Ledakkan Gereja dan Polres Surabaya, Teroris Pakai Bom Ibu Setan

Reza Gunadha | Suara.com

Senin, 14 Mei 2018 | 20:52 WIB
Ledakkan Gereja dan Polres Surabaya, Teroris Pakai Bom Ibu Setan
Sejumlah sepeda motor terbakar sesaat setelah terjadi ledakan di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS), Surabaya, Jawa Timur, Minggu (13/5). Ledakan terjadi di tiga lokasi di Surabaya, yakni di Gereja Kristen Indonesia (GKI), Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS), dan Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela, pada waktu yang hampir bersamaan. ANTARA

Suara.com - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengungkapkan, dua keluarga yang meledakkan tiga gereja dan Mapolrestabes Surabaya, pada Minggu (13/5) dan Senin (15/5), menggunakan bom jenis ”mother of satan” alias ”Ibu Setan”.

Ia menjelaskan, bom tersebut khas dipakai sel teroris jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang berafiliasi dengan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

”Kelompok JAD Surabaya ini mengebom dengan tri aceton tri proxid. Bahan peledak ini sangat dikenal di kelompok ISIS yang didapat dengan bahan yang gampang diperoleh dan diramu,” tuturnya.

Ia menjelaskan, bom tersebut dikenal di kalangan teroris karena daya ledaknya tinggi dan sangat sensitif.

"Bahan tri aceton tri proxide yang dikenal di kelompok ISIS, Suriah, Irak dan disebut 'the mother of satan', karena daya ledaknya tinggi dan sangat sensitif," tuturnya.

Sebelumnya, Tito menuturkan pelaku teror, baik di tiga gereja di Surabaya dan Rusunawa Wonocolo di Taman, Sidoarjo, masih satu jaringan.

"Kami sudah mengidentifikasi kelompoknya yaitu JAD. Sudah saya sampaikan kemungkinan motifnya terkait dengan serangan ini, karena ada instruksi dari ISIS yang mendesak dan memerintahkan sel-sel lainnya," ujarnya seperti diberitakan Antara.

Setelah terjadi aksi di tiga gereja, ada aksi di Rusunawa Wonocolo, Sidoarjo. Setelah polisi mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), ternyata itu ledakan yang terjadi karena kecelakaan sendiri.

"Anton Ferdiantono (pelaku) itu teman dekat Dita Oeprianto pelaku bunuh diri jalan Arjuno. Mereka aktif berhubungan pernah juga berkunjung ke Lapas Tulungagung tahun 2016," ungkapnya.

Tito menjelaskan, kelompok ini melakukan aksi setelah terjadi kerusuhan di Mako Brimob Depok beberapa waktu lalu. Selain itu, aksi dilakukan karena pemimpinnya, Aman Abdurahman ditangkap polisi.

"Kerusuhan di mako tidak sekadar kerusuhan makanan yang tidak boleh masuk. Tapi karena ada upaya untuk melakukan pembalasan, kemudian untuk di Jatim sendiri itu kelompok JAD Cabang Surabaya," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pernikahan Pasutri Bom Bunuh Diri Surabaya Tak Direstui Orang Tua

Pernikahan Pasutri Bom Bunuh Diri Surabaya Tak Direstui Orang Tua

News | Senin, 14 Mei 2018 | 19:42 WIB

Balas Dendam, Motif 2 Keluarga Lakukan Bom Bunuh Diri di Surabaya

Balas Dendam, Motif 2 Keluarga Lakukan Bom Bunuh Diri di Surabaya

News | Senin, 14 Mei 2018 | 19:34 WIB

Korban Tewas Bom 3 Gereja Surabaya Bertambah Jadi 18 Orang

Korban Tewas Bom 3 Gereja Surabaya Bertambah Jadi 18 Orang

News | Senin, 14 Mei 2018 | 19:20 WIB

Garda 212: Isu Aksi Teroris Pengalihan Isu 2019 Ganti Presiden

Garda 212: Isu Aksi Teroris Pengalihan Isu 2019 Ganti Presiden

News | Senin, 14 Mei 2018 | 18:21 WIB

Intip Rumah Mewah Rp 1,5 M Milik Pengebom 3 Gereja Surabaya

Intip Rumah Mewah Rp 1,5 M Milik Pengebom 3 Gereja Surabaya

News | Senin, 14 Mei 2018 | 17:27 WIB

Terkini

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:55 WIB

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:49 WIB

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:30 WIB

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:15 WIB