Jakarta Dapat WTP, Prasetio: Terima Kasih Jokowi, Ahok, Djarot

Senin, 28 Mei 2018 | 21:01 WIB
Jakarta Dapat WTP, Prasetio: Terima Kasih Jokowi, Ahok, Djarot
Ketua DPRD Provinsi Jakarta Prasetio Edi Marsudi. (Suara.com/Ummi Hadyah Saleh)

Suara.com - Ketua DPRD Provinsi Jakarta Prasetio Edi Marsudi menyampaikan terima kasih kepada gubernur Jakarta pemerintahan sebelumnya yakni Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Ahok-Djarot Djarot Saiful Hidayat.

Hal ini menyusul Pemerintah Provinsi DKI Jakarta baru saja meraih predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2017.

"Pertama-tama kami ucapkan terima kasih juga kepada pemerintah sebelumnya, yaitu dari pak Jokowi-Ahok, Pak Ahok Djarot, dan pak Djarot," ujar Prasetio di Gedung DPRD Provinsi Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta, Senin (28/5/2018).

Menurut Prasetio, diraihnya WTP lantaran adanya perubahan sistem pembayaran online yang sudah dibangun era Jokowi-Ahok ataupun Ahok-Djarot.

"Perbaikannya nggak instan. Ini ada andil pemerintah sebelumnya. Karena bukan apa-apa. Dulu kan orang bayar lewat cash, sekarang apa-apa kan lewat online. Semua tidak ada cash jadi melalui bank to bank. Akhirnya terdeteksi mana yang benar mana yang nggak betul. Akhirnya disinilah mendapatkan WTP itu," kata dia.

Tak hanya itu, Prasetio menilai wajar jika BPK memberi predikat WTP kepada Pemprov. Pasalnya kata Prasetio, butuh waktu empat sampai lima tahun untuk memperbaiki sistem yang sudah berjalan di era Anies-Sandiaga.

"Wajar ya hari ini BPK memberi hasil WTP ini hal yang wajar karena 4 tahun, 5 tahun itu pekerjaan yang memperbaiki sistem di DKI Jakarta bukan hal yang gampang. Akhirnya terbentuklah, akhirnya di tahun 2018 ini kita (Pemprov) dapat WTP," tuturnya.

Karenanya Politisi PDI Perjuangan itu meminta Gubernur Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Uno untuk mempertahankan sistem yang sudah dibangun era gubernur sebelumnya.

"Saya minta kepada pak gubernur, Anies dan Sandi untuk mempertahankan sistem ini. Jadi yang sudah baik, ditambah. Jangan yang sudah baik diubah-ubah. Kan jadi tidak baik. Itu saja permasalahannya," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI