Didepan Pemuka Agama, Presiden Ceritakan Kondisi Anak Korban Bom

Iwan Supriyatna, Dwi Bowo Raharjo

Senin, 14 Mei 2018 | 15:39 WIB
Didepan Pemuka Agama, Presiden Ceritakan Kondisi Anak Korban Bom
Bom Mapolrestabes Surabaya.

Suara.com - Presiden Joko Widodo akhirnya menghadiri acara Halaqoh Nasional Hubbul Wathon dan Deklarasi Gerakan Nasional Mubaligh Bela Negara (GN-MBN) di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Senin (14/5/2018) siang.

Sedianya, Presiden akan menghadiri acara ini kemarin, Minggu (13/5/2018) pukul 15.00 WIB. Namun Presiden berhalangan hadir karena harus bertolak ke Surabaya, Jawa Timur, setelah mendapat laporan tiga Gereja diserang pelaku bom bunuh diri.

"Saya minta maaf karena kemarin membatalkan hadir di acara ini, tapi memang ada sesuatu yang harus saya tinjau langsung. Karena adanya bom di Surabaya," ujar Presiden.

Kemudian Presiden menyampaikan bom tidak hanya terjadi di tiga Gereja di Surabaya. Pada malam harinya bom kembali meledak di Rusun Wonocolo, Taman, Sidoarjo.

Tadi pagi pun, aksi teror masih terjadi di kota pahlawan. Pelaku bom bunuh diri kembali melancarkan aksinya setelah meledakan dirinya di gerbang masuk Markas Polrestabes Surabaya, Jalan Sikatan, Jawa Timur.

Dalam kesempatan ini, Kepala Negara mengajak seluruh mubaligh untuk bersama-sama dengan pemerintah memberantas aksi terorisme.

"Saya mengajak kita semuanya, utamanya pada para mubaligh, agar bisa dan bersama-sama kita sampaikan, mengenai betapa tidak bermartabatnya aksi teror tersebut," kata Jokowi.

Ia kemudian menerangkan saat berkunjung ke Surabaya. Di sana mantan Gubernur DKI Jakarta ini meninjau langsung ke lokasi kejadian serangan bom dan rumah sakit.

"Saya lihat sendiri secara langsung, bagaimana teroris membawa dua anak kecil yang umurnya 9 tahun dan 12 tahun, diturunkan oleh bapaknya, oleh ayahnya, digandeng oleh ibunya, kemudian masuk ke halaman gereja, meledakkan diri di situ," kata Jokowi.

baca juga

"Mayatnya saya masih lihat. Bomnya ditaruh di bom sabuk. Anaknya diberi, ibunya juga diberi (bom sabuk)," Jokowi menambahkan.

Lebih jauh, Presiden mendapat informasi kalau teror bom di Mapolrestabes Surabaya tadi pagi juga membawa anak kecil.

"Tadi saya juga baru dapat informasi, ada anak yang dibawa lagi, umur 8 tahun, umur 15 tahun," kata Jokowi.

Presiden meminta mubaligh untuk mengingatkan para santri dan jamaah, serta umat muslim. Mereka diminta untuk menyampaikan kalau agama Islam tidak mengajarkan kekerasan.

"(Islam) mengajarkan kita untuk lemah lembut, sopan santun, menghargai orang, tawadhu, rendah hati. Saya kira itu yang diajarkan oleh nabi besar kita kepada kita," kata Presiden.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pengemudi Outlander Tewaskan Warga, Pengakuan Tenggak 7 Gelas Alkohol Bikin Murka Publik

Pengemudi Outlander Tewaskan Warga, Pengakuan Tenggak 7 Gelas Alkohol Bikin Murka Publik

Entertainment | Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:02 WIB

Batas Pengajuan Kompensasi Korban Terorisme Diperpanjang Jadi 10 Tahun

Batas Pengajuan Kompensasi Korban Terorisme Diperpanjang Jadi 10 Tahun

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:38 WIB

Wamenko Polkam: Pemulihan Korban Terorisme Jadi Tanggung Jawab Mutlak Negara

Wamenko Polkam: Pemulihan Korban Terorisme Jadi Tanggung Jawab Mutlak Negara

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:09 WIB

Menteri Israel Pamer Tiang Gantung untuk Hukum Mati Warga Palestina yang Dicap Teroris

Menteri Israel Pamer Tiang Gantung untuk Hukum Mati Warga Palestina yang Dicap Teroris

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 09:56 WIB

Gempuran AI & Medsos, Local Media Community Surabaya Ungkap Jurus Media Lokal Bertahan

Gempuran AI & Medsos, Local Media Community Surabaya Ungkap Jurus Media Lokal Bertahan

