2 Pilihan Berat Usai KM Sinar Bangun Ditemukan

Bangun Santoso

Senin, 02 Juli 2018 | 11:20 WIB
2 Pilihan Berat Usai KM Sinar Bangun Ditemukan
Tim gabungan menemukan dua orang lagi penumpang KM Sinar Bangun, meninggal dunia. (Dok BNPB)

Suara.com - Memasuki hari ke-14 pencarian korban dan kapal Sinar Bangun di perairan Danau Toba masih menyisakan duka mendalam. Sejumlah keluarga korban masih menunggu hasil pencarian oleh petugas sembari berunding bersama para keluarga korban lainnya.

Dari informasi, kapal motor (KM) Sinar Bangun karam di dasar Danau Toba dengan kedalaman sekitar 450 meter sejak Minggu (18/6/2018) lalu. Terkini, sejumlah keluarga korban masih berunding, apakah akan mengikhlaskan jasad korban di dasar Danau Toba atau tetap meminta kepada pemerintah agar mengangkat ratusan jasad tersebut.

Dari informasi, ratusan jasad korban terbawa ikut tenggelam bersama KM Sinar Bangun di dasar Danau Toba di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara (Sumut). Selain di kedalaman 450 meter, lokasi tenggelamnya kapal juga berdekatan dengan jurang sedalam 600 meter.

Tim gabungan pada Minggu (1/7/2018) kemarin memulai pencarian dari Dermaga Simanindo, Kabupaten Samosir maupun dari Dermaga Tigaras, Kabupaten Simalungun.

Masih pada hari Minggu itu, seluruh pihak terkait termasuk juga keluarga korban bertemu untuk membuat kesepakatan. Dengan mempertimbangan berbagai kondisi di lapangan, petugas meminta ada kesepakatan dari pihak keluarga korban, apakah tetap dilakukan operasi pengangkatan jasad korban atau atau tidak.

"Jadi ini masih rencana ya, apakah ini akan dilakukan pengangkatan atau tabur bunga dan mendoakan korban. Ini ada dua opsi," ujar Kepala Kantor SAR Medan Budiawan, Jumat (29/6/2018).

Menurut dia, evakuasi jasad korban KM Sinar Bangun memerlukan waktu yang lama. Sementara opsi lainnya, para korban direlakan tetap berada di dasar danau. Pilihan itu terlebih dahulu akan dirundingkan oleh pihak terkait seperti Basarnas, pemerintah daerah serta keluarga korban KM Sinar Bangun.

Petugas di lapangan, kata Budiawan, tengah memutar otak untuk mencari cara terbaik mengangkat bangkai kapal yang berada di kedalaman 450 meter itu. Hanya saja, posisi bangkai kapal berada di dekat jurang yang memiliki kedalaman 600 meter.

"Biasanya jika target sudah ditemukan akan dilakukan evakuasi. Namun, kedalaman Danau Toba menjadi persoalan. Kita harus pikir matang-matang soal keselamatan bagaimana kita bisa menolong objek ini bisa terangkat," kata Budiawan.

baca juga

Dua opsi oleh Basarnas yakni proses evakuasi dengan catatan memakan waktu lama dan tingkat risiko tinggi. Atau opsi kedua membiarkan kapal dan jasad korban tetap berada di dasar Danau Toba serta melakukan tabur bunga di atas lokasi tenggelamnya kapal. Dua opsi ini masih dalam kajian.

Budiawan menambahkan, meski telah menemukan bangkai KM Sinar Bangun, namun petugas masih melakukan pencarian dengan menggunakan sejumlah peralatan. Di antaranya helikopter, robot Remotely Operated Vehicle (ROV) dan kapal pukat harimau.

