Pilwalkot Makassar Memanas, Camat Diusir Hingga Jurnalis Terluka

Iwan Supriyatna | Suara.com

Senin, 02 Juli 2018 | 08:19 WIB
Pilwalkot Makassar Memanas, Camat Diusir Hingga Jurnalis Terluka
Aulia Arsyad, Pelaksana Tugas Camat Wajo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, nyaris menjadi sasaran amuk warga ketika berada di lokasi rekapitulasi surat suara Pilkada 2019, di kantor Kelurahan Malimongan tua, Jalan Salemo, Minggu (1/7/2018) dini hari. [Suara.com/Lirzam Wahid]

Suara.com - Proses rekapitulasi hasil pemungutan suara di Pilwalkot Makassar kembali memanas, Minggu hingga Senin (2/7/2018) dini hari. Pelaksana tugas Camat Mariso Juliawan diusir dari lokasi.

Suasana rekapitulasi PPK Kecamatan Mariso, yang digelar di Kantor Kecamatan Mariso, Jalan Seroja, Minggu malam gaduh saat kelompok pendukung paslon tunggal Munafri Arifuddin-Andi Rachmatika Dewi (Appi-Cicu) mendatangi lokasi. Mereka menuding proses rekap disusupi tim kotak kosong.

Termasuk Camat Mariso, Juliawan ikut diusir saat berada di tempat rekapitulasi. Hingga larut malam, tim pendukung Appi-Cicu terus memaksa orang yang dicurigai itu keluar ruangan rekapitulasi hingga terjadi keributan.

Ketua PPK Mariso Budiawan menyebutkan, insiden keributan saat rekapitulasi berawal saat salah satu pendukung paslon mengamuk. Mereka menuding Camat Mariso dan dua staf PPK sebagai tim kotak kosong dan memaksanya keluar.

"Kebetulan yang bersangkutan anggota divisi logistik PPK, yang memang setiap harinya yang kalau rekap mempersiapkan plano maupun hasil rekapan. Namun ini yang membuat keberatan sehingga saksi meminta rekap untuk Pilwali ini di malam hari ini ditunda," jelas Budiawan.

Untuk menghindari amukan tim pendukung paslon tunggal Appi-Cicu, semua pihak yang dituding dievakuasi meninggalkan PPK.

Selain itu proses rekapitulasi dihentikan setelah rekap di tiga kelurahan. Rencananya proses dilanjutkan besok, sekira pukul 15.00 WITA, dengan 6 kelurahan.

"Itu tudingan mereka, padahal ini kan memang staf PPK, yang juga mamang staf kecamatan, jadi ini tugasnya menempel hasil rekap dan dicabut, dilipat," pungkas Budiawan.

Untuk mengamankan proses rekap, sebanyak 20 personel kepolisian disiagakan di PPK Mariso. Hal itu disampaikan Kapolsek Mariso, Komisaris Ahmad Yuelias saat ditemui di lokasi kejadian.

"Kita kerahkan 15 anggota dari Polsek dan Brimob 1 regu (10 personel). Sampai saat ini belum dilakukan penambahan personel karena masalahnya masih bisa direndam," terang Ahmad.

Senada dengan Budiawan, Ahmad membantah tudingan tim pendukung kotak kosong menyusup di proses rekap. Namun untuk meredam emosi massa, kepolisian tetap mengevakuasi dan mengeluarkan staf PPK yang dicurigai kelompok pendukung Appi-Cicu.

Sementara saksi pasangan Appi-Cicu, Badaruddin (50) menyebutkan pihaknya berkumpul di PPK Mariso untuk mengawal proses rekapitulasi. Apalagi mereka memperoleh informasi tim kotak kosong menyamar menggunakan seragam PPS masuk di area rekapitulasi.

"Dan memang bukti ada, karena kami dan petugas kepolisian mengeluarkan, ada videonya. Ada dua (yang keluar) orang, yang satu namanya Ulla dan Asdawiya, kepala seksi pemerintahan di Kelurahan Mariso," jelas Badaruddin.

