Harga Tiket Kereta Sleeper Cuma Beda Rp 200 Ribu dari Bisnis

Reza Gunadha, Nikolaus Tolen

Selasa, 12 Juni 2018 | 14:39 WIB
Harga Tiket Kereta Sleeper Cuma Beda Rp 200 Ribu dari Bisnis
PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) resmi mengoperasikan Kereta Api kelas luxury jenis Sleeper, Selasa (12/6/2018) hari ini. (Suara.com/Nikolaus Tolen)

Suara.com - PT Kereta Api Indonesia mengoperasikan kereta sleeper berfasilitas mewah sekelas kabin bisnis pesawat, untuk melayani kebutuhan pemudik Idul Fitri 1439 Hijriah, Juni 2018.

Gerbong berkapasitas 18 kursi tersebut berbeda dengan kereta api kelas bisnis. Kursi di gerbong itu bisa direbahkan hingga kemiringan 170 derajat, sehingga cocok untuk tidur.

Setiap kursi memunyai pembatas sendiri sehingga tampak seperti ruang pribadi, dan dilengkapi televisi 12 inci.

Meski perbedaannya sangat mencolok dibandingkan kereta kelas bisnis, harga tiket kereta api sleeper seat ini hanya dibanderol sebesar Rp 900 ribu, atau Rp 200 ribu lebih mahal ketimbang gerbong kelas bisnis.

"Harga tiket untuk layanan ekslusif terbaru ini dibanderol sebesar Rp 900.000. Tarif ini merupakan harga promo yang berlaku selama sebulan ini," kata Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (12/6/2018).

Edi mengatakan, tiket gerbong itu bisa didapatkan dari banyak saluran pembelian. Namun, khusus untuk hari ini, semua tiket untuk gerbong itu sudah laku terjual.

"Masyarakat dapat melakukan pemesana tiket dari  berbagai saluran pemesanan tiket KAI mulai 11 Juni 2018," katanya.

Edi mengatakan, pengadaan gerbong mewah pada tahun ini untuk meningkatkan pelayanan PT KAI kepada masyarakat. Karenanya, dia berharap setelah menikmati perjalanan perdana kali ini, masyarakat merasa nyaman.

"Ini merupakan salah satu bentuk inovasi dari PT KAI untuk meningkatkan layanan. Dengan adanya luxury class ini, masyarakat memiliki lebih banyak pilihan jenis pejalanan sesuai tarif dan pelayanannya," kata Edi.

Untuk diketahui, PT KAI merangkaikannya keempat gerbong mewah tersebut ke rangkaian kereta Argo Anggrek dengan rute stasiun Gambir menuju stasiun Pasarturi, Surabaya, dan sebaliknya.

Total penumpang yang dapat diangkut oleh kereta mewah tersebut adalah 72 penumpang, karena setiap gerbong terdiri dari 18 kursi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Harga Promo dan Mudik Nyaman, Orang Ini Pilih Naik Kereta Sleeper

Harga Promo dan Mudik Nyaman, Orang Ini Pilih Naik Kereta Sleeper

News | Selasa, 12 Juni 2018 | 13:47 WIB

Begini Kemewahan Fasilitas Kereta Api Luxury Sleeper

Begini Kemewahan Fasilitas Kereta Api Luxury Sleeper

News | Selasa, 12 Juni 2018 | 12:34 WIB

Pemudik Keluhkan Tiket Mudik Kereta Api Cepat Habis

Pemudik Keluhkan Tiket Mudik Kereta Api Cepat Habis

News | Minggu, 10 Juni 2018 | 13:02 WIB

Kemenhub: 466.287 Pemudik Gunakan Jasa Kereta Api

Kemenhub: 466.287 Pemudik Gunakan Jasa Kereta Api

News | Sabtu, 09 Juni 2018 | 16:27 WIB

Puasa Minum di Kereta Api, Pemudik Disabilitas Keluhkan Ini

Puasa Minum di Kereta Api, Pemudik Disabilitas Keluhkan Ini

News | Sabtu, 09 Juni 2018 | 12:34 WIB

Terkini

Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI

Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 00:04 WIB

Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami

Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 22:48 WIB

Sempat Dikeluhkan karena Galian Berbahaya, Proyek PAM Jaya di Condet Kini Mulai Alirkan Air Bersih

Sempat Dikeluhkan karena Galian Berbahaya, Proyek PAM Jaya di Condet Kini Mulai Alirkan Air Bersih

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:43 WIB

Menanti Nyanyian Sony Sonjaya, Siapa Saja Petinggi di Balik Skandal Korupsi MBG?

Menanti Nyanyian Sony Sonjaya, Siapa Saja Petinggi di Balik Skandal Korupsi MBG?

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:41 WIB

Tabrak Lari Tewaskan Tokoh Pramuka Tangerang, Polisi Kantongi Identitas Kendaraan

Tabrak Lari Tewaskan Tokoh Pramuka Tangerang, Polisi Kantongi Identitas Kendaraan

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36 WIB

Kejagung Sasar Kantor dan Rumah Tersangka Korupsi MBG, Dokumen hingga Barang Bukti Elektronik Disita

Kejagung Sasar Kantor dan Rumah Tersangka Korupsi MBG, Dokumen hingga Barang Bukti Elektronik Disita

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:28 WIB

Bansos Sarung dan Mukena Dikorupsi, Eks Legislator NTB Cuma Dituntut 2 Tahun Bui

Bansos Sarung dan Mukena Dikorupsi, Eks Legislator NTB Cuma Dituntut 2 Tahun Bui

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:53 WIB

Moratorium MBG Bikin Investor Menjerit, Jupnas Gizi: Ini Rapor Merah

Moratorium MBG Bikin Investor Menjerit, Jupnas Gizi: Ini Rapor Merah

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:52 WIB

Dijuluki 'Banjir Abadi', Genangan di Joglo Kembangan Akhirnya Ditangani Pemkot Jakbar

Dijuluki 'Banjir Abadi', Genangan di Joglo Kembangan Akhirnya Ditangani Pemkot Jakbar

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:51 WIB

Babak Baru Korupsi MBG, Asep Yusuf Somantri Punya Tugas 'Spesial' Atur SPPG

Babak Baru Korupsi MBG, Asep Yusuf Somantri Punya Tugas 'Spesial' Atur SPPG

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:49 WIB