Razan Al Najjar, Malaikat yang Rebah kala Senja di Palagan Gaza

Reza Gunadha

Minggu, 03 Juni 2018 | 14:42 WIB
Razan Al Najjar, Malaikat yang Rebah kala Senja di Palagan Gaza
[Twitter/@SabaAliKhan96]

Suara.com - Perempuan berbaju putih itu selalu sibuk hilir mudik, menerjang bom asap, gas air mata, bahkan tak jarang peluru tajam, di sepanjang pagar yang memisahkan Jalur Gaza dan Israel. Demonstran sudah akrab dengan kehadirannya. Tapi kekinian, tak lagi ada derap langkah sang paramedis muda itu. Razan Al Najjar menjadi martir di palagan.

Satu jam lagi, siang akan luruh  dan senja datang pada Jumat, 1 Juni 2018. Hari itu, menandai genap pekan ke-10 kampanye “Great March of Return”, yakni gelombang protes rakyat Palestina untuk kembali mengambilalih tanah-tanah mereka dari agresor Israel.

Demonstrasi masih bergejolak. Tentara Israel melepaskan banyak tembakan. Gas air mata, bom asap, peluru karet, dan di antaranya ada peluru tajam.

Di tengah semua itu, gadis berusia 20 tahun tersebut terus bergerak ke arah depan, dekat pagar perbatasan, membantu mengobati rakyat Palestina yang terluka. Ternyata, itu adalah hari terakhir ia berada di medan tempur sebagai paramedis.

”Razan berada kurang dari 90 meter dari pagar perbatasan. Ia hendak memasang perban ke lelaki yang terluka terkena gas air mata,” tutur Ibrahim Al Najjar, saudara Razan yang juga berada di medan demonstrasi, seperti diberitakan The New York Times, Sabtu (2/5/2018).

Rekan-rekan almarhumah Razan Al Najjar sesama tim medis berduka atas kepergian teman mereka tersebut, di lorong Rumah Sakit Khan Younis di sebelah selatan Jalur Gaza, Palestina, Jumat (1/6/2018). [Said Khatib/AFP]

Gadis berusia 20 tahun itu tangkas memapah lelaki terluka itu memasuki ambulans untuk mendapat pengobatan di pusat penampungan.

Sesaat kemudian, terdengar suara tembakan. Razan rebah bersimbah darah. Demonstran dan paramedis yang dekat dengan Razan kaget. Mereka tak tahu dari mana peluru itu dilepaskan.

“Aku bersama dua rekan lantas mengangkat tubuh Razan ke ambulans untuk dibawa ke rumah sakit. Ia akhirnya dirujuk ke RS Gaza Eropa, Khan Younis. Tapi ternyata nyawanya tak lagi tertolong,” sesal Ibrahim.

baca juga

***

“Perlawanan ini bukan semata milik kaum laki-laki, tapi kami juga, perempuan-perempuan Palestina,” tutur Razan, dalam sebuah wawancara di kamp protes Gaza, sebulan sebelum ia menjadi martir.

Ia menuturkan, secara sukarela bergabung dalam korps paramedis dalam kampanye ”Great March of Return” karena dirinya belajar mengenai ilmu medis.

Razan menilai, perlawanan terhadap agresor Israel untuk kemerdekaan penuh negara Palestina kekinian tak lagi didominasi kaum tua. Api nasionalisme sudah sejak lama membakar kaum muda, seperti dirinya.

”Khusus bagi kaum perempuan, kami pemudi-pemudi Palestina hendak mendobrak pandangan konservatif sebagian golongan Palestina, terutama di Gaza,” tuturnya.

Bagi Razan, prinsipnya itu tak bisa lagi ditawar-tawar. Kemerdekaan Palestina adalah harga mati. Dia benar-benar membuktikannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kisah Perawat Palestina Razan Al Najjar yang Mati Ditembak Israel

Kisah Perawat Palestina Razan Al Najjar yang Mati Ditembak Israel

News | Sabtu, 02 Juni 2018 | 19:48 WIB

Israel Larang Orang Indonesia Berkunjung, Ini Respons Pemerintah

Israel Larang Orang Indonesia Berkunjung, Ini Respons Pemerintah

News | Rabu, 30 Mei 2018 | 20:01 WIB

Turis Indonesia Dilarang Masuk Ke Israel?

