Diganggu Aksi Penembakan, Pilkada di Nduga Berjalan Lancar

Bangun Santoso, Welly Hidayat

Senin, 02 Juli 2018 | 14:53 WIB
Diganggu Aksi Penembakan, Pilkada di Nduga Berjalan Lancar
Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, saat memberikan keterangan pers di Base Ops Lanud Jayapura, Papua, Minggu (1/7/2018) sore. [Suara.com/Lidya Salmah]

Suara.com - 29Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyayangkan atas aksi penembakan oleh kelompok bersenjata di Papua saat proses Pilkada Serentak di wilayah Kabupaten Nduga, Papua belum lama ini.

Meski sempat mendapat gangguan kriminalitas, jalannya demokrasi di Kabupaten Nduga tetap berjalan dengan baik dan lancar. Kapolri pun memutuskan menambah pasukan pengamanan di Kabupaten Nduga pasca-penyerangan itu.

"Pasukan kami tambah, karena jalur udara agak sulit kami gunakan jalur laut," ujar Tito di Taman Makam Pahlawan, Kalibata, Jakarta Selatan, Senin (2/7/2018).

Dengan penambahan personil tersebut, proses Pilkada Serentak di Kabupaten Nduga dapat terlaksana pada Jumat (29/6/2018).

"Alhamdulililah semua proses Oilkada di Nduga sudah selesai 100 persen," kata Tito.

Tito pun sudah meninjau langsung pasca-kejadian penyerangan di Nduga. Ini untuk memastikan, proses demokrasi di Papua tetap berjalan.

"Karena demokrasi jadi sangat penting dan tidak boleh kalah dengan kekerasan," ucap Tito.

Seperti diketahui, tujuh anggota Polri yang bertugas mengamankan logistik Pilkada gubernur di Distrik Torere selamat dalam insiden penghadangan yang menewaskan dua anggota polisi serta camat setempat, Obaja Froaro.

Ketujuh anggota yang selamat yakni Bripka Maks Anjonderin, Brigpol Steven Auparay, Bripda Daniel Tambunan, Bripda Firmansah, Brigpol Yusuf Toding, Brigpol Mulyadi dan Briptu Petrus Imbiri.

baca juga

Sedangkan dua anggota yang meninggal dalam insiden tersebut yakni Ipda Jesayas H. Nusi dan Brigpol Sinton Kabarek, keduanya anggota Polres Puncak Jaya.

Selain itu, Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) juga diduga kuat terlibat penembakan Pesawat Twin Otter milik Trigana di Bandara Keneyam, Kabupaten Nduga, Papua, beberapa waktu lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

AI: 8 Tahun Terakhir, Polri dan TNI Bunuh 95 Warga Sipil Papua

AI: 8 Tahun Terakhir, Polri dan TNI Bunuh 95 Warga Sipil Papua

News | Senin, 02 Juli 2018 | 14:21 WIB

Seorang Polisi Korban Penembakan di Papua Ditemukan

Seorang Polisi Korban Penembakan di Papua Ditemukan

News | Senin, 02 Juli 2018 | 12:06 WIB

Mantan-mantan Kapolri Kumpul di TMP Kalibata, Ada Apa?

Mantan-mantan Kapolri Kumpul di TMP Kalibata, Ada Apa?

News | Senin, 02 Juli 2018 | 09:58 WIB

Kapolri Senang Tengok Pasukan di Papua Bareng Panglima TNI

Kapolri Senang Tengok Pasukan di Papua Bareng Panglima TNI

News | Minggu, 01 Juli 2018 | 17:02 WIB

Pilkada Diwarnai Penembakan, Kapolri Tambah Pasukan di Papua

Pilkada Diwarnai Penembakan, Kapolri Tambah Pasukan di Papua

News | Minggu, 01 Juli 2018 | 15:54 WIB

Terkini

Malaysia Turun Tangan Bantu Padamkan Karhutla RI: Kirim Pesawat hingga 52 Anggota Pemadam

Malaysia Turun Tangan Bantu Padamkan Karhutla RI: Kirim Pesawat hingga 52 Anggota Pemadam

News | Jum'at, 18 September 2026 | 17:08 WIB

Heboh 25 Merek Beras Gizi Palsu, Pemkot Bandar Lampung Sidak Pasar dan Ancam Tarik Paksa Produk

Heboh 25 Merek Beras Gizi Palsu, Pemkot Bandar Lampung Sidak Pasar dan Ancam Tarik Paksa Produk

Lampung | Jum'at, 18 September 2026 | 17:07 WIB

Sampah Organik 14 Pasar di Kota Makassar Jadi Pakan Ternak Sapi

Sampah Organik 14 Pasar di Kota Makassar Jadi Pakan Ternak Sapi

Sulsel | Jum'at, 18 September 2026 | 17:06 WIB

Bahaya Kabut Asap Karhutla: Bisa Turunkan Fungsi Paru hingga Picu Kanker

Bahaya Kabut Asap Karhutla: Bisa Turunkan Fungsi Paru hingga Picu Kanker

News | Jum'at, 18 September 2026 | 17:00 WIB

Memahami Trauma Loop Ibu: Apakah Bisa Berdampak pada Pola Asuh Anak?

Memahami Trauma Loop Ibu: Apakah Bisa Berdampak pada Pola Asuh Anak?

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 17:00 WIB

Operasi SAR Berakhir, Keluarga 5 Jurnalis Tabur Bunga di Pantai Pagedongan

Operasi SAR Berakhir, Keluarga 5 Jurnalis Tabur Bunga di Pantai Pagedongan

Foto | Jum'at, 18 September 2026 | 16:56 WIB

Siap-Siap! Rumahsakit Bakal Gelar Anomali Tour 2026, Khusus Bawakan Lagu Langka Buat Fans

Siap-Siap! Rumahsakit Bakal Gelar Anomali Tour 2026, Khusus Bawakan Lagu Langka Buat Fans

Entertainment | Jum'at, 18 September 2026 | 16:56 WIB

Shaun the Sheep: The Beast of Mossy Bottom, Komedi yang Nggak Banyak Kata

Shaun the Sheep: The Beast of Mossy Bottom, Komedi yang Nggak Banyak Kata

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 16:45 WIB

Cetak Rekor Ekspor Kumulatif Chery Tembus Lebih 7 Juta Unit Hingga Agustus 2026

Cetak Rekor Ekspor Kumulatif Chery Tembus Lebih 7 Juta Unit Hingga Agustus 2026

Otomotif | Jum'at, 18 September 2026 | 16:45 WIB

Kejagung Endus Jejak Perusahaan Riza Chalid di Skandal Korupsi Migas Bekasi Rp2 Triliun

Kejagung Endus Jejak Perusahaan Riza Chalid di Skandal Korupsi Migas Bekasi Rp2 Triliun

News | Jum'at, 18 September 2026 | 16:43 WIB

×