Ia mengaku melihat staf tersebut masuk ke area rekapitulasi, sehingga pendukung Appi-Cicu mendesak penghitungan ditunda hingga Senin.

Sementara itu, saat tim Appi-Cicu mengepung Kantor Camat Mariso, sekelompok pendukung kotak kosong berseragam orange juga tiba di lokasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Wartawan Dilarang Liput Rekapitulasi Pilwalkot Makassar

Wartawan Dilarang Liput Rekapitulasi Pilwalkot Makassar

News | Sabtu, 30 Juni 2018 | 05:46 WIB

Polisi Tetap Bersiaga di Daerah Meski Pencoblosan Pilkada Selesai

Polisi Tetap Bersiaga di Daerah Meski Pencoblosan Pilkada Selesai

News | Kamis, 28 Juni 2018 | 12:05 WIB

Polisi Usir Wartawan dari Ruang Rapat Pleno KPU

Polisi Usir Wartawan dari Ruang Rapat Pleno KPU

News | Kamis, 17 Juli 2014 | 01:18 WIB

Terkini

Ketua Ombudsman Terseret Kasus Nikel, Komisi II DPR Akui Luput dan Sampaikan Maaf

Ketua Ombudsman Terseret Kasus Nikel, Komisi II DPR Akui Luput dan Sampaikan Maaf

News | Jum'at, 17 April 2026 | 14:55 WIB

Kasus Air Keras Andrie Yunus, KontraS Boikot Sidang Militer Anggota BAIS TNI?

Kasus Air Keras Andrie Yunus, KontraS Boikot Sidang Militer Anggota BAIS TNI?

News | Jum'at, 17 April 2026 | 14:48 WIB

Polisi Ciduk Pengedar Obat Tramadol Berkedok Jualan Ikan Cupang di Jakarta Pusat

Polisi Ciduk Pengedar Obat Tramadol Berkedok Jualan Ikan Cupang di Jakarta Pusat

News | Jum'at, 17 April 2026 | 14:47 WIB

Serangan Roket Lebanon Lukai 7 Warga Israel di Karmiel dan Nahariya

Serangan Roket Lebanon Lukai 7 Warga Israel di Karmiel dan Nahariya

News | Jum'at, 17 April 2026 | 14:46 WIB

Bos Rokok HS Bangun Masjid di Lokasi Kecelakaan Maut Sang Istri, Begini Desainnya

Bos Rokok HS Bangun Masjid di Lokasi Kecelakaan Maut Sang Istri, Begini Desainnya

News | Jum'at, 17 April 2026 | 14:36 WIB

40 Negara Bahas Selat Hormuz, Inggris dan Prancis Pimpin Upaya Buka Jalur Minyak

40 Negara Bahas Selat Hormuz, Inggris dan Prancis Pimpin Upaya Buka Jalur Minyak

News | Jum'at, 17 April 2026 | 14:28 WIB

30 Hari Menanti Keadilan, Andrie Yunus Surati Prabowo: Bagaimana Perkembangan Kasus Saya, Pak?

30 Hari Menanti Keadilan, Andrie Yunus Surati Prabowo: Bagaimana Perkembangan Kasus Saya, Pak?

News | Jum'at, 17 April 2026 | 14:27 WIB

Pelaku Tangkap Terduga Pembunuh Wanita Paruh Baya di Tangsel, Ternyata Mantan Suami

Pelaku Tangkap Terduga Pembunuh Wanita Paruh Baya di Tangsel, Ternyata Mantan Suami

News | Jum'at, 17 April 2026 | 14:26 WIB

Serangan Israel Tewaskan 4 Warga Palestina saat Gencatan Senjata Gaza

Serangan Israel Tewaskan 4 Warga Palestina saat Gencatan Senjata Gaza

News | Jum'at, 17 April 2026 | 14:24 WIB

Dukungan ke Saiful Mujani Mengalir dari Aktivis, Soroti Kebebasan Kritik di Era Prabowo Subianto

Dukungan ke Saiful Mujani Mengalir dari Aktivis, Soroti Kebebasan Kritik di Era Prabowo Subianto

News | Jum'at, 17 April 2026 | 14:11 WIB