Foto | Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:54 WIB

Anak 15 Tahun Ancam Bom ke Sekolah SMP Singapura, Semua Orang Panik Hingga Dievakuasi

Anak 15 Tahun Ancam Bom ke Sekolah SMP Singapura, Semua Orang Panik Hingga Dievakuasi

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 10:30 WIB

Jelang Demo Mahasiswa Hari ini, 21 Orang Bawa Bom Molotov Ditangkap Polisi

Jelang Demo Mahasiswa Hari ini, 21 Orang Bawa Bom Molotov Ditangkap Polisi

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:06 WIB

Persebaya vs Penang FC Jadi Ajang Rotasi Pemain, Apa Target Bernardo Tavares?

Persebaya vs Penang FC Jadi Ajang Rotasi Pemain, Apa Target Bernardo Tavares?

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 16:10 WIB

Atasi Ketergantungan Energi Fosil, ITS Kembangkan Pembangkit Hibrida Angin dan Surya

Atasi Ketergantungan Energi Fosil, ITS Kembangkan Pembangkit Hibrida Angin dan Surya

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:55 WIB

Kepala Bapanas dan Dirut Bulog Serahkan Langsung Bantuan Pangan Kepada Warga Surabaya

Kepala Bapanas dan Dirut Bulog Serahkan Langsung Bantuan Pangan Kepada Warga Surabaya

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 13:33 WIB

Terkini

PBSI Bawa 20 Atlet Bulu Tangkis Indonesia di Asian Games 2026, Siapa Saja?

PBSI Bawa 20 Atlet Bulu Tangkis Indonesia di Asian Games 2026, Siapa Saja?

Your Say | Rabu, 02 September 2026 | 14:15 WIB

Purbaya Buktikan RI Masih Dipercaya Dunia, Aliran Modal Asing Masuk Tembus Rp 140,6 Triliun

Purbaya Buktikan RI Masih Dipercaya Dunia, Aliran Modal Asing Masuk Tembus Rp 140,6 Triliun

Bisnis | Rabu, 02 September 2026 | 14:11 WIB

Anak Pengungsi Gempa NTT Jadi Korban Kekerasan Seksual di Tenda Pengungsian

Anak Pengungsi Gempa NTT Jadi Korban Kekerasan Seksual di Tenda Pengungsian

News | Rabu, 02 September 2026 | 14:10 WIB

Misteri Pria Gondrong Tewas di Gardu PLN LRT Pancoran, Ada Gergaji Besi dan Karung Putih

Misteri Pria Gondrong Tewas di Gardu PLN LRT Pancoran, Ada Gergaji Besi dan Karung Putih

News | Rabu, 02 September 2026 | 14:08 WIB

Astaga! 518 Rekening ASN Pemkot Sukabumi Diduga Terindikasi Judol, Inpektorat Turun Tangan

Astaga! 518 Rekening ASN Pemkot Sukabumi Diduga Terindikasi Judol, Inpektorat Turun Tangan

Jabar | Rabu, 02 September 2026 | 14:05 WIB

Sunscreen Anessa vs Biore UV untuk Olahraga Outdoor, Mana yang Lebih Unggul?

Sunscreen Anessa vs Biore UV untuk Olahraga Outdoor, Mana yang Lebih Unggul?

Lifestyle | Rabu, 02 September 2026 | 14:05 WIB

Pemerintah Bakal Reaktivasi Sumur Tua dan Pacu Lifting Minyak 612 Ribu Barel per Hari

Pemerintah Bakal Reaktivasi Sumur Tua dan Pacu Lifting Minyak 612 Ribu Barel per Hari

Bisnis | Rabu, 02 September 2026 | 14:04 WIB

Karhutla Kaltim, Legislator: Jangan Paksa Anak ke Sekolah saat Udara Buruk

Karhutla Kaltim, Legislator: Jangan Paksa Anak ke Sekolah saat Udara Buruk

Kaltim | Rabu, 02 September 2026 | 14:00 WIB

Viral! Ditanya Baik-baik Soal Lapangan Pekerjaan, Gubenur Bali Wayan Koster: Diam Kamu

Viral! Ditanya Baik-baik Soal Lapangan Pekerjaan, Gubenur Bali Wayan Koster: Diam Kamu

Entertainment | Rabu, 02 September 2026 | 14:00 WIB

Novel Demi Konten: Ketika Jumlah Follower Jadi Tolak Ukur Kebahagiaan

Novel Demi Konten: Ketika Jumlah Follower Jadi Tolak Ukur Kebahagiaan

Your Say | Rabu, 02 September 2026 | 14:00 WIB

×