DPR: Tindakan Tegas Diperlukan untuk Beri Efek Jera

Dythia Novianty, Nikolaus Tolen

Selasa, 26 Juni 2018 | 07:01 WIB
DPR: Tindakan Tegas Diperlukan untuk Beri Efek Jera
Ilustrasi penembakan. [Shutterstock]

Suara.com - Anggota Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menanggapi penembakan terhadap residivis spesialis pencurian rumah kosong yang kembali melakukan aksi kejahatannya di kawasan Jakarta Barat pada Senin (25/6/2018) pagi. Sahroni menilai, tindakan tegas yang dilakukan oleh Polri tersebut memang perlu dilakukan untuk memberi efek jera.

"Tindakan tegas penting diberikan kepada penjahat kambuhan, apalagi bila mereka melakukan perlawanan. Saya dukung penembakan terhadap penjahat yang mengancam keselamatan terhadap anggota yang bermaksud melakukan penangkapan dan masyarakat sekitarnya," katanya melalui keterangan pers yang diterima wartawan.

Polres Jakarta Barat, Senin (25/6/2018), telah menembak mati salah satu pelaku pencurian rumah kosong berinisial ZN alias UN yang kerap melakukan aksinya di wilayah Jakarta Barat. Kapolres Jakarta Barat AKBP Edy Suranta Sitepu menjelaskan, selain menembak mati seorang pelaku, jajarannya juga mengamankan tiga pelaku lainnya, masing-masing berinisial OA alias FD, SI, dan SN.

Sementara satu pelaku dalam komplotan ini yang berinisial MA masih dalam pengejaran dan dinyatakan berstatus daftar pencarian orang (DPO).

Kelompok ini, kata Kapolres, setidaknya melakukan dua kali aksinya selama Ramadan dan Idul Fitri di Kampung Tanah tinggi Semanan dan di Jalan Gaga Raya Semanan, Kalideres Jakarta Barat. Pelaku yang ditembak mati merupakan residivis kasus yang sama. ZN ditembak mati karena melakukan perlawanan dengan menembak petugas.

"Ketika dikejar di Jalan Raya Kresek, Kalideres, tersangka ZN menembak ke arah petugas sehingga mengancam nyawa petugas dan warga sekitar. Tindakan tegas terukur diambil berupa tembakan ke arah pelaku dan mengenai dada dan kaki pelaku, kemudian pelaku langsung dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk dilakukan pertolongan, namun yang bersangkutan meninggal dunia di perjalanan ketika dibawa ke RS Polri Kramat Jati," jelasnya.

"ZN pernah mendekam tiga kali di penjara sejak tahun 2014 atas kejahatan pencurian rumah kosong. Tahun 2014 dia dipenjara di Lapas Cipinang, tahun 2015 di Lapas Bulak Kapal, dan tahun 2017 di Lapas Cipinang," tambah Kapolres.

Selain itu, Sahroni juga mengapresiasi kinerja jajaran Polres Jakarta Barat karena secara umum berhasil menekan angka kejahatan hingga 16 persen jelang dan paskalebaran.

Hal itu disampaikannya berdasarkan data dimana terdapat setidaknya 51 kawasan pemukiman rawan pencurian rumah kosong, dengan titik terbanyak berada di wilayah Kalideres, yakni 17 kelurahan.

baca juga

Sementara kejahatan pencurian dengan kekerasan dan pencurian kendaraan bermotor di Jakarta Barat tersebar di 83 titik rawan, dengan jumlah terbanyak wilayah Cengkareng dan Tambora.

Adapun angka kejahatan selama Operasi Ketupat yang diselenggarakan selama 18 hari jelang dan paskalebaran sejak tanggal 7 Juni hingga 24 Juni di wilayah Jakarta Barat pada tahun ini, sebanyak 104 kasus. Sementara di periode Operasi Ketupat pada tahun sebelumnya, jumlah kejahatan yang terjadi di wilayah Jakarta Barat sebanyak 124 kasus.

