghaib untuk Korban Teroris Mako Brimob

News | Jum'at, 11 Mei 2018 | 18:57 WIB

Tampung 13 Napi Teroris, Polres Jakarta Selatan Diperketat

Tampung 13 Napi Teroris, Polres Jakarta Selatan Diperketat

News | Jum'at, 11 Mei 2018 | 17:58 WIB

Empat Teroris Ditangkap Mau Ikut Rusuh di Mako Brimob, 1 Tewas

Empat Teroris Ditangkap Mau Ikut Rusuh di Mako Brimob, 1 Tewas

News | Jum'at, 11 Mei 2018 | 17:43 WIB

Sutiyoso: Kita Harus Lawan Bersama-sama Terorisme

Sutiyoso: Kita Harus Lawan Bersama-sama Terorisme

News | Jum'at, 11 Mei 2018 | 17:15 WIB

Terkini

Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!

Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:32 WIB

Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas

Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:07 WIB

Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!

Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05 WIB

BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN

BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 06:46 WIB

Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto

Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 22:52 WIB

Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes

Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 22:21 WIB

Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi

Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:45 WIB

Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?

Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:31 WIB

KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan

KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:26 WIB

AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?

AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:20 WIB