Unik, Santri di Kudus Tentukan Waktu Salat Pakai Jam Matahari

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 27 Mei 2018 | 09:17 WIB
Unik, Santri di Kudus Tentukan Waktu Salat Pakai Jam Matahari
Para Santri Ma’had Aly Tasywiquth Thullab Salafiyah (TBS) menggunakan sebuah acara tradisional untuk menentukan waktu salat. (kabarnusa.com)

Suara.com - Para Santri Ma’had Aly Tasywiquth Thullab Salafiyah (TBS) menggunakan sebuah acara tradisional untuk menentukan waktu salat. Mereka menggunakan jam matahari di Masjid Al-Aqha Menara Kudus.

Praktik waktu salat zuhur menggunakan jam matahari diikuti mahasantri Ma’had Aly TBS Kudus. Nampak hadir pada kesempatan itu, Dr. KH. Ahmad Faiz LC. MA. (Mudir Ma’had Aly TBS), Kiai Chirzil ‘Ala (Naib Mudir Ma’had Aly TBS), Kiai Kholilurrohman (staf pengajar Ma’had Aly TBS), dan pakar falak Ma’had Aly TBS, Ustaz Noor Aflah SHI.

Dosen UIN Sunan Ampel Abdulloh Hamid tertarik melihat dan mengikuti praktik mengetahui waktu salat dhuhur dengan menggunakan jam matahari.

"Memilih tempat di Menara Kudus, karena dari sisi keklasikannya. Menara juga menjadi barometer untuk mengetahui waktu salat di seluruh kabupaten Kudus, mengetahui awal Ramadan, rashdul qiblat dan hal lain terkait ilmu falak, sejak zaman Kanjeng Sunan Kudus," katanya.

Ini menjadi bukti, ilmu falak sudah dipergunakan sejak masa Sunan Kudus, salah satunya ada tradisi Dandangan, yang pada mulanya adalah tempat berkumpulnya masyarakat untuk mengetahui awal Ramadan.

"Jam matahari ini, sampai kapan pun akan bisa dipakai, selama belum kiamat. Penunjuk modern, suatu saat bisa eror, listrik mati, misalnya, matahari masih tetap bersinar, dan jam matahari bisa menjadi penanda datangnya waktu salat," tuturnya.

Ustaz Noor Aflah mengemukakan, di antara metode penentuan awal waktu salat yang menarik untuk dikaji dan ditelisik lebih dalam, yakni metode jam matahari atau sering disebut sundial ini.

Sundial merupakan instrumen falak yang sederhana, tetapi akurasinya sangat terjaga. Menurut catatan sejarah, sundial (jam matahari) merupakan jam tertua dalam peradaban manusia. Jam ini telah dikenal sejak tahun 3.500 SM. Pembuatan jam matahari di dunia Islam dilakukan oleh Ibnu al-Shatir, seorang astronom Muslim (1304-1375 M).

"Prinsip kerja jam ini, yaitu dengan menunjuk berdasarkan letak matahari dengan cara melihat bayangan matahari. Di Indonesia, jam matahari biasanya dibuat dari tongkat atau semen serta sejenisnya dan ditempatkan di daerah terbuka, agar mudah terkena sinar matahari," ungkapnya.

KH. Ahmad Faiz menyampaikan bahwasanya jam matahari ini akan tetap diajarkan kepada para santri Ma’had Aly TBS yang takhassus-nya adalah ilmu falak.

"Ini peralatan yang telah diwariskan para leluhur dari generasi ke generasi. Selain peralatan-peralatan falak modern, peralatan tradisional juga akan kami berikan," demikian Faiz.

Berita ini kali pertama diterbitkan Kabar Nusa dengan judul "Begini Cara Santri Kudus Tentukan Waktu Salat Zuhur"

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tawuran di Bulan Ramadan, Zaelani Dibacok hingga Tangan Putus

Tawuran di Bulan Ramadan, Zaelani Dibacok hingga Tangan Putus

News | Minggu, 27 Mei 2018 | 08:46 WIB

Anies Baswedan Akan Mengkaji 22 Ramadan sebagai HUT Jakarta

Anies Baswedan Akan Mengkaji 22 Ramadan sebagai HUT Jakarta

News | Sabtu, 26 Mei 2018 | 23:52 WIB

Anies Baswedan: 60.000 Jemaah Ikut Tarawih Akbar

Anies Baswedan: 60.000 Jemaah Ikut Tarawih Akbar

News | Sabtu, 26 Mei 2018 | 23:41 WIB

Perdana Ramadan Bareng, Ini yang Dirasakan Syahnaz Sadiqah - Jeje

Perdana Ramadan Bareng, Ini yang Dirasakan Syahnaz Sadiqah - Jeje

Entertainment | Minggu, 27 Mei 2018 | 05:15 WIB

Ramadan Pertama Bareng Istri, Tommy Kurniawan Sering Ditinggal

Ramadan Pertama Bareng Istri, Tommy Kurniawan Sering Ditinggal

Entertainment | Minggu, 27 Mei 2018 | 04:00 WIB

Terkini

6 Serum Tranexamic Acid untuk Melasma dan PIH, Mulai Rp34 Ribuan

6 Serum Tranexamic Acid untuk Melasma dan PIH, Mulai Rp34 Ribuan

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 10:30 WIB

Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil

Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil

News | Senin, 14 September 2026 | 10:30 WIB

3 Orang Ditembak Mati Jelang Pemilu Perdana di Bangsamoro Filipina

3 Orang Ditembak Mati Jelang Pemilu Perdana di Bangsamoro Filipina

News | Senin, 14 September 2026 | 10:28 WIB

8 Lip Balm Berwarna untuk Bibir Hitam, Murah Bikin Tampak Segar Natural

8 Lip Balm Berwarna untuk Bibir Hitam, Murah Bikin Tampak Segar Natural

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 10:25 WIB

18 Kapal dan 1 Helikopter Dikerahkan Cari Jurnalis Hilang di Selat Sunda

18 Kapal dan 1 Helikopter Dikerahkan Cari Jurnalis Hilang di Selat Sunda

News | Senin, 14 September 2026 | 10:24 WIB

Wacana Wajib Rekening Bank untuk Warga, Ekonom Ingatkan Ancaman dan Beban APBN

Wacana Wajib Rekening Bank untuk Warga, Ekonom Ingatkan Ancaman dan Beban APBN

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:17 WIB

Babak Baru Skandal Biksu Mesum Thailand: Peran Besar Wanita di Video Viral Gelapkan Dana Rp114 M

Babak Baru Skandal Biksu Mesum Thailand: Peran Besar Wanita di Video Viral Gelapkan Dana Rp114 M

News | Senin, 14 September 2026 | 10:17 WIB

Apa Fungsi Utama Sampo untuk Rambut Beruban? Ini 7 Fungsinya

Apa Fungsi Utama Sampo untuk Rambut Beruban? Ini 7 Fungsinya

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 10:10 WIB

Dipecat PDIP Usai Kunjungi Jokowi, Achmad Hidayat Singgung Eri-Armuji

Dipecat PDIP Usai Kunjungi Jokowi, Achmad Hidayat Singgung Eri-Armuji

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 10:05 WIB

Distraksi Patah Hati: Belajar Melepaskan dan Terluka Sewajarnya

Distraksi Patah Hati: Belajar Melepaskan dan Terluka Sewajarnya

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 10:05 WIB

×