"Angka kejahatan di wilayah Jakarta Barat menggambarkan tren penurunan hingga 16 persen. Ini membuktikan kinerja positif aparat kepolisian, khususnya Polres Jakarta Barat untuk membuat masyarakat tetap merasa aman," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Ringkus 7 Tersangka Spesialis Pencuri Rumah Kosong

Polisi Ringkus 7 Tersangka Spesialis Pencuri Rumah Kosong

News | Rabu, 04 April 2018 | 20:45 WIB

Keluar Masuk Penjara, Residivis ini Makin Sulit Dikenali Wajahnya

Keluar Masuk Penjara, Residivis ini Makin Sulit Dikenali Wajahnya

News | Jum'at, 09 Juni 2017 | 19:31 WIB

Polisi Tangkap Basah Residivis Narkoba Lagi Transaksi

Polisi Tangkap Basah Residivis Narkoba Lagi Transaksi

News | Jum'at, 27 Januari 2017 | 00:36 WIB

Polisi Bekuk Residivis Narkoba Nusakambangan

Polisi Bekuk Residivis Narkoba Nusakambangan

News | Selasa, 11 November 2014 | 11:50 WIB

Takut Dirazia Polisi, Residivis Nekat Terjun ke Sungai

Takut Dirazia Polisi, Residivis Nekat Terjun ke Sungai

News | Senin, 01 September 2014 | 00:35 WIB

Jelang Lebaran, Polisi Waspadai Curas dan Pencurian Rumah Kosong

Jelang Lebaran, Polisi Waspadai Curas dan Pencurian Rumah Kosong

News | Selasa, 22 Juli 2014 | 03:00 WIB

Terkini

Surut Saat Kemarau, Waduk Gajah Mungkur Disulap Jadi Ladang Padi

Surut Saat Kemarau, Waduk Gajah Mungkur Disulap Jadi Ladang Padi

Foto | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 09:00 WIB

KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru

KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 08:45 WIB

Rumus Volume dan Luas Permukaan Balok: Panduan Lengkap dengan Sifat dan Contoh Soal

Rumus Volume dan Luas Permukaan Balok: Panduan Lengkap dengan Sifat dan Contoh Soal

Tekno | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 08:34 WIB

Rokok dan Miras Ilegal Senilai Rp20,18 M Disita, Negara Terancam Rugi Rp11,81 M

Rokok dan Miras Ilegal Senilai Rp20,18 M Disita, Negara Terancam Rugi Rp11,81 M

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 08:25 WIB

Fenomena Slow Dating: Saat Gen Z Tidak Lagi Terburu-buru Menjalin Hubungan

Fenomena Slow Dating: Saat Gen Z Tidak Lagi Terburu-buru Menjalin Hubungan

Your Say | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 08:20 WIB

Buron ke Singapura, Ini Tampang Bos THM Planet Batam yang Jadi Buruan Bareskrim dan Interpol

Buron ke Singapura, Ini Tampang Bos THM Planet Batam yang Jadi Buruan Bareskrim dan Interpol

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 08:16 WIB

Rp660 Juta Digelontorkan Untuk Bangun Huntap Bencana Aceh

Rp660 Juta Digelontorkan Untuk Bangun Huntap Bencana Aceh

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 08:15 WIB

Tak Perlu ke Toko, Begini Cara Menjajal Galaxy Z Series dari Smartphone

Tak Perlu ke Toko, Begini Cara Menjajal Galaxy Z Series dari Smartphone

Tekno | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 08:09 WIB

KPK Diam-diam Periksa Pejabat Unsoed dan Pihak Swasta di Banyumas

KPK Diam-diam Periksa Pejabat Unsoed dan Pihak Swasta di Banyumas

Jawa Tengah | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 08:01 WIB

Setelah 13 Hari Ditutup, Wisata Bromo Kembali Dibuka untuk Pengunjung

Setelah 13 Hari Ditutup, Wisata Bromo Kembali Dibuka untuk Pengunjung

Foto | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 08:00 WIB

×