Dibunuh Pacar, Gadis Berhijab Rina Anak Penjual Gado-gado

Pebriansyah Ariefana | Erick Tanjung | Suara.com

Senin, 02 Juli 2018 | 16:41 WIB
Dibunuh Pacar, Gadis Berhijab Rina Anak Penjual Gado-gado
Kontrakan Rina Casrina. (Suara.com/Erick Tanjung)

Suara.com - Rina Casrina (21) perempuan berhijab korban pembunuhan sadis diduga oleh pacarnya tinggal di sebuah rumah kontrakan di Kepa Duri Asam Raya, RT 6, RW 8, Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Ia tinggal bersama bapak dan adiknya.

Sedangkan ibunya tinggal di kampung halamannya, Kuningan, Jawa Barat. Kontrakan Rina di sebuah rumah petak yang terletak dalam gang sempit. Rumah kontrakan ini cukup kecil, hanya ada satu kamar yang disekat dari papan triplek dengan kamar mandi dan dapur sempit.

Di dalam rumah kontrakan korban hanya berisi sebuah TV, dispenser, kipas angin dan sebuah kasur. Selain itu juga tampak sebuah sepeda tua.

Bapak korban bernama Amin yang sehari-hari berjualan gado-gado pakai gerobak di kawasan Tomang.

Rina Casrina, gadis 21 tahun ditemukan tewas mengenaskan di sebuah gudang di Jalan Meruya RT02/01 Kelurahan Srengseng, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, Minggu (1/6/2018). (dok keluarga)
Rina Casrina, gadis 21 tahun ditemukan tewas mengenaskan di sebuah gudang di Jalan Meruya RT02/01 Kelurahan Srengseng, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, Minggu (1/6/2018). (dok keluarga)

“Almarhumah di sini tinggal mengontrak bersama bapak dan adiknya. Bapaknya jualan gado-gado pakai gerobak yang dibantu adiknya,” kata saudara sepupu korban, Jum Kartini di lokasi, Senin (2/7/2018).

Rina merupakan anak pertama dari lima bersaudara. Ibunya bernama Tinah tinggal di Kuningan Jawa Barat bersama adik-adiknya.

“Bapak korban jualan gado-gado di Tomang. Adeknya ada satu di sini bantuin bapaknya jualan gado-gado,” ujar dia.

Polisi mencurigai Rina Casrina merupakan korban pembunuhan yang diduga dilakukan oleh mantan pacarnya bernama Aris. Dugaan itu muncul, karena Aris merupakan orang yang pertama kali memberitahukan kepada keluarga soal kabar tewasnya perempuan cantik berhijab tersebut.

"Jadi intinya diduga (pembunuhan) dilakukan oleh yang berinisial A (mantan pacar korban). (Informasi korban tewas) didapat dari (Aris) yang diduga itu ya," kata Kapolsek Kembangan Kompol Supriadi kepada Suara.com, Senin, (2/7/2018).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jadi Korban Pembunuhan, Harta Gadis Berhijab Rina Tak Hilang

Jadi Korban Pembunuhan, Harta Gadis Berhijab Rina Tak Hilang

News | Senin, 02 Juli 2018 | 15:32 WIB

Sebelum Ditemukan Tewas, Gadis Berhijab Kerap Dijemput Pacar

Sebelum Ditemukan Tewas, Gadis Berhijab Kerap Dijemput Pacar

News | Senin, 02 Juli 2018 | 15:32 WIB

Gadis Berhijab yang Tewas Dibunuh Ternyata Lulusan Pesantren

Gadis Berhijab yang Tewas Dibunuh Ternyata Lulusan Pesantren

News | Senin, 02 Juli 2018 | 14:32 WIB

Pesan WhatsApp Ungkap Sosok Pembunuh Sadis Gadis Berhijab Rina

Pesan WhatsApp Ungkap Sosok Pembunuh Sadis Gadis Berhijab Rina

News | Senin, 02 Juli 2018 | 14:05 WIB

Rina Diduga Dibunuh Mantan Pacar yang Tolak Cintanya Diputus

Rina Diduga Dibunuh Mantan Pacar yang Tolak Cintanya Diputus

News | Senin, 02 Juli 2018 | 14:01 WIB

Terkini

Tinjau Aceh Tamiang, Tito Karnavian Pastikan Penanganan Pengungsi Dipercepat

Tinjau Aceh Tamiang, Tito Karnavian Pastikan Penanganan Pengungsi Dipercepat

News | Sabtu, 04 April 2026 | 20:34 WIB

SBY Hadiri Upacara Pelepasan 3 Jenazah Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Haru Saat Hampiri Keluarga

SBY Hadiri Upacara Pelepasan 3 Jenazah Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Haru Saat Hampiri Keluarga

News | Sabtu, 04 April 2026 | 20:09 WIB

Prabowo Beri Ucapan Belasungkawa ke Keluarga dan Penghormatan ke 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon

Prabowo Beri Ucapan Belasungkawa ke Keluarga dan Penghormatan ke 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon

News | Sabtu, 04 April 2026 | 19:36 WIB

'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air

'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air

News | Sabtu, 04 April 2026 | 18:55 WIB

Puluhan Siswa di Duren Sawit Diduga Keracunan Makanan, BGN Minta Maaf dan Tanggung Biaya Pengobatan

Puluhan Siswa di Duren Sawit Diduga Keracunan Makanan, BGN Minta Maaf dan Tanggung Biaya Pengobatan

News | Sabtu, 04 April 2026 | 18:02 WIB

Gugur Akibat Serangan Artileri di Lebanon, Jenazah 3 Prajurit TNI Tiba di Bandara Soetta Sore Ini

Gugur Akibat Serangan Artileri di Lebanon, Jenazah 3 Prajurit TNI Tiba di Bandara Soetta Sore Ini

News | Sabtu, 04 April 2026 | 17:43 WIB

Jangan Tergiur Jalur Cepat! Ini Risiko Fatal Berhaji Pakai Visa Ziarah

Jangan Tergiur Jalur Cepat! Ini Risiko Fatal Berhaji Pakai Visa Ziarah

News | Sabtu, 04 April 2026 | 16:15 WIB

Buntut 72 Siswa Diduga Keracunan, BGN Stop Operasional SPPG Pondok Kelapa Tanpa Batas Waktu

Buntut 72 Siswa Diduga Keracunan, BGN Stop Operasional SPPG Pondok Kelapa Tanpa Batas Waktu

News | Sabtu, 04 April 2026 | 16:08 WIB

Tragedi Jembatan B1 Iran: Jumlah Korban Jiwa Serangan AS-Israel Kini Capai 13 Jiwa

Tragedi Jembatan B1 Iran: Jumlah Korban Jiwa Serangan AS-Israel Kini Capai 13 Jiwa

News | Sabtu, 04 April 2026 | 16:01 WIB

3 Personel UNIFIL RI Terluka Lagi di Lebanon, Kemlu: Serangan Berulang Ini Tidak Dapat Diterima!

3 Personel UNIFIL RI Terluka Lagi di Lebanon, Kemlu: Serangan Berulang Ini Tidak Dapat Diterima!

News | Sabtu, 04 April 2026 | 15:31 WIB