Jambret Dirjen PUPR Ternyata Sindikat Besar Geng Tenda Oranye

Pebriansyah Ariefana, Agung Sandy Lesmana

Jum'at, 29 Juni 2018 | 16:22 WIB
Jambret Dirjen PUPR Ternyata Sindikat Besar Geng Tenda Oranye
Penjambret Direktur Jenderal Bina Kontruksi Kementerian PUPR Syarief Burhanudin. (Suara.com/Agung Shandy Lesmana)

Suara.com - AA dan FY, dua pelaku penjamberatan terhadap Direktur Jenderal Bina Kontruksi Kementerian PUPR Syarief Burhanudin ternyata merupakan anggota sindikat kejahatan jalanan yang cukup besar di Jakarta.

Kapolres Metro Jakarta Barar Kombes Hengki Haryadi menyampaikan, para sindikat penjambret yang merupakan kelompok pelaku biasa berkumpul di kawasan Teluk Gong, Jakarta Utara.

"Ada satu hal yang memprihatinkan, ternyata ini adalah sindikat besar di jakarta. Kelompkm ini selalu berkumpil di Teluk Gong," kata Hengki di Polres Metro Jakarta Barat, Jumat (29/6/2018).

Dalam dunia kejahatan, kata Hengki kelompok penjambret ini dikenal dengan sebutan geng Tenda Oranye. Menurutnya, komplotan ini melancarkan aksinya dari kawasan Jakarta hingga kawasan Tangerang, Banten.

Penjambret Direktur Jenderal Bina Kontruksi Kementerian PUPR Syarief Burhanudin. (Suara.com/Agung Shandy Lesmana)
Penjambret Direktur Jenderal Bina Kontruksi Kementerian PUPR Syarief Burhanudin. (Suara.com/Agung Shandy Lesmana)

Dari keterangan tersangka AA setiap hari bisa melakukan aksi penjambretan hingga sebanyak lima kali.

"Berdasarkan keterangan tersangka ini, rata sehari melakukan aksi lima kali," kata dia

Polisi meringkus AA saat berada di rumah kontrakan di Teluk Gong, Jakut pada Jumat dini hari. Sedangkan FY ditangkap polisi saat sedang menaiki sepeda motor di kawasan Cengkareng Jakbar. Polisi pun terpaksa menembak mati FY karena dianggap mencoba melawan petugas.

Dalam kasus ini, kedua tersangka dikenakan Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan dan terancam hukuman penjara maksimal 12 tahun.

Penjambret Direktur Jenderal Bina Kontruksi Kementerian PUPR Syarief Burhanudin. (Suara.com/Agung Shandy Lesmana)
Penjambret Direktur Jenderal Bina Kontruksi Kementerian PUPR Syarief Burhanudin. (Suara.com/Agung Shandy Lesmana)

Aksi penjambretan itu terjadi ketika Syarief sedang bersepeda dari rumah menuju Kota Tua, Jakarta Barat pada Minggu (24/6/2018). Kedua pelaku berhasil membawa kabur sebuah telepon genggam yang disimpan korban di dalam tas pinggangnya

baca juga

Dari aksi penjambretan itu, Syarief mengalami luka-luka dan kemudian dirawat di Rumah Sakit Medistra Jakarta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sudah Diendus, Polisi Buru 2 Penjambret Dirjen PUPR

Sudah Diendus, Polisi Buru 2 Penjambret Dirjen PUPR

News | Kamis, 28 Juni 2018 | 19:13 WIB

Menteri PUPR Basuki Nyoblos Bersama Keluarga di Bekasi

Menteri PUPR Basuki Nyoblos Bersama Keluarga di Bekasi

News | Rabu, 27 Juni 2018 | 17:51 WIB

Konstruksi Proyek Rp 1,2 Triliun KPBU SPAM Lampung Dimulai

Konstruksi Proyek Rp 1,2 Triliun KPBU SPAM Lampung Dimulai

Bisnis | Rabu, 27 Juni 2018 | 17:42 WIB

Sembilan Ruas Tol Trans Jawa Diresmikan Hingga Akhir 2018

Sembilan Ruas Tol Trans Jawa Diresmikan Hingga Akhir 2018

Bisnis | Rabu, 27 Juni 2018 | 16:55 WIB

Integrasi Tol Tingkatkan Pelayanan Sistem Logistik Nasional

Integrasi Tol Tingkatkan Pelayanan Sistem Logistik Nasional

Bisnis | Rabu, 27 Juni 2018 | 16:47 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×