Turis Indonesia Dilarang Masuk Ke Israel?

Lifestyle | Rabu, 30 Mei 2018 | 18:50 WIB

Mulan Jameela Blak-blakan Kondisi Finansial Usai Berhijab

Mulan Jameela Blak-blakan Kondisi Finansial Usai Berhijab

Entertainment | Jum'at, 25 Mei 2018 | 19:19 WIB

Masjid Raya Pekanbaru Berhenti Datangkan Imam dari Palestina

Masjid Raya Pekanbaru Berhenti Datangkan Imam dari Palestina

News | Rabu, 23 Mei 2018 | 19:36 WIB

Terkini

Strategi ACC Tingkatkan Kualitas Layanan Melalui Solusi Finansial

Strategi ACC Tingkatkan Kualitas Layanan Melalui Solusi Finansial

Otomotif | Sabtu, 05 September 2026 | 14:48 WIB

5 Perbedaan Kulkas Direct Cooling vs No Frost, Penting Diketahui sebelum Membeli

5 Perbedaan Kulkas Direct Cooling vs No Frost, Penting Diketahui sebelum Membeli

Lifestyle | Sabtu, 05 September 2026 | 14:43 WIB

Kenapa Sepatu Lari Berwarna Mencolok dan Terang? Alasannya Lebih dari Sekadar Gaya-gayaan

Kenapa Sepatu Lari Berwarna Mencolok dan Terang? Alasannya Lebih dari Sekadar Gaya-gayaan

Lifestyle | Sabtu, 05 September 2026 | 14:31 WIB

Drama China How Dare You: Terjebak di Dunia Novel sebagai Tokoh Antagonis

Drama China How Dare You: Terjebak di Dunia Novel sebagai Tokoh Antagonis

Your Say | Sabtu, 05 September 2026 | 14:30 WIB

Saiful Tewas Diamuk Massa karena Tuduhan Pencurian Pisang di Lampung Selatan

Saiful Tewas Diamuk Massa karena Tuduhan Pencurian Pisang di Lampung Selatan

Lampung | Sabtu, 05 September 2026 | 14:24 WIB

Harga Emas Antam Ambruk Rp30 Ribu, Menuju Level Terendah Sebulan

Harga Emas Antam Ambruk Rp30 Ribu, Menuju Level Terendah Sebulan

Bisnis | Sabtu, 05 September 2026 | 14:17 WIB

Tablet Xiaomi Pad 9 Pro Max Siap Debut, Bawa Xring O3 yang Diklaim Tembus 5,22 Juta AnTuTu

Tablet Xiaomi Pad 9 Pro Max Siap Debut, Bawa Xring O3 yang Diklaim Tembus 5,22 Juta AnTuTu

Your Say | Sabtu, 05 September 2026 | 14:15 WIB

Kemacetan di Pelabuhan Ketapang Mulai Terurai, Antrean Truk dari 16 Km Jadi 7 Km

Kemacetan di Pelabuhan Ketapang Mulai Terurai, Antrean Truk dari 16 Km Jadi 7 Km

Jatim | Sabtu, 05 September 2026 | 14:14 WIB

Muncul Kubah Lava Baru di Gunung Anak Krakatau, PVMBG Jawab Kekhawatiran Potensi Tsunami

Muncul Kubah Lava Baru di Gunung Anak Krakatau, PVMBG Jawab Kekhawatiran Potensi Tsunami

News | Sabtu, 05 September 2026 | 14:10 WIB

Prajurit Penyiram Air Keras Tak Dipecat, Bentuk Normalisasi Teror Kekerasan Lewat Peradilan Militer?

Prajurit Penyiram Air Keras Tak Dipecat, Bentuk Normalisasi Teror Kekerasan Lewat Peradilan Militer?

News | Sabtu, 05 September 2026 | 14:05 WIB

×