Menhan Sebut Ada Terorisme karena Masyarakat Kurang Bersatu

Pebriansyah Ariefana, Erick Tanjung

Senin, 14 Mei 2018 | 18:23 WIB
Menhan Sebut Ada Terorisme karena Masyarakat Kurang Bersatu
Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu. (Suara.com/Erick Tanjung)

Suara.com - Menteri Pertahanan RI Ryamizard Ryacudu mengatakan, bahwa ia telah memprediksi aksi kerusuhan teroris di Mako Brimob Depok dan teror bom di Surabaya sejak dua tahun lalu. Namun ia menyayangkan tidak diajak berkoordinasi.

"Dua tahun lalu saya sudah mengerti ada peristiwa begini. Kalau saya nggak diajak ngomong nggak apa-apa‎," kata Ryamizard kepada wartawan di gedung Graha Mandiri, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Senin (14/5/2018).

Dia menuturkan, aksi teror bom di tiga gereja dan kantor Polres Surabaya hari ini merupakan ancaman besar bagi kedaulatan negara. Maka dari itu, ia meminta semua pihak untuk berperan melawan aksi terorisme di tanah air.

"Ini ancaman nyata, kedaulatan kita terganggu," ujar dia.

Menurutnya, mudahnya gerakan teror beraksi di tanah air lantaran elemen masyarakat terpecah-pecah. Sehingga banyak celah bagi kelompok teroris untuk melancarkan aksinya.

"Karena kita ini kurang bersatu, jadi banyak celah orang lain masuk. Jadi kita harus bersatu melawan terorisme," kata dia.

Diberitakan sebelumnya, ‎kemarin bom meledak di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya,Gereja Kristen Indonesia Diponegoro dan Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela, Ngagel. Pelaku bom ini ada 6 orang, mereka semua berkeluarga. Mereka adalah Dita Uprianto dan istrinya, Puji Kuswati. Lalu keempat anak terdiri dari Fadila Sari (12), Famela Rizkita (9), Yusuf Fadhil (18), dan Firman Halim (16).

Dita melakukan pengeboman di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya. Puji bersama Famela dan Fadila mengebom di Gereja Kristen Indonesia Diponegoro (GKI Diponegoro). Terakhir Yusuf dan Firman melakukan pengeboman di Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela, Ngagel.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ketua Pansus Salahkan Pemerintah Tunda Penyelesaian RUU Terorisme

Ketua Pansus Salahkan Pemerintah Tunda Penyelesaian RUU Terorisme

News | Senin, 14 Mei 2018 | 18:17 WIB

Bayu Jadi Martir Halau Teroris, Ini Pesan Haru Istri ke Balitanya

Bayu Jadi Martir Halau Teroris, Ini Pesan Haru Istri ke Balitanya

News | Senin, 14 Mei 2018 | 18:05 WIB

Banyak Teror Bom, Polri Yakin Asian Games Akan Aman

Banyak Teror Bom, Polri Yakin Asian Games Akan Aman

News | Senin, 14 Mei 2018 | 17:57 WIB

Buwas Pastikan Pasokan Beras Aman Meski Banyak Teror Bom

Buwas Pastikan Pasokan Beras Aman Meski Banyak Teror Bom

Bisnis | Senin, 14 Mei 2018 | 17:49 WIB

Banyak Bom Bunuh Diri, Polri Minta Masyarakat Tetap Tenang

Banyak Bom Bunuh Diri, Polri Minta Masyarakat Tetap Tenang

News | Senin, 14 Mei 2018 | 17:30 WIB

Terkini

5 Polisi Narkoba Diduga Pesta Sabu di Depok, Kompolnas Sebut Atasan Lalai Awasi Anak Buahnya: Harus Bertanggung Jawab!

5 Polisi Narkoba Diduga Pesta Sabu di Depok, Kompolnas Sebut Atasan Lalai Awasi Anak Buahnya: Harus Bertanggung Jawab!

News | Selasa, 03 November 2026 | 11:45 WIB

Paspor Indonesia Bebas Visa ke Mana Saja? Ini Daftar Negara yang Bisa Dikunjungi

Paspor Indonesia Bebas Visa ke Mana Saja? Ini Daftar Negara yang Bisa Dikunjungi

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 11:45 WIB

Berapa Tarif Raffi Ahmad Jadi BA? Kontrak Dilepas Brand Besar usai Kontroversi

Berapa Tarif Raffi Ahmad Jadi BA? Kontrak Dilepas Brand Besar usai Kontroversi

Entertainment | Selasa, 03 November 2026 | 11:42 WIB

Heboh 7 Polisi Dimutasi Usai Ciduk Anggota DPRD Nyabu, Gerindra: Kami Dengar Mereka Minta Uang

Heboh 7 Polisi Dimutasi Usai Ciduk Anggota DPRD Nyabu, Gerindra: Kami Dengar Mereka Minta Uang

News | Selasa, 03 November 2026 | 11:39 WIB

Gibran Didesak Minta Maaf ke Prabowo karena Sudah Jadi Noda Pemerintahan dan Mundur

Gibran Didesak Minta Maaf ke Prabowo karena Sudah Jadi Noda Pemerintahan dan Mundur

News | Selasa, 03 November 2026 | 11:39 WIB

Beban Prabowo, Gibran Jadi Pembangkang Hukum Bila Tak Mundur

Beban Prabowo, Gibran Jadi Pembangkang Hukum Bila Tak Mundur

News | Selasa, 03 November 2026 | 11:37 WIB

Petani Tanam Ganja di Tengah Kebun Cabai Aceh Timur, Polisi Bongkar Penyamaran

Petani Tanam Ganja di Tengah Kebun Cabai Aceh Timur, Polisi Bongkar Penyamaran

Sumut | Selasa, 03 November 2026 | 11:37 WIB

11 Hakim PN Medan Dipindahkan, Ini Daftar Penempatan Barunya

11 Hakim PN Medan Dipindahkan, Ini Daftar Penempatan Barunya

Sumut | Selasa, 03 November 2026 | 11:35 WIB

BPS Umumkan Impor Migas RI 32,57 Miliar Dolar AS per September, Melonjak 37,35%

BPS Umumkan Impor Migas RI 32,57 Miliar Dolar AS per September, Melonjak 37,35%

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 11:34 WIB

Ranking Paspor Indonesia 2026, Peringkat Berapa di Dunia?

Ranking Paspor Indonesia 2026, Peringkat Berapa di Dunia?

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 11:34 WIB

×