Pegawai KPK: Kalau Jokowi Serius Lawan Korupsi, Bikin TGPF Novel

Reza Gunadha | Nikolaus Tolen | Suara.com

Senin, 18 Juni 2018 | 14:16 WIB
Pegawai KPK: Kalau Jokowi Serius Lawan Korupsi, Bikin TGPF Novel
Penyidik Senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan resmi melepaskan jabatannya sebagai Ketus Wadah Pegawai KPK, Senin (28/5/2018). (Dok KPK)

Suara.com - Presiden Joko Widodo telah didesak banyak pihak untuk membentuk tim gabungan pencari fakta, guna menungkap pelaku teror penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan.

Sedikitnya desakan itu ditegaskan aktivis Masyarakat Sipil Anti Korupsi, dan bahkan Novel sendiri. Sebab, kasus itu telah bertahun-tahun tanpa kejelasan.

Sementara organisasi Wadah Pegawai KPK menegaskan, pembentukan TGPF kasus Novel itu bisa menjadi tolok ukur Jokowi serius atau tidak memberantas korupsi.

"Kenapa TGPF? karena di sinilah masyarakat akan menilai keseriusan presiden," kata Ketua WP KPK Yudi Purnomo Harahap kepada wartawan, Senin (18/6/2018).

Dia meminta pemerintah tidak boleh kalah dari teror dan harus melindungi penegak hukumnya. Karenanya, pelaku harus segera ditangkap. Sebab tidak tertutup kemungkinan akan mengulangi perbuatannya atau ditiru oleh orang lain.

Namun, hal itu hanya bisa diwujudkan dengan komitmen serius atas penuntasan kasus Novel Baswedan. Langkah luar biasa harus diambil oleh presiden ketika pengusutan perkara itu tak kunjung bergerak maju.

"TGPF yang independen menjadi satu-satunya jalan untuk memecah kebuntuan tidak berujung atas penyelesaian kasus Novel. Tentunya dengan syarat, tim tersebut dibentuk bukan hanya dari kepolisian atau KPK, meainkan ahli yang relevan, tokoh independen, untuk bisa menjamin upaya pengungkapan dilakukan secara transparan dan akuntabel," katanya.

Yudi berharap, desakan yang disampaikan oleh WP KPK ini menjadi yang terakhir. Jokowi diharapkan segera memenuhi permintaan Novel untuk membentuk TGPF. Pasalnya, ada dugaan keterlibatan Jenderal Polri dalam kasus tersebut.

"Tokoh-tokoh sudah bicara, LSM-LSM sudah bicara, tapi apa respons dari istana, tidak ada kan? Semoga pernyataan saya bisa menjadi pamungkas," tutup Yudi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Novel Baswedan: Saya Menunggu Janji Bapak Presiden

Novel Baswedan: Saya Menunggu Janji Bapak Presiden

News | Senin, 18 Juni 2018 | 06:34 WIB

Libur Lebaran, Jokowi Nostalgia di Balai Kota Solo

Libur Lebaran, Jokowi Nostalgia di Balai Kota Solo

News | Minggu, 17 Juni 2018 | 19:06 WIB

Kritik Jokowi, AHY Diminta Belajar kepada Ibas

Kritik Jokowi, AHY Diminta Belajar kepada Ibas

News | Minggu, 17 Juni 2018 | 18:31 WIB

Misbakhun: AHY Belum Pantas Kritik Jokowi

Misbakhun: AHY Belum Pantas Kritik Jokowi

News | Minggu, 17 Juni 2018 | 17:15 WIB

Balada Kasus Habib Rizieq Hingga Terbitnya SP3

Balada Kasus Habib Rizieq Hingga Terbitnya SP3

News | Minggu, 17 Juni 2018 | 15:56 WIB

Terkini

Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi

Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:30 WIB

Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR

Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:33 WIB

Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan

Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:29 WIB

Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?

Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:23 WIB

Menteri PU Nyetir Sendiri Lintasi Trans Jawa, Puji Kualitas Tol Bebas Lubang

Menteri PU Nyetir Sendiri Lintasi Trans Jawa, Puji Kualitas Tol Bebas Lubang

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:15 WIB

Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran

Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:10 WIB

Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya

Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:49 WIB

Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan

Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:43 WIB

Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas

Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:40 WIB

Bersama Anak Yatim Piatu, Boni Hargens Gelar Doa bagi Perdamaian Dunia

Bersama Anak Yatim Piatu, Boni Hargens Gelar Doa bagi Perdamaian Dunia

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:05 WIB