Aher Pastikan Semua Jalur di Jabar Siap Dilewati Pemudik

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 06 Juni 2018 | 04:30 WIB
Aher Pastikan Semua Jalur di Jabar Siap Dilewati Pemudik
Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan. (Suara.com/Rambiga)

Suara.com - Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan menyebut sejumlah ruas jalan baik jalur utara, tengah dan selatan di wilayah Jawa Barat siap digunakan pada musim mudik Lebaran 2018 mendatang.

"Jalur mudik siap. Tentu biasa, kawasan utara sejak ada Tol Cipali lebih lancar. Kemudian tengah selatan juga lancar. Apalagi selatan diperlancar karena bisa digunakan dari Pelabuhan Ratu, Tasik, Pangandaran, Cilacap sampai ke Banyuwangi," katanya, saat ditemui Suara.com, di Kota Bogor, Selasa (5/6/2018).

Lelaki yang akrab disapa Aher ini menambahkan, sebagaimana dianjurkan oleh Kementerian PUPR terdapat jalur altermatif di bagian selatan Jawa Barat yang dapat digunakan masyatakat untuk mudik Lebaran menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur.

"Ada jalur alternatif satu lagi sekarang selain yang sudah ada. Disamping di kawasan utara ada Tol Cipali, lanjut Transjawa Tolnya sudah beres sebagian besarnya, jalur selatan juga bisa digunakan bahkan selatan ini kalau masyarakat pakai itu sangat indah melewati Garut, Tasik, pangandaran," jelasnya.

Dengan demikian, Aher menyatakan bahwa secara keseluruhan ruas jalan di wilayah Jawa Barat telah siap digunakan pada musim mudik Lebaran 2018.

"Jadi saya menyatakan Jawa Barat sebagai kawasan musik paling padat karena orang mau ke Jateng, Jatim lewat Jabar. Nanti ketika balik juga lewat Jabar. Jadi diantara provinsi di jawa yang paling padat arus mudiknya aya Jabar. Insya Allah sudah siap semua. Termasuk marka jalan dan penerangan," tutupnya.

Pemprov Jawa Barat melarang penggunaan kendaraan dinas digunakan pegawai negeri sipil (PNS) untuk mudik Lebaran 2018. Aher menyebut kebijakan tersebut dilakukan seperti tahun-tahun sebelumnya untuk menghindari adanya polemik di masyarakat terkait penggunaan kendaraan milik negara.

"Saya sudah katakan sejak awal bahwa mobil dina tidak bisa digunakan untuk mudik," katanya.

"Dari pada jadi polemik berkepanjangan dan terus-terusan, saya tiap tahun mengeluarkan edaran bahwa kendaraan dinas jangan dipakai mudik," tambahnya.

Jika ada PNS yang tetap memakai kendaraan dinas untuk mudik akan diberi sanksi sesuai aturan yang berlaku. Namun, lanjut Aher, hingga tahun ke tahun belum ada PNS yang melanggar aturan tersebut.

"Perasaan Jabar tidak ada yang melanggar ya tiap tahun. Ketika gubernur bilang jangan, dilarang, nggak ada tuh yangg melanggar. Patuh, nurut," pungkasnya. (Rambiga)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menkes: Kecelakaan Pemudik Banyak Terjadi di Luar Jalan Tol

Menkes: Kecelakaan Pemudik Banyak Terjadi di Luar Jalan Tol

News | Rabu, 06 Juni 2018 | 00:30 WIB

Menkominfo Jamin Jaringan Telekomunikasi Siap Sambut Pemudik

Menkominfo Jamin Jaringan Telekomunikasi Siap Sambut Pemudik

Tekno | Selasa, 05 Juni 2018 | 21:39 WIB

Menteri BUMN Lepas Keberangkatan Peserta Mudik Gratis KAI

Menteri BUMN Lepas Keberangkatan Peserta Mudik Gratis KAI

Bisnis | Selasa, 05 Juni 2018 | 19:26 WIB

TNI Siapkan Kapal Perang untuk Armada Mudik Lebaran 2018

TNI Siapkan Kapal Perang untuk Armada Mudik Lebaran 2018

News | Selasa, 05 Juni 2018 | 16:12 WIB

Anies: Matikan Listrik dan Gas saat Rumah Ditinggal Mudik

Anies: Matikan Listrik dan Gas saat Rumah Ditinggal Mudik

News | Selasa, 05 Juni 2018 | 16:06 WIB

Terkini

Sedih Hutan Terus Terbakar, Prabowo Kantongi 95 Nama Perusahaan Nakal

Sedih Hutan Terus Terbakar, Prabowo Kantongi 95 Nama Perusahaan Nakal

News | Sabtu, 19 September 2026 | 10:53 WIB

Sembunyi di Bekas Gudang, Pria di Bandar Lampung Ditangkap Usai Cabuli Anak di Bawah Todongan Pisau

Sembunyi di Bekas Gudang, Pria di Bandar Lampung Ditangkap Usai Cabuli Anak di Bawah Todongan Pisau

Lampung | Sabtu, 19 September 2026 | 10:49 WIB

Review Film Taboo: The Silent Day, Malapetaka di Balik Pengabaian Adat Bali

Review Film Taboo: The Silent Day, Malapetaka di Balik Pengabaian Adat Bali

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 10:45 WIB

Bromo Tutup Akibat Karhutla, Kemenpar Klaim Minat Kunjungan Wisatawan Tidak Menurun

Bromo Tutup Akibat Karhutla, Kemenpar Klaim Minat Kunjungan Wisatawan Tidak Menurun

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 10:42 WIB

Harga Emas Antam Naik Lagi, Tembus Rp2,6 Juta per Gram

Harga Emas Antam Naik Lagi, Tembus Rp2,6 Juta per Gram

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 10:41 WIB

Danny Setiawan Meninggal Dunia, Eks Gubernur Jabar yang Dikenal Dedi Mulyadi sebagai 'Ahli Kebaikan'

Danny Setiawan Meninggal Dunia, Eks Gubernur Jabar yang Dikenal Dedi Mulyadi sebagai 'Ahli Kebaikan'

News | Sabtu, 19 September 2026 | 10:40 WIB

Berita Buruk Bukan Sekadar Kabar: Di Balik Layar Ada Orang yang Menderita

Berita Buruk Bukan Sekadar Kabar: Di Balik Layar Ada Orang yang Menderita

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 10:30 WIB

4 Rekomendasi Cushion Anti Gesekan Helm Motor untuk Komuter, Sudah Ada SPF-nya

4 Rekomendasi Cushion Anti Gesekan Helm Motor untuk Komuter, Sudah Ada SPF-nya

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 10:27 WIB

KPK Geledah Rumah Dirjen ATR/BPN Lampri, Bukti Aliran Uang Korupsi Ditemukan!

KPK Geledah Rumah Dirjen ATR/BPN Lampri, Bukti Aliran Uang Korupsi Ditemukan!

News | Sabtu, 19 September 2026 | 10:19 WIB

Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis

Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 10:15 WIB

×