Arus Balik Macet Sampai 10 Km, Kemenhub Optimis Cepat Terurai

Pebriansyah Ariefana | Lili Handayani | Suara.com

Senin, 18 Juni 2018 | 17:34 WIB
Arus Balik Macet  Sampai 10 Km, Kemenhub Optimis Cepat Terurai
Deretan kendaraan arus balik lebaran Idul Fitri 1439 H yang terlihat terjebak macet di Jalur Pantura, Tegal, Jawa Tengah, Minggu (17/6/2018). [Antara/Oky Lukmansyah]

Suara.com - Inspektur Jenderal Kementerian Perhubungan Wahyu Satrio Utomo menjelaskan kepadatan di jalur nasional pada umumnya mencapai 5 km hingga 10 km saat musim arus balik. Namun kepadatan tersebut tidak berlangsung lama.

“Ada sekitar 5-10 km. Tapi cepat terurailah, nggak terlalu lama. Terutama jalur-jalur nasional yang di Tol,” ujar Wahyu di Gedung Kemehub, Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Minggu (18/6/2018).

Lama waktu terurainya kepadatan jalan tersebut juga tidak dapat dipastikan. Bisa setengah hingga 1 jam. Skenario atau rekayasa jalur yang dilakukan Polri cukup berpengaruh untuk mengurai kepadatan lebih cepat.

Ia menjelaskan jika dirinya telah memantau di beberapa daerah seperti Denpasar, Ambon, Pontianak dan Batam. Namun hingga saat ini, belum ada peningkatan angka arus balik.

Selain itu, Wahyu menjelaskan extra flight yang disediakan dari awal arus mudik hingga saat ini belum terpakai. Meskipun begitu, pihak penyelenggara tetap menyediakan extra flight untuk mengatisipsi lonjakan juga sekaligus dapat memenuhi kebutuhan.

“Jumlah extra flight yang disediakan itu belum tergunakan secara maksimal sampai hari ini,”katanya.

Yang jelas, lanjutnya, dibandingkan puncak arus mudik belum signifikan. Harusnya keberangkatan mudik mencapai 100 ribu dan mencapi jumlah yang sama saat menjelang arus balik. Jumlah tersebut dapat terjadi, diperkirakan pada 19-20 nanti. Ia berharap agar arus mudik nanti tidak terjadi penumpukan.

“Jadi mulai hari ini sudah mulai pulang. Hari ini pulang gitu kan. Mudah-mudahan nggak terlalu numpuk ya,” tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Balon Udara Masih Boleh Terbang, Meski Tetap Pakai Izin Khusus

Balon Udara Masih Boleh Terbang, Meski Tetap Pakai Izin Khusus

News | Senin, 18 Juni 2018 | 15:54 WIB

Kemenhub Ingatkan Transportasi Mudik Agar Tak Lebihi Batas Muatan

Kemenhub Ingatkan Transportasi Mudik Agar Tak Lebihi Batas Muatan

News | Senin, 18 Juni 2018 | 14:03 WIB

Selama Arus Mudik, Korban Meninggal Turun 63 Persen

Selama Arus Mudik, Korban Meninggal Turun 63 Persen

News | Rabu, 13 Juni 2018 | 15:49 WIB

Peningkatan Pemudik ke Jawa dari Kalimantan di H-2 Lebaran

Peningkatan Pemudik ke Jawa dari Kalimantan di H-2 Lebaran

News | Rabu, 13 Juni 2018 | 13:05 WIB

Tol Cikampek Macet Hingga KM 53, Ternyata Ini Penyebabnya

Tol Cikampek Macet Hingga KM 53, Ternyata Ini Penyebabnya

News | Rabu, 13 Juni 2018 | 12:13 WIB

Terkini

Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan

Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan

News | Sabtu, 25 April 2026 | 00:02 WIB

Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti

Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti

News | Jum'at, 24 April 2026 | 23:59 WIB

YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil

YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil

News | Jum'at, 24 April 2026 | 23:55 WIB

UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial

UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial

News | Jum'at, 24 April 2026 | 23:00 WIB

Tragedi PRT Lompat dari Lantai 4 Kos Benhil, Polisi Endus Dugaan Tindak Pidana

Tragedi PRT Lompat dari Lantai 4 Kos Benhil, Polisi Endus Dugaan Tindak Pidana

News | Jum'at, 24 April 2026 | 22:10 WIB

BNI Ingatkan Nasabah Waspadai Vishing dan Phishing, Tekankan Pentingnya Jaga Data Pribadi

BNI Ingatkan Nasabah Waspadai Vishing dan Phishing, Tekankan Pentingnya Jaga Data Pribadi

News | Jum'at, 24 April 2026 | 21:17 WIB

AHY Dorong Model Penataan Kampung Mrican Sleman Jadi Percontohan Nasional

AHY Dorong Model Penataan Kampung Mrican Sleman Jadi Percontohan Nasional

News | Jum'at, 24 April 2026 | 21:11 WIB

Benyamin Netanyahu Menderita Kanker Prostat

Benyamin Netanyahu Menderita Kanker Prostat

News | Jum'at, 24 April 2026 | 20:58 WIB

Nekat Olah Ikan Sapu-Sapu untuk Bahan Siomay, 5 Pria Diciduk Petugas Satpol PP

Nekat Olah Ikan Sapu-Sapu untuk Bahan Siomay, 5 Pria Diciduk Petugas Satpol PP

News | Jum'at, 24 April 2026 | 20:55 WIB

Tak Percaya Peradilan Militer, Pihak Andrie Yunus Tolak Hadiri Persidangan 29 April

Tak Percaya Peradilan Militer, Pihak Andrie Yunus Tolak Hadiri Persidangan 29 April

News | Jum'at, 24 April 2026 | 20:40 WIB