Kontroversi Tong Sampah DKI Jakarta, Kenapa Beli Buatan Jerman?

Pebriansyah Ariefana, Lili Handayani

Selasa, 05 Juni 2018 | 09:26 WIB
Kontroversi Tong Sampah DKI Jakarta, Kenapa Beli Buatan Jerman?
Tong sampah DKI Jakarta buatan Jerman. (Dok DLH DKI Jakarta)

Suara.com - Kontroversi pembelian tong sampah buatan Jerman yang dibeli Dinas Lingkungan Hidup Pemprov DKI Jakarta ramai jadi perbincangan. Dinas Lingkungan Hidup menjelaskan lengkap kronologi pembelian tong sampah berukuran 660 liter itu.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta, Isnawa Adji menjelaskan pembelian itu untuk memodernisasi proses pengumpulan sampah Ibukota. Langkah ini diambil agar Jakarta sejajar dengan kota-kota maju dunia dalam layanan pengelolaan sampah.

Selama ini pola pengumpulan sampah dilakukan dengan cara tradisional, yaitu tukang gerobak mengumpulkan sampah dari permukiman, kemudian didumping di Tempat Penampungan Sampah Sementara (TPS). Setelah itu, diangkat kembali ke truk sampah untuk dikirim ke TPST Bantargebang.

“Proses ini tidak efektif dan tidak efisien. Coba kita hitung berapa kali sampah itu naik turun untuk bongkar muat saja. Naik ke gerobak di masing-masing rumah, turun dari gerobak di TPS, naik ke truk sampah dan turun lagi di TPST Bantargebang, ” kata Adji dalam pernyataan persnya, Senin (4/6/2018) kemarin.

Dengan tong sampah buatan Jerman itu, pola pengumpulan sampah eksisting secara bertahap akan dipangkas. Ilustrasinya, satu orang di Jakarta rata-rata menghasilkan 2-3 liter sampah per hari. Satu Tong Sampah jenis ini dapat menampung sampah yang dihasilkan kira-kira 330 orang atau setara 70 Kepala keluarga.

Ketika jadwal pengangkutan Garbage Bin, petugas dapat mendorong bin beroda ini ke lokasi truk compactor dan mengaitkan ke kait hidroliknya, maka sampah akan terangkat ke dalam truk compactor. Persis seperti di negara-negara maju.

Sedangkan untuk jalur pengumpulan sampah yang masih menggunakan gerobak atau gerobak motor, maka Garbage Bin 660 liter ini diletakan di TPS. Lokasi-lokasi permukiman padat yang jalannya sempit dan tidak dapat dilayani oleh truk compactor atau truk besar lainnya, maka sampah dari rumah-rumah di lokasi tersebut dikumpulkan oleh petugas gerobak motor ataupun tukang gerobak ke TPS.

“Selama ini sampah di TPS di dumping secara terbuka, ke depan sampah-sampah di TPS akan diwadahi di Garbage Bin, sehingga tertutup untuk menghindari bau yang menyebar,  berkembangbiaknya lalat, dan binatang vektor penyakit lainnya,” kata Adji.

Terlebih, menurut Adji, tahun ini Jakarta menjadi tuan rumah Asian Games. Jakarta ingin menorehkan catatan sejarah, salah satunya dengan memodernisasi dan meningkatan layanan pengelolaan sampah.

Tong sampah buatan Jerman ini dibeli lewat sistem e-purchasing melalui e-katalog Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). Mekanisme e-katalog memberikan keuntungan bagi pemerintah untuk memilih barang di e-katalog sesuai dengan kebutuhan.

Kenapa harus beli buatan Jerman? Ternyata Adji beralasan saat membeli produk itu tidak mendapati produk lokal di catalog. Sementara pilihan lain produk dari Cina.