"Pertama untuk target menemukan korban, dan untuk pemantauan dari udara. Kita juga sudah mendatangkan alat terbaru yang bisa memperkuat lebih jelas gambar dari ROV soal temuan objek dari KM Sinar Bangun. Kami meminta doa restu Tim SAR masih bekerja. Berdoa agar bisa menyelesaikan tugas-tugas kami dengan baik," Budiawan memungkasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menhub Minta Korban KM Sinar Bangun Dapat Klaim Asuransi

Menhub Minta Korban KM Sinar Bangun Dapat Klaim Asuransi

News | Sabtu, 30 Juni 2018 | 17:57 WIB

KM Sinar Bangun Tenggelam, Kadishub Samosir Jadi Tersangka

KM Sinar Bangun Tenggelam, Kadishub Samosir Jadi Tersangka

News | Kamis, 28 Juni 2018 | 18:06 WIB

Cari KM Sinar Bangun, Tim Penyelamat Golput di Pilkada Sumut

Cari KM Sinar Bangun, Tim Penyelamat Golput di Pilkada Sumut

News | Rabu, 27 Juni 2018 | 14:45 WIB

Beredar Foto Bangkai KM Sinar Bangun, Ini Faktanya

Beredar Foto Bangkai KM Sinar Bangun, Ini Faktanya

News | Selasa, 26 Juni 2018 | 10:08 WIB

Petugas Teliti 2 Objek Misterius di Dasar Danau Toba

Petugas Teliti 2 Objek Misterius di Dasar Danau Toba

News | Selasa, 26 Juni 2018 | 09:41 WIB

Terkini

Jangkau Wilayah Terpencil, Pertamina Group dan doctorSHARE Operasikan Rumah Sakit Kapal di Maluku

Jangkau Wilayah Terpencil, Pertamina Group dan doctorSHARE Operasikan Rumah Sakit Kapal di Maluku

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 07:53 WIB

4 Serum Vitamin C Fragrance-Free Bikin Cerah Bebas Flek Hitam Tanpa Iritasi

4 Serum Vitamin C Fragrance-Free Bikin Cerah Bebas Flek Hitam Tanpa Iritasi

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 07:50 WIB

Tersangka Korupsi Batu Bara Rp30,9 Miliar, Dirut Varia Niaga Samarinda Tidak Ditahan

Tersangka Korupsi Batu Bara Rp30,9 Miliar, Dirut Varia Niaga Samarinda Tidak Ditahan

Kaltim | Selasa, 03 November 2026 | 07:44 WIB

Tertipu Iklan Medsos! Eks Anggota TNI dan Polri Jadi Korban TPPO Tentara Bayaran Rusia

Tertipu Iklan Medsos! Eks Anggota TNI dan Polri Jadi Korban TPPO Tentara Bayaran Rusia

News | Selasa, 03 November 2026 | 07:41 WIB

Perluas Penghijauan di Tujuh Wilayah, PNM Tanam 5.850 Bibit Pohon Endemik

Perluas Penghijauan di Tujuh Wilayah, PNM Tanam 5.850 Bibit Pohon Endemik

Riau | Selasa, 03 November 2026 | 07:30 WIB

Transfer Uang dan Remitansi Kena Pajak? DJP Klarifikasi Ungkap Rincian 'Pajak Digital'

Transfer Uang dan Remitansi Kena Pajak? DJP Klarifikasi Ungkap Rincian 'Pajak Digital'

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 07:25 WIB

Cara Memilih Pelembap untuk Kulit Kering pada Usia 40 Tahun ke Atas

Cara Memilih Pelembap untuk Kulit Kering pada Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 07:25 WIB

Imigrasi Tangkap 3 WNA di Bali Diduga PSK Tarif Belasan Juta

Imigrasi Tangkap 3 WNA di Bali Diduga PSK Tarif Belasan Juta

Bali | Selasa, 03 November 2026 | 07:22 WIB

Dari Perjuangan Jilbab ke Reformasi: Kebebasan Tidak Lahir dari Sikap Diam

Dari Perjuangan Jilbab ke Reformasi: Kebebasan Tidak Lahir dari Sikap Diam

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 07:20 WIB

Febrie Adriansyah Bantah Peras Tan Kian Rp55 Miliar: Saya Asing dengan Istilah 'Dinginkan'

Febrie Adriansyah Bantah Peras Tan Kian Rp55 Miliar: Saya Asing dengan Istilah 'Dinginkan'

News | Selasa, 03 November 2026 | 07:19 WIB

×