Kim Kardashian dan Donald Trump Bertemu 4 Mata, Kenapa?

Reza Gunadha | Suara.com

Kamis, 31 Mei 2018 | 15:32 WIB
Kim Kardashian dan Donald Trump Bertemu 4 Mata, Kenapa?
Kim Kardashian menemui Presiden AS Donald Trump di Gedung Putih, Rabu (30/5/2018). [Reuters]

Suara.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump akhirnya bisa berbicara empat mata dengan Kim, di kantornya,  Gedung Putih, Washington DC, Rabu (30/5/2018).

Namun, Kim yang dimaksud bukanlah Kim Jong Un, pemimpin tertinggi Korea Utara, melainkan pesohor Kim Kardashian.

Pertemuan Trump dan Kim tersebut dusebut untuk membahas rencana reformasi sistem peradilan dan membebaskan seorang perempuan bernama Alice Marie Johnson.

Seperti diberitakan The Guardian, Kamis (31/5), Kim dalam pertemuan itu meminta Trump mereformasi sistem peradilan dan memberikan pengampunan terhadap Alice.

Untuk diketahui, Alice adalah seorang perempuan berusia 63 tahun yang divonis hukuman seumur hidup atas pelanggaran narkoba. Ia sudah mendekam dalam penjara selama lebih dari dua dekade, yakni sejak 1997.

Setelah pertemuan, Trump mengunggah foto pertemuannya dengan Kim di akun Twitternya.

“Pertemuan besar dengan @KimKardashian hari ini, berbicara tentang reformasi penjara dan hukuman," tulis Trump sebagai keterangan foto.

Alur pembicaraan dalam pertemuan itu belum dipublikasikan. Namun, seusai pertemuan, Kim menuliskan ucapan terima kasih kepada Trump dan berharap Alice segera dibebaskan.

“Saya ingin berterima kasih kepada Presiden Trump atas waktunya siang ini. Merupakan harapan kami bahwa presiden akan memberikan grasi kepada Alice Marie Johnson, yang menjalani hukuman seumur hidup untuk pelanggaran narkoba yang pertama kali tanpa kekerasan,” tulis Kim.

Dia menambahkan, “Kami optimistis tentang masa depan Alice dan berharap bahwa dia—dan orang-orang bernasib sama—akan mendapatkan kesempatan kedua dalam hidup."

Kim Kardashian menemui Presiden AS Donald Trump di Gedung Putih, Rabu (30/5/2018). [Reuters]

Untuk diketahui, petisi online untuk memberikan grasi kepada Johnson, yang dimulai oleh putrinya, saat ini memiliki lebih dari 250.000 tanda tangan.

Awal bulan ini, Trump mengampuni petinju kelas berat Jack Johnson, yang divonis bersalah pada 1913 karena membawa seorang wanita lintas negara untuk "tujuan tidak bermoral".

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pecah Rekor: Penerbangan Panjang London - Perth

Pecah Rekor: Penerbangan Panjang London - Perth

Lifestyle | Kamis, 31 Mei 2018 | 08:49 WIB

Perang Dagang Antara AS dan Cina Mulai Memanas

Perang Dagang Antara AS dan Cina Mulai Memanas

Bisnis | Rabu, 30 Mei 2018 | 13:59 WIB

Harga Minyak Dunia Kembali Jatuh, Ini Penyebabnya

Harga Minyak Dunia Kembali Jatuh, Ini Penyebabnya

Bisnis | Jum'at, 25 Mei 2018 | 12:53 WIB

Stok Minyak AS Membengkak, Harga Minyak Dunia Terperosok

Stok Minyak AS Membengkak, Harga Minyak Dunia Terperosok

Bisnis | Kamis, 24 Mei 2018 | 08:59 WIB

Garda Revolusi Iran Ingin Pukul Mulut Menteri Luar Negeri AS

Garda Revolusi Iran Ingin Pukul Mulut Menteri Luar Negeri AS

News | Selasa, 22 Mei 2018 | 14:13 WIB

Terkini

Ikan Sapu-Sapu Jakarta Bisa Pupuk Organik, KKP Ingatkan Bahaya Jika Dikonsumsi

Ikan Sapu-Sapu Jakarta Bisa Pupuk Organik, KKP Ingatkan Bahaya Jika Dikonsumsi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:32 WIB

Wamenkomdigi: Generative AI Bikin Lansia Bingung, Konten Rekayasa Wajib Watermark

Wamenkomdigi: Generative AI Bikin Lansia Bingung, Konten Rekayasa Wajib Watermark

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:25 WIB

Pemerintah AS Kaji Ulang Aturan Daur Ulang Plastik, Lingkungan Terancam?

Pemerintah AS Kaji Ulang Aturan Daur Ulang Plastik, Lingkungan Terancam?

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:20 WIB

Pemerintah Buka 30.000 Posisi Manajer Koperasi Desa! Cek Syarat dan Cara Daftarnya di Sini

Pemerintah Buka 30.000 Posisi Manajer Koperasi Desa! Cek Syarat dan Cara Daftarnya di Sini

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:06 WIB

Amerika Serikat Klaim Gencatan Senjata Lebanon-Israel Dapat Diperpanjang

Amerika Serikat Klaim Gencatan Senjata Lebanon-Israel Dapat Diperpanjang

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:45 WIB

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Satu Keluarga Tewas Akibat Kebakaran di Tanjung Duren Jakbar

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Satu Keluarga Tewas Akibat Kebakaran di Tanjung Duren Jakbar

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:44 WIB

Pihak Andrie Yunus Pastikan Absen Sidang Perdana di Pengadilan Militer 29 April, Ini Alasan Kontras

Pihak Andrie Yunus Pastikan Absen Sidang Perdana di Pengadilan Militer 29 April, Ini Alasan Kontras

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:44 WIB

Setelah AS, Giliran Jerman Mau Ikut Campur di Selat Hormuz

Setelah AS, Giliran Jerman Mau Ikut Campur di Selat Hormuz

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:41 WIB

Wamenkes Dante Blak-blakan: AI Percepat Diagnosis Penyakit, Tapi RI Masih Bergantung Impor

Wamenkes Dante Blak-blakan: AI Percepat Diagnosis Penyakit, Tapi RI Masih Bergantung Impor

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:37 WIB

Heboh Mahasiswi ITB Jadi Korban Foto AI Telanjang, Wamenkomdigi Ingatkan soal Etika

Heboh Mahasiswi ITB Jadi Korban Foto AI Telanjang, Wamenkomdigi Ingatkan soal Etika

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:27 WIB