Fadli Zon: Gus Yahya Sama Saja Akui Keberadaan Negara Israel

Reza Gunadha | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Rabu, 13 Juni 2018 | 14:20 WIB
Fadli Zon: Gus Yahya Sama Saja Akui Keberadaan Negara Israel
Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon seusai melakukan pertemuan dengan Gubernur DIY di Kantor Kepatihan, Senin (28/5/2018). [Suara.com/Somad]

Suara.com - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon terus melancarkan kritik terhadap Katib Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya, karena memenuhi undangan acara di Israel.

Kritik itu diutarakan Wakil Ketua DPR tersebut melalui akun Twitter pribadinya, @fadlizon. Padahal, kritiknya tersebut telah menyebabkan Wakil Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Mohammad Nuruzzaman mengundurkan diri.

"Saya mengkritik kehadiran Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Yahya Staquf, dalam konferensi tahunan Forum Global AJC (Komite Yahudi Amerika) yang digelar di Yerusalem 10-13 Juni 2018 kemarin," ujar Fadli melalui akun Twitternya seperti dilihat Suara.com, Rabu (13/6/2018).

Menurut Fadli, kedatangan Yahya ke Israel telah melanggar konstitusi dan Undang-undang Nomor 37 tahun 1999 tentang Hubungan Luar Negeri.

Yahya yang juga menjabat sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden, melakukan kunjungan ke Israel guna memenuhi undangan sebagai pembicara The David Amar Worldwide North Africa Jewish Heritage Center pada Minggu (10/6/2018).

Video Yahya saat menjadi pembicara beredar di media sosial, sehingga menuai pro dan kontra di dalam negeri.

"Sehingga, kunjungan anggota Wantimpres Yahya Staquf ke Israel, selain bertentangan dengan konstitusi, rentan ditafsirkan sebagai simbol pengakuan pejabat negara Indonesia secara de facto atas keberadaan Israel," kata dia.

Kemudian, Fadli juga menolak klaim yang dilakukan Yahya dan pemerintah Indonesia, kalau kunjungannya ke Israel atas nama pribadi.

"Staquf adalah penasihat presiden, anggota Dewan Pertimbangan Presiden. Posisinya setingkat menteri yang berarti juga pejabat negara," jelas Fadli.

Menurut Fadli, video Yahya saat menjadi pembicara tidak ada kalimat yang dikeluarkan menegaskan keberpihakan Indonesia pada Palestina.

"Bahkan dari video yang beredar, tak ada kata Palestina dalam pernyataan-pernyataan Staquf. Apakah ini menandai sikap polugri (politik luar negeri) Indonesia yang sudah meninggalkan prinsip bebas aktifnya? Atau telah mengubah kebijakannya terhadap Israel? " kata Fadli.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, kapasitas Yahya menyambangi Jerusalem atas nama pribadi, bukan berdasarkan kapasitasnya sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden.

"Itu adalah urusan pribadi. Beliau menyampaikan urusan pribadi, karena beliau diundang sebagi pembicara di Israel," kata Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (12/6/2018).

Jokowi mengatakan, yang disampaikan Yahya di Israel Council on Foreign Relations (ICFR) tetap untuk mendukung kemerdekaan di Palestina.

"Dia belum pulang, intinya juga untuk berikan dukungan pada Palestina," ujar Jokowi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gerindra Sebut Eks Wasekjennya Ahokers yang Cari Sensasi

Gerindra Sebut Eks Wasekjennya Ahokers yang Cari Sensasi

News | Rabu, 13 Juni 2018 | 13:44 WIB

Kesal dengan Fadli, Nurruzaman Dinilai Wajar Mundur dari Gerindra

Kesal dengan Fadli, Nurruzaman Dinilai Wajar Mundur dari Gerindra

News | Rabu, 13 Juni 2018 | 11:57 WIB

Fadli Zon Dinilai Hina Gus Yahya Staquf, Wasekjen Gerindra Mundur

Fadli Zon Dinilai Hina Gus Yahya Staquf, Wasekjen Gerindra Mundur

News | Selasa, 12 Juni 2018 | 22:30 WIB

Anggota Watimpres Gus Yahya ke Israel, Ini Penjelasan Jokowi

Anggota Watimpres Gus Yahya ke Israel, Ini Penjelasan Jokowi

News | Selasa, 12 Juni 2018 | 15:57 WIB

Isu Palestina Jadi Prioritas Indonesia di Dewan Keamanan PBB

Isu Palestina Jadi Prioritas Indonesia di Dewan Keamanan PBB

News | Selasa, 12 Juni 2018 | 15:49 WIB

Terkini

Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto

Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 22:52 WIB

Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes

Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 22:21 WIB

Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi

Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:45 WIB

Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?

Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:31 WIB

KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan

KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:26 WIB

AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?

AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:20 WIB

Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office

Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16 WIB

Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama

Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:13 WIB

33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!

33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:42 WIB

Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!

Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:42 WIB