Gunung Agung Kembali Aktif

Iwan Supriyatna

Kamis, 28 Juni 2018 | 14:33 WIB
Gunung Agung Kembali Aktif
Asap keluar dari kawah Gunung Agung Desa Rendang, Karangasem, Bali.

Suara.com - Gunung Agung kembali aktif lagi, hari ini Kamis (28/6/2018) dalam enam jam terakhir, Gunung Agung mengeluarkan hembusan setinggi 100 hingga 500 meter di atas puncak gunung.

Berdasarkan data PVMBG secara visual ada asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dan kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal dengan tinggi mencapai hingga 500 meter di atas puncak kawah.

Secara kegempaan terjadi hembusan dengan jumlah 30 kali, dengan Amplitudo 2-10 mm yang berdurasi 26-80 detik.

Sementara itu tadi malam pada Rabu 27 Juni 2018 pukul 22.21 Wita Gunung Agung juga mengalami erupsi dengan mengeluarkan abu ketinggian 2.000 meter di atas puncak.

Saat itu terjadi kegempaan letusan 1 kali, dengan Amplitudo 22 mm, dengan durasi 69 detik. Selain itu terjadi gempa hembusan yang terjadi 1 kali dengan Amplitudo 2 mm yang berdurasi 44 detik, dan gempa Tremor Harmonik terjadi 1 kali dengan Amplitudo 5 mm yang berdurasi 7 detik.

Kepala Sub Bidang Mitigasi Gunung Api Wilayah Timur PVMBG, Devy Kamil Syahbana mengatakan, situasi Gunung Agung sejak 13 Mei 2018 sampai sekarang, terindikasi ada akumulasi tekanan akibat pergerakan magma menuju ke permukaan.

"Hal ini diindikasikan oleh terekamnya deformasi dengan pola inflasi sejak 13 Mei 2018 lalu. Namun demikian, intensitas aktivitas saat ini masih di bawah aktivitas erupsi November 2017 lalu," terangnya.

Dia menambahkan, dalam seminggu terakhir pihaknya merekam kegempaan di sisi Utara Gunung Agung yang mengindikasikan adanya suplai magma dari kedalaman.

"Kemarin terakhir juga ada Gempa Tremor Harmonik muncul mengindikasikan bahwa aktivitas sudah semakin dangkal dan akhirnya kemarin malam ada erupsi," paparnya.

Pihaknya mengaku belum ada rencana untuk menaikan status Gunung Agung, meskipun intensitas aktivitasnya di atas normal tapi belum tinggi sekali.

Dengan situasi ini PVMBG merekomendasikan masyarakat di sekitar Gunung Agung dan pendaki, pengunjung serta wisatawan agar tidak melakukan pendakian dan tidak melakukan aktivitas apapun di Zona Perkiraan Bahaya yaitu di seluruh area di dalam radius 4 Km dari kawah puncak gunung.

Zona perkiraan bahaya sifatnya dinamis dan terus dievaluasi dan dapat diubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan data pengamatan Gunung Agung yang paling aktual.

Selain itu masyarakat yang bermukim dan beraktivitas di sekitar aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung agar mewaspadai potensi ancaman bahaya sekunder berupa aliran lahar hujan yang dapat terjadi terutama pada musim hujan dan jika material erupsi masih terpapar di area puncak. [Luh Wayanti]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gunung Agung Erupsi Lagi, Lejitkan Kolom Abu Setinggi 2.000 Meter

Gunung Agung Erupsi Lagi, Lejitkan Kolom Abu Setinggi 2.000 Meter

News | Rabu, 27 Juni 2018 | 23:50 WIB

H-2 Lebaran, Gunung Agung Bali Meletus

H-2 Lebaran, Gunung Agung Bali Meletus

News | Rabu, 13 Juni 2018 | 20:46 WIB

Gunung Agung 4 Kali Erupsi Sepanjang 30 Menit

Gunung Agung 4 Kali Erupsi Sepanjang 30 Menit

News | Selasa, 23 Januari 2018 | 06:28 WIB

Terkini

Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum

Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 05 November 2026 | 17:03 WIB

Cara Membuang Minyak Jelantah yang Benar dan Ramah Lingkungan

Cara Membuang Minyak Jelantah yang Benar dan Ramah Lingkungan

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 17:03 WIB

Pemerintah Pamer Pertumbuhan Ekonomi RI Lebih Baik dari China-Jepang

Pemerintah Pamer Pertumbuhan Ekonomi RI Lebih Baik dari China-Jepang

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 17:02 WIB

IHSG Berhasil Tembus Level 5.000 Lagi

IHSG Berhasil Tembus Level 5.000 Lagi

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 17:00 WIB

Kulit Tetap Kencang, Ini 5 Sunscreen Lokal SPF 50 Anti-Aging

Kulit Tetap Kencang, Ini 5 Sunscreen Lokal SPF 50 Anti-Aging

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 17:00 WIB

Teriak Pajak Untuk Tukang Cukur dan Pijat! Usut Punya Usut, Hashim Ternyata Nunggak Pajak Rp2,4 T

Teriak Pajak Untuk Tukang Cukur dan Pijat! Usut Punya Usut, Hashim Ternyata Nunggak Pajak Rp2,4 T

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 16:57 WIB

Parkinson dan Epilepsi Kebal Obat Kini Punya Harapan Baru, Teknologi Operasi Otak Hadir di Indonesia

Parkinson dan Epilepsi Kebal Obat Kini Punya Harapan Baru, Teknologi Operasi Otak Hadir di Indonesia

Health | Kamis, 05 November 2026 | 16:56 WIB

Cara Melaporkan NIK yang Dipakai Orang Lain untuk Pinjol

Cara Melaporkan NIK yang Dipakai Orang Lain untuk Pinjol

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 16:53 WIB

Siapa Arif Kurniawan, Raja Nikel yang Diduga Sedang Dibidik Satgas PKH?

Siapa Arif Kurniawan, Raja Nikel yang Diduga Sedang Dibidik Satgas PKH?

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 16:53 WIB

Hercules Pasang Badan untuk Prabowo di Tengah Isu Penyadapan: Jangan Coba-Coba Ganggu Presiden

Hercules Pasang Badan untuk Prabowo di Tengah Isu Penyadapan: Jangan Coba-Coba Ganggu Presiden

News | Kamis, 05 November 2026 | 16:50 WIB

×