Pernikahan Pasutri Bom Bunuh Diri Surabaya Tak Direstui Orang Tua

Reza Gunadha

Senin, 14 Mei 2018 | 19:42 WIB
Pernikahan Pasutri Bom Bunuh Diri Surabaya Tak Direstui Orang Tua
Keluarga terduga teroris Dita Uprianto dan istrinya, Puji Kuswati. (Istimewa)

Suara.com - Duka mendalam terlihat jelas dikeluarga HK, warga Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, setelah mengetahui anak kandungnya terlibat dalam bom bunuh diri di tiga gereja Surabaya.

Anak HK itu adalah Puji Kuswati (43). Puji adalah pelaku bom bunuh diri di Gereja Kristen Indonesia, Jalan Diponegoro, Surabaya, Minggu (13/5/2018).

Puji meninggal dunia bersama suaminya R Dita Oepriarto (47) dan empat orang anak kandungnya.

HK mengakui, bahwa pernikahan Puji dengan Dita tidak mendapat restu darinya, sebagai ayah kandung.

"Sebenarnya pernikahanya tidak disetujui, si suami memang kelihatan berbeda (paham keyakinannya)," cerita Rs, perwakilan keluarga, Senin (14/5/2018) kepada Times of Indonesia—jaringan Suara.com.

Meski telah diadopsi dari HK sejak usia 20 bulan, Puji Kuswati masih tetap mendapat perhatian darinya.

Tak beda dengan tiga saudara kandungnya di Banyuwangi, Puji masih sering dibantu oleh orang tua dalam hal ekonomi.

"Sejak pernikahan itulah, Puji menjadi lebih tertutup," ungkap Rs.

Untuk diketahui, Puji Kuswati sekeluarga adalah pelaku bom bunuh diri ditiga gereja di Surabaya, Minggu (13/5/2018).

baca juga

Dia bersama dua putrinya, FS (12) dan FR  (9) meledakan bom di gereja Kristen Indonesia, Jalan Diponegoro, Surabaya. Suaminya, R Dita Oepriarto (47), di gereja Pantekosta Pusat, Surabaya.

Sementara putra pertama dan kedua, YF (18), FH (16) meledakkan diri di gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela, Ngagel, Surabaya. Dalam bom bunuh diri itu, ada 18 korban meninggal dan puluhan luka-luka.

Berita ini kali pertama diterbitkan Times of Indonesia dengan judul “Pernikahan Pasutri Bom Bunuh Diri Tak Direstui Orang Tua Kandungnya”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Balas Dendam, Motif 2 Keluarga Lakukan Bom Bunuh Diri di Surabaya

Balas Dendam, Motif 2 Keluarga Lakukan Bom Bunuh Diri di Surabaya

News | Senin, 14 Mei 2018 | 19:34 WIB

Korban Tewas Bom 3 Gereja Surabaya Bertambah Jadi 18 Orang

Korban Tewas Bom 3 Gereja Surabaya Bertambah Jadi 18 Orang

News | Senin, 14 Mei 2018 | 19:20 WIB

Garda 212: Isu Aksi Teroris Pengalihan Isu 2019 Ganti Presiden

Garda 212: Isu Aksi Teroris Pengalihan Isu 2019 Ganti Presiden

News | Senin, 14 Mei 2018 | 18:21 WIB

Intip Rumah Mewah Rp 1,5 M Milik Pengebom 3 Gereja Surabaya

Intip Rumah Mewah Rp 1,5 M Milik Pengebom 3 Gereja Surabaya

News | Senin, 14 Mei 2018 | 17:27 WIB

Pengusaha Kaya Janjikan Rp 1 Miliar ke Penangkap Teroris Surabaya

Pengusaha Kaya Janjikan Rp 1 Miliar ke Penangkap Teroris Surabaya

News | Senin, 14 Mei 2018 | 17:16 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×