Polemik Pj Gubernur Jabar, Wiranto: Tidak Ada Niat Terselubung

Bangun Santoso | Yosea Arga Pramudita | Suara.com

Jum'at, 22 Juni 2018 | 14:48 WIB
Polemik Pj Gubernur Jabar, Wiranto: Tidak Ada Niat Terselubung
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto. (Suara.com/Yosea Arga Pramudita)

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto menyatakan, tidak ada niat terselubung di balik pelantikan Komjen M Iriawan sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat (Jabar). Bagi Wiranto ada beberapa alasan terkait pelantikan Iriawan.

Wiranto menilai undang-undang memperbolehkan seorang perwira aktif di kepolisian yang tidak memiliki jabatan struktural dalam Mabes Polri dapat menjadi Penjabat Gubernur. Dirinya mengatakan, orang-orang selalu berpacu pada hukum terkait polemik pelantikan Iriawan.

"Itu (pelantikan M Iriawan) tidak ada masalah. Seperti misalnya Pak Carlo Tewu yang merupakan staf dari Kemenko Polhukam juga kita tugaskan ke Sulawesi Barat sebagai Pj Gubernur. Tidak ada masalah kok," kata Wiranto di Kantor Kemnko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat No.15, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (22/6/2018).

Ia menilai tidak perlu mempermasalahkan pelantikan Iriawan sebagai Pj Gubernur Jabar. Pelantikan tersebut semata-mata bertujuan untuk melakukan langkah demi menyukseskan Pemilu di Jawa Barat.

"Misalnya ada kecurigaan, jangan-jangan memang dipasang di sana untuk memenangkan pasangan calon yang dari polisi. Saya kira bukan itu. Karena hasil surveinya masih dibawah. Seminggu didongkrak sampai menang itu tidak mungkin. Maaf saya bicara seperti ini karena harus saya bicara blak-blakan kepada masyarakat," ujarnya menjelaskan.

Wiranto menilai Iriawan memiliki kualitas untuk mengamankan Pemilu di Jawa Barat. Baginya posisi dan pengalaman Iriawan merupakan alasan mengapa ia dilantik sebagai Pj Gubernur Jabar.

"Dengan posisi dan pengalaman beliau maka pantas dan punya kualitas untuk mengamankan daerah Jawa Barat agar dalam pelaksanaan Pemilu ini tetap aman dan kondusif sehingga masyarakat bisa memilih dengan tenang dan baik," Wiranto menandaskan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Wiranto Matangkan Persiapan Akhir Jelang Pilkada Serentak

Wiranto Matangkan Persiapan Akhir Jelang Pilkada Serentak

News | Jum'at, 22 Juni 2018 | 14:39 WIB

Aman Abdurrahman Divonis Mati, Ini Kata Menkopolhukam Wiranto

Aman Abdurrahman Divonis Mati, Ini Kata Menkopolhukam Wiranto

News | Jum'at, 22 Juni 2018 | 13:20 WIB

Polemik Pj Gubernur Jabar, Jokowi Dituntut Copot Mendagri

Polemik Pj Gubernur Jabar, Jokowi Dituntut Copot Mendagri

News | Jum'at, 22 Juni 2018 | 10:12 WIB

Polri Yakin Komjen Iriawan Netral di Pilkada Jabar

Polri Yakin Komjen Iriawan Netral di Pilkada Jabar

News | Rabu, 20 Juni 2018 | 16:21 WIB

Soal Hak Angket Iriawan, PSI: Lebih Baik Panggil Mendagri

Soal Hak Angket Iriawan, PSI: Lebih Baik Panggil Mendagri

News | Rabu, 20 Juni 2018 | 12:15 WIB

Terkini

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

News | Kamis, 02 April 2026 | 23:02 WIB

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

News | Kamis, 02 April 2026 | 22:15 WIB

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:44 WIB

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:30 WIB

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:17 WIB

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:13 WIB

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:42 WIB

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:39 WIB

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:33 WIB

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:29 WIB