Kesal dengan Fadli, Nurruzaman Dinilai Wajar Mundur dari Gerindra

Pebriansyah Ariefana, Ria Rizki Nirmala Sari

Rabu, 13 Juni 2018 | 11:57 WIB
Kesal dengan Fadli, Nurruzaman Dinilai Wajar Mundur dari Gerindra
Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon seusai melakukan pertemuan dengan Gubernur DIY di Kantor Kepatihan, Senin (28/5/2018). [Suara.com/Somad]

Suara.com - Anggota Dewan Pembina DPP Partai Gerindra Habiburokhman menilai tindakan Wasekjen DPP Partai Gerindra Mohammad Nurruzaman mengkritik Fadli Zon tidak tepat. Pasalnya, bukan hanya Fadli Zon saja yang melayangkan kritik Yahya Staquf.

Habiburokhman mengatakan bahkan untuk tingkat MUI serta PBNU saja tidak menganggap kehadiran Yahya Staquf bukan mewakili organisasi melainkan pribadi.

"Pak Yahya ini diprotes bukan hanya oleh Bang Fadli, tetapi juga banyak tokoh dari partai lain. Bahkan MUI dan PBNU menyatakan kehadiran Pak Yahya disana tidak ada hubungannya dengan organisasi," kata Habiburokhman dalam keterangannya, Rabu (13/6/2018).

Selain itu, Habiburokhman menganggap wajar dengan keputusan Nurruzaman untuk mengundurkan diri dari kursi Wasekjen DPP Partai Gerindra.

"Fenomena adanya kader yang berhenti berjuang atau bahkan keluar dan mundur dari gerakan perjuangan seperti Gerindra adalah hal yang wajar, karena memang perjuangan ini tidak menjanjikan sesuatu yang instan seperti pangkat, jabatan atau kedudukan," katanya.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR Fadli Zon menyentil Katib Am Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH Yahya Cholil Staquf yang memberikan kuliah umum di The Israel Council on Foreign Relations oleh American Jewish Committee (AJC).

Dalam pidatonya, Yahya Staquf mengatakan kehadirian dirinya untuk melanjutkan langkah mantan Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur terkait toleransi beragama.

Fadil Zon anggap hal itu memalukan bangsa Indonesia karena dianggap tidak menghargai perjuangan Palestina. Berikut isi twitternya Fadli Zon yang diposting Selasa (13/6/2018).

"Cuma ngomong begitu doang ke Israel. Ini mmemalukan bangsa Indonesia. Tak ada sensitivitas pada perjuangan Palestina. #2019GantiPresiden”.

Karena sentilan Fadli Zon itu, Nurruzaman secara resmi mengundurkan diri dari Parta Gerindra karena tidak terima atas penilaian Fadli terhadap Yahya.

Selain itu, kritikan Fadli Zon itu pun dirasa Nurruzaman semakin memperkuat anggapannya bahwa Partai Gerindra hanya senang bermain-main dengan isu SARA.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Fadli Zon Dinilai Hina Gus Yahya Staquf, Wasekjen Gerindra Mundur

Fadli Zon Dinilai Hina Gus Yahya Staquf, Wasekjen Gerindra Mundur

News | Selasa, 12 Juni 2018 | 22:30 WIB

Komentar Spanduk Jalan Tol Pak Jokowi, Fadli Zon Dibilang Cemen

Komentar Spanduk Jalan Tol Pak Jokowi, Fadli Zon Dibilang Cemen

News | Senin, 11 Juni 2018 | 09:24 WIB

DPR Dukung Peningkatan Kerja Sama Indonesia - Lebanon

DPR Dukung Peningkatan Kerja Sama Indonesia - Lebanon

DPR | Jum'at, 08 Juni 2018 | 15:59 WIB

Kemenrisrekdikti Awasi Ponsel Mahasiswa, Fadli Zon: Itu Konyol

Kemenrisrekdikti Awasi Ponsel Mahasiswa, Fadli Zon: Itu Konyol

News | Jum'at, 08 Juni 2018 | 14:04 WIB

Fadli Zon Sebut BPIP Sebagai Wadah yang Tidak Jelas

Fadli Zon Sebut BPIP Sebagai Wadah yang Tidak Jelas

News | Jum'at, 08 Juni 2018 | 14:02 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×