Penting, Ini Tanggal yang Tak Disarankan untuk Mudik Lebaran

Reza Gunadha

Minggu, 27 Mei 2018 | 13:24 WIB
Penting, Ini Tanggal yang Tak Disarankan untuk Mudik Lebaran
ILUSTRASI - Antrean calon pemudik yang hendak berangkat mudik untuk merayakan Idul Adha 1438 H ke kampung halaman di Stasiun Pasar Senen Jakarta, Rabu (30/8).

Suara.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengimbau masyarakat tidak melakukan perjalanan mudik pada H-2 dan H-3 Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah, yakni tanggal 12-13 Juni 2018.

Budi mengungkapkan, titik krusial pada arus mudik tahun ini diperkirakan masih sama dengan tahun sebelumnya, yakni Jalan Tol Cipali dan Pelabuhan Merak.

Oleh karena itu, dia meminta masyarakat memilih hari yang tepat ketika melakukan perjalanan mudik ke kampung halamannya, H-5 dan H-6, yakni 10-11 Juni.

"Kami sudah memetakan kembali dan sepertinya sama seperti tahun lalu, yang paling krusial itu di Tol Cipali. Setelah itu baru Pelabuhan Merak, oleh karena itu kita buat suatu pemetaan preferensi masyarakat. Kita berikan edukasi kepada masyarakat untuk mudik tidak di H-2 dan H-3 tapi H-5 dan H-6. Ini juga menjadi peran media untuk informasikan kepada masyarakat," kata Budi dalam siaran pers yang diterima Harian Jogja—jaringan Suara.com, Sabtu (26/5/2018).

Dia berharap, masyarakat juga melakukan persiapan fisik dan kendaraan yang digunakan ketika mudik. Masyarakat, sebaiknya menggunakan moda transportasi umum dalam melakukan mudik.

"Kami harapkan masyarakat memiliki persiapan yang baik secara fisik dan kendaraan yang digunakan. Mari menggunakan moda transportasi yang telah dianjurkan oleh pemerintah. Kami harus mewujudkan mudik yang aman dan selamat bagi semua," katanya.

Selain itu, seperti diberitakan Antara, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono meminta para pemudik menaati berbagai rambu lalu lintas yang ada di jalur mudik 2018.

"Para pemudik diharapkan berperilaku sesuai rambu-rambu yang berlaku agar bisa menikmati mudik ini dengan baik, aman, dan nyaman," kata Basuki Hadimuljono saat meninjau ruas Tol Semarang-Solo, Jawa Tengah, Sabtu.

Menurut dia, ada tiga hal lainnya yang harus diperhatikan dengan seksama untuk mewujudkan arus mudik yang lancar, salah satunya perilaku pengendara.

baca juga

Menteri PUPR menuturkan, dua hal lainnya adalah manajemen trafik lalu lintas serta prasarana-sarana infrastruktur mudik yang saat ini sedang disiapkan sebaik-baiknya oleh pemerintah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Enam Trainset LRT Tambahan Segera Tiba di Palembang

Enam Trainset LRT Tambahan Segera Tiba di Palembang

News | Minggu, 27 Mei 2018 | 09:01 WIB

Ingin Mudik Menyewa Alphard, Ini Biayanya

Ingin Mudik Menyewa Alphard, Ini Biayanya

Otomotif | Sabtu, 26 Mei 2018 | 13:56 WIB

Perhatikan Hal-hal Ini pada Busi Mobil Sebelum Mudik

Perhatikan Hal-hal Ini pada Busi Mobil Sebelum Mudik

Otomotif | Selasa, 22 Mei 2018 | 13:29 WIB

Tiga Keuntungan Mudik dengan Mobil Rental

Tiga Keuntungan Mudik dengan Mobil Rental

Otomotif | Sabtu, 19 Mei 2018 | 02:55 WIB

Ada Diskon Tarif Tol, BPJT Jamin Tak Ada Penumpukan Kendaraan

Ada Diskon Tarif Tol, BPJT Jamin Tak Ada Penumpukan Kendaraan

Bisnis | Jum'at, 18 Mei 2018 | 21:15 WIB

Terkini

Dukung MBG, Relawan di DIY Ajak Masyarakat Kawal Program: Harus Transparan dan Antikorupsi

Dukung MBG, Relawan di DIY Ajak Masyarakat Kawal Program: Harus Transparan dan Antikorupsi

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:07 WIB

ART Disiksa di Johor, Majikan Nakal Malaysia Terlalu Dimanjakan

ART Disiksa di Johor, Majikan Nakal Malaysia Terlalu Dimanjakan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:05 WIB

Sandiwara Berdarah di Menteng, Komisaris Wanita Rekayasa Perampokan Demi Habisi Dirut

Sandiwara Berdarah di Menteng, Komisaris Wanita Rekayasa Perampokan Demi Habisi Dirut

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:04 WIB

Cerita Rampok 500 Gram Emas Rekayasa! Rekan Bisnis di Menteng Siksa dan Tusuk Korban karena Dendam

Cerita Rampok 500 Gram Emas Rekayasa! Rekan Bisnis di Menteng Siksa dan Tusuk Korban karena Dendam

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:49 WIB

Kantor Imigrasi Denpasar Digeledah KPK, Buntut Skandal Eks Wamen Silmy Karim

Kantor Imigrasi Denpasar Digeledah KPK, Buntut Skandal Eks Wamen Silmy Karim

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:45 WIB

Ribuan Jemaah Serbu Monas untuk Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi

Ribuan Jemaah Serbu Monas untuk Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:44 WIB

Perwakilan Massa Mahasiswa Akhirnya Diterima Pimpinan DPR, Audiensi Digelar Tertutup

Perwakilan Massa Mahasiswa Akhirnya Diterima Pimpinan DPR, Audiensi Digelar Tertutup

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:35 WIB

Alasan KPK Minta Tambahan Anggaran ke DPR Rp898 Miliar

Alasan KPK Minta Tambahan Anggaran ke DPR Rp898 Miliar

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:21 WIB

Mahasiswa Trisakti Sampaikan Tiga Tuntutan di DPR, Soroti Ekonomi hingga Supremasi Sipil

Mahasiswa Trisakti Sampaikan Tiga Tuntutan di DPR, Soroti Ekonomi hingga Supremasi Sipil

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:20 WIB

Mahasiswa Trisakti Melawan! Tuntut MBG Dihentikan Sementara dan Evaluasi Total

Mahasiswa Trisakti Melawan! Tuntut MBG Dihentikan Sementara dan Evaluasi Total

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:11 WIB