 “Ini demi meyakinkan kami, bahwa penyedianya pun bukan perusahaan abal-abal, sehingga after sales service-nya dapat terjamin,” tutup dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jubaidi, Si Pemulung Sampah Buka Puasa dengan Jokowi

Jubaidi, Si Pemulung Sampah Buka Puasa dengan Jokowi

Bisnis | Senin, 04 Juni 2018 | 19:27 WIB

Baznas Nyatakan Tak Terlibat di Gerakan Amal Ramadan Jakarta

Baznas Nyatakan Tak Terlibat di Gerakan Amal Ramadan Jakarta

News | Senin, 04 Juni 2018 | 17:49 WIB

Pemprov DKI Jakarta Beli Tong Sampah dari Jerman Rp 9,6 Miliar

Pemprov DKI Jakarta Beli Tong Sampah dari Jerman Rp 9,6 Miliar

News | Senin, 04 Juni 2018 | 14:52 WIB

Polda Metro Jaya Luncurkan Program Berteman Jakarta, Apa Itu?

Polda Metro Jaya Luncurkan Program Berteman Jakarta, Apa Itu?

News | Senin, 04 Juni 2018 | 12:52 WIB

Jerman Kalah, Kimmich: Yang Positif dari Performa Kami Cuma Neuer

Jerman Kalah, Kimmich: Yang Positif dari Performa Kami Cuma Neuer

Bola | Minggu, 03 Juni 2018 | 18:41 WIB

Terkini

Terima Audiensi PB PMII, Mensos Gus Ipul: Pasal 31, 33, dan 34 Jadi Jantung Negara Kesejahteraan

Terima Audiensi PB PMII, Mensos Gus Ipul: Pasal 31, 33, dan 34 Jadi Jantung Negara Kesejahteraan

News | Selasa, 03 November 2026 | 19:05 WIB

Ekspansi Mobil Mewah Hongqi dan Foton Sapa Warga Lewat Indomobil Expo 2026

Ekspansi Mobil Mewah Hongqi dan Foton Sapa Warga Lewat Indomobil Expo 2026

Otomotif | Selasa, 03 November 2026 | 19:03 WIB

Wamensos Apresiasi Bupati Sidrap Sediakan Lahan untuk Rumah Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat

Wamensos Apresiasi Bupati Sidrap Sediakan Lahan untuk Rumah Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat

News | Selasa, 03 November 2026 | 19:01 WIB

Krisis Iklim Ancam Kesehatan Dunia, WHO Didesak Tetapkan Status Darurat

Krisis Iklim Ancam Kesehatan Dunia, WHO Didesak Tetapkan Status Darurat

Health | Selasa, 03 November 2026 | 19:01 WIB

Temuan Mencurigakan di Pemkot Makassar, Appi Janji Bongkar Habis 'Anomali'

Temuan Mencurigakan di Pemkot Makassar, Appi Janji Bongkar Habis 'Anomali'

Sulsel | Selasa, 03 November 2026 | 19:00 WIB

Rakyat Diminta Berhemat, Pejabat Menikmati Fasilitas Negara?

Rakyat Diminta Berhemat, Pejabat Menikmati Fasilitas Negara?

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 19:00 WIB

Sengketa Lahan Gunung Sindur Memanas: Proses Mediasi di Pengadilan Negeri Cibinong Berpotensi Gagal

Sengketa Lahan Gunung Sindur Memanas: Proses Mediasi di Pengadilan Negeri Cibinong Berpotensi Gagal

News | Selasa, 03 November 2026 | 18:58 WIB

Siap Garap Album Baru di Tahun 2027, My Chemical Romance Bakal Rehat Tur

Siap Garap Album Baru di Tahun 2027, My Chemical Romance Bakal Rehat Tur

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 18:45 WIB

Kabar Baik Warga Jakbar! Proyek Pelebaran Jalan Raya Joglo Dilanjutkan Usai Mandek Sejak 2019

Kabar Baik Warga Jakbar! Proyek Pelebaran Jalan Raya Joglo Dilanjutkan Usai Mandek Sejak 2019

News | Selasa, 03 November 2026 | 18:36 WIB

Tito Dorong Percepatan Penanganan Bencana, Daerah Diberi Ruang Tetapkan Status Tanggap Darurat

Tito Dorong Percepatan Penanganan Bencana, Daerah Diberi Ruang Tetapkan Status Tanggap Darurat

News | Selasa, 03 November 2026 | 18:36 WIB

×