Pemprov DKI Jakarta Beli Tong Sampah dari Jerman Rp 9,6 Miliar

Reza Gunadha, Ummi Hadyah Saleh

Senin, 04 Juni 2018 | 14:52 WIB
Pemprov DKI Jakarta Beli Tong Sampah dari Jerman Rp 9,6 Miliar
Laman Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah (LKPP) yang diakses pada Senin (4/6/2018), tertera pengadaan barang pemprov DKI berupa tempat sampah sebanyak 2.640 buah. [LKPP]

Suara.com - Pemprov DKI Jakarta kembali menjadi sorotan publik, setelah mereka diketahui membeli ribuan tong sampah dari Jerman dengan total biaya mencapai lebih dari Rp 9 miliar.

Dalam laman Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah (LKPP) yang diakses pada Senin (4/6/2018), tertera pengadaan barang pemprov DKI berupa tempat sampah sebanyak 2.640 buah.

Satu tong sampah tersebut diberi harga USD 253 atau setara Rp 3,5 juta. Sementara biaya pengiriman ribuan tong sampah itu adalah USD 5.581 atau setara Rp 79,2 juta.

Dengan demikian, dalam laman itu disebutkan total biaya yang dibayar pemprov adalah Rp 9,6 miliar. Sedangkan pihak rekanan yang akan mengurus pembelian barang itu adalah PT Groen Indonesia.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jakarta Isnawa Adji mengatakan, pembelian tong sampah berkapasitas 660 liter tersebut untuk memodernisasi pengumpulan sampah di ibu kota.

“Itu untuk memodernisasi pengumpulan sampah, supaya Jakarta bisa sejajar dengan kota-kota maju dunia dalam pelayanan serta pengelolaan sampah,” tutur Isnawa, Senin (4/6/2018).

Selama ini, kata dia, pola pengumpulan sampah di Jakarta masih dilakukan melalui cara tradisional, yakni terdapat petugas bergerobak berkeliling ke permukiman.

Setelahnya, petugas bergerobak itu membuang sampah yang dikumpulkannya ke tempat pembuangan sampah sementara (TPSS). Selanjutnya, ada truk yang mengangkut semua sampah di TPSS ke TPS Terakhir Bantargebang.

“Proses ini tidak efektif dan tidak efisien. Coba dihitung berapa kali sampah itu naik turun untuk bongkar muat saja. Naik ke gerobak di masing-masing rumah, turun dari gerobak di TPSS, naik ke truk sampah dan turun lagi di TPST Bantargebang," ujar Isnawa.

baca juga

Nantinya, setelah mendapat ribuan tong sampah asal Jerman, Isnawa memastikan pola tradisional seperti itu terpangkas.

“Untuk jalur pengumpulan sampah yang sudah dilalui truk sampah tertutup yang dilengkapi mesin pengepras sampah, maka lokasi-lokasi tersebut akan disediakan tong-tong sampah itu. Warga nantinya bisa membuang sampah di tong itu,” jelasnya.

Sementara untuk kawasan-kawasan yang dilalui petugas bergerobak, maka tong sampah tersebut bakal diletakkan di TPSS.

Dalam perkiraan Isnawa, satu warga di Jakarta bisa menghasilkan 2 sampai 3 liter sampah per hari. Dengan kapasitas 660 liter, tong sampah buatan luar negeri itu bisa menampung sampah 330 orang atau 70 kepala keluarga.

"Selain memodernisasi sistem pembuangan sampah, pertimbangan lain kami untuk membeli tong sampah itu adalah Jakarta menjadi tuan rumah Asian Games 2018. Sesuai pesan Pak Gubernur Anies Baswedan dan Wagub Sandiaga Uno, Jakarta harus menjadi tuan rumah yang baik. Harus menorehkan sejarah, salah satunya ya meningkatkan pelayanan sampah ini,” tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polda Metro Jaya Luncurkan Program Berteman Jakarta, Apa Itu?

Polda Metro Jaya Luncurkan Program Berteman Jakarta, Apa Itu?

News | Senin, 04 Juni 2018 | 12:52 WIB

Raih Predikat WTP, Anies: Ini Berkah Ramadan

Raih Predikat WTP, Anies: Ini Berkah Ramadan

News | Senin, 28 Mei 2018 | 16:09 WIB

Anies Baswedan Akan Mengkaji 22 Ramadan sebagai HUT Jakarta

Anies Baswedan Akan Mengkaji 22 Ramadan sebagai HUT Jakarta

News | Sabtu, 26 Mei 2018 | 23:52 WIB

Tak Hanya PNS, Tenaga PHL Jakarta Juga Terima THR

Tak Hanya PNS, Tenaga PHL Jakarta Juga Terima THR

News | Kamis, 24 Mei 2018 | 13:18 WIB

Bos Baru Dharma Jaya Diminta Penuhi Kebutuhan Daging di Jakarta

Bos Baru Dharma Jaya Diminta Penuhi Kebutuhan Daging di Jakarta

News | Kamis, 24 Mei 2018 | 12:57 WIB

Terkini

Kantor Digembok dan Rp120 Miliar Terancam Menguap: Menhaj Sidak Travel Umrah Bermasalah di Jombang

Kantor Digembok dan Rp120 Miliar Terancam Menguap: Menhaj Sidak Travel Umrah Bermasalah di Jombang

Jatim | Sabtu, 19 September 2026 | 07:40 WIB

PAN Terbelah Soal Parliamentary Threshold 5 Persen, Zulhas: Kalau Sepakat Kami Ikut

PAN Terbelah Soal Parliamentary Threshold 5 Persen, Zulhas: Kalau Sepakat Kami Ikut

News | Sabtu, 19 September 2026 | 07:40 WIB

Punya Potensi Cepat Kaya, Cek Apakah Zodiak Kamu Masuk dalam Daftar Ini!

Punya Potensi Cepat Kaya, Cek Apakah Zodiak Kamu Masuk dalam Daftar Ini!

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 07:35 WIB

Wamen Diktisaintek: Kita Jangan Bermimpi Kalahkan AS dan China!

Wamen Diktisaintek: Kita Jangan Bermimpi Kalahkan AS dan China!

News | Sabtu, 19 September 2026 | 07:30 WIB

Ulasan The Invisible Man: Ketika Ilmu Pengetahuan Kehilangan Kendali

Ulasan The Invisible Man: Ketika Ilmu Pengetahuan Kehilangan Kendali

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 07:30 WIB

Musim Kemarau Bikin Sungai Cisadane Surut

Musim Kemarau Bikin Sungai Cisadane Surut

Foto | Sabtu, 19 September 2026 | 07:30 WIB

Bisnis Emas Harga Miring Berujung Petaka, Rp6,8 Miliar Raib

Bisnis Emas Harga Miring Berujung Petaka, Rp6,8 Miliar Raib

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 07:20 WIB

Novo Nordisk Umumkan Ubah Nama Jadi Novo, Siapkan Jurus Baru Hadapi Persaingan

Novo Nordisk Umumkan Ubah Nama Jadi Novo, Siapkan Jurus Baru Hadapi Persaingan

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 07:13 WIB

Perbedaan Shio Macan Kayu, Api, Tanah, Logam dan Air, Tidak Semua Macan Punya Karakter Sama

Perbedaan Shio Macan Kayu, Api, Tanah, Logam dan Air, Tidak Semua Macan Punya Karakter Sama

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 07:10 WIB

Drama Korea Love Your Enemy: Ditakdirkan untuk Saling Bertemu dan Bersaing

Drama Korea Love Your Enemy: Ditakdirkan untuk Saling Bertemu dan Bersaing

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 07:00 